My First And My Last Love

My First And My Last Love
Part V



Satu minggu rasanya sangat singkat kegiatan kami selama seminggu hanyalah jalan - jalan ke tempat wisata terkenal Korea, makan di luar, berkunjung ke tempat tempat yg di pakai syutting drama drama Korea dan banyak lagi..


"Na-ya udah siap belum?" tanya yura sembari memasuki kamarku


"sudah aku mau pakai ini, ini, dan ini" aku menunjukan celana, kaos, sepatu dan outher dengan nuansa putih hitam


"ada yang kurang 1 lagi" kata yura meninggalkan kamarku aku tak tahu apa yg kurang kurasa jika nonton konser ngga harus ribet - ribet kan


"Na-ya ini kamu bawa ini yah aku juga bawa, aku sengaja kemarin membeli 2, aku tau pasti kamu tak punya" Yura pun memberikan sebuah Light stick berwarna biru  yang katanya warna kebangsaan ELF (Super junior fans)


"ya ampun ra ra ngga usah repot - repot kali ngga pake ini pun ngga akan apa-apa kan?" jawab ku sembari menunjuk light stick nya


"yah kurang lah Na mana seru nonton konser tanpa iniii" pembelaan nya yang masih membuatku tak mengerti


"ya sudah aku siap siap dulu yahhhh" usirku sembari mendorong Yura


"baiklah baiklah kita keluar jam 3 sore yah"


"iyah ini sudah jam 2 aku mandi dulu"


3 PM KST


jam 3 sore aku dan Yura telah siap untuk berangkat ke konser.


"Na-ya kau sudah siap?"


"sudah ra ayok"


Hall 5


tempat dimana konser di mulai,, lampu tempat ini mulai meredup menandakan konser akan di mulai..


untuk pembukaan mereka memutarkan lagu kebanggaan mereka yg berjudul Superman dan mereka pun muncul tapi tunggu aku merasa adahal yg aneh perasaan ini muncul kembali setelah melihat member mereka yg berambut berantakan dan kepala nya besar seperti nya aku pernah melihat nya aku pun bertanya kepada Yura


"Ra-ya yang rambut nya berantakan juga berkepala besar itu siapa?"


"Dia Yesung Na-ya" yura memberi tahu ku tapi entah mengapa masih mengganjal


"kamu yakin nama nya Yesung?" sergahku meyakinkan Yura


"iyah yakin memangnya kenapa?"


"aku merasa kalo aku pernah bertemu dengannya" jawabku dengan jujur sembari memperhatikan panggung aku yakin tidak salah lihat mata ku masih normal kok


"ah yg benar saja memang bertemu dimana?" tanya Yura tidak percaya


"ah sudah lupakan fokus saja menonton konser" aku fokus kembali pada panggung


Beberapa saat kemudian konser pun berakhir saat nya ke sesi fans meeting aku membawa light stick yang di beri Yura sebelum kesini untuk mendapatkan tanda tangan mereka,,


aku sudah mendapatkan tanda tangan semua member kecuali Yesung karena ia sedang berganti pakaian tadi jadi aku di perintahkan untuk menunggu.


Yesung pun tiba di stage yah dia memang tampak mempesona aku menghampiri dia.


"kau sudah mendapatkan ttd semua member rupanya, kutulis nama mu disini" dia menunjuk light stick ku


"Dyandraina Widjaya? bukan kah kita pernah bertemu?" ucap nya nah kan apa yang ku bilang "kau tak ingat?" Dia berbicara kembali aku hanya diam berusaha mengingat siapa dia


" eoh? Oh ini ponsel ku" aku yg sedari tadi mengingat ngingat kejadian di pesawat dan dia pun menekan logo kamera untuk mengambil photo bersama ku setelah berfoto ria kulihat dia menekan beberapa tombol di ponsel dan memberikan ponsel ku kembali.


"Baiklah cukup sekian antrian di belakang mu sudah panjang, lain kali akan ku hubungi, sampai jumpa" sambil menganggukkan kepala ku aku berfikir ada yang aneh dengan kalimat yang ia sampaikan Nanti ku hubungi? Bukankah aneh memang apa yang ia lakukan dengan ponsel ku tadi? Aku pun memeriksa ponsel ku. Dalam hati ku hanya bisa menebak dan apa yang dia lakukan?



Ternyata selera humor nya tinggi yah heran aku tuh ketemu aja baru sekali ada ada saja, setelah meninggal kan venue aku dan Yura makan di restaurant yang paling dekat dengan gedung ini.


Raina POV END


Yesung POV


Ruang Ganti Pakaian


selama acara berlangsung, tadi di stage aku merasa melihat seseorang yg akhir


akhir ini selalu mengganggu otak ku yah benar gadis itu gadis yang baru aku kenal saat di pesawat, semoga saja dia ikut fans meeting jadi aku bisa memberikan nomer ponsel ku pada nya.


Setelah berganti pakaian aku kembali untuk mengadakan fans meeting bersama semua member dimana aku mendapatkan kursi paling pinggir karena aku yang paling lama berganti pakaian tadi.


Acara pun di mulai Teuk hyung mengawali pembicaraan dengan kalimat pembuka dengan menanyakan kabar ELF di depan kami.


"Selamat malam, Annyeong yeorobun apa kabar semua?"


"Kami baik-baik saja" ujar ELF semua nya


"Baiklah Urineun Superjuni-oeo" ujar kami.


"Uri ELF-neun Oeo"


Sepanjang acara ini aku hanya fokus mencari dia yah aku mencari Dyandra tapi sayang sekali aku tak berhasil menemukannya.


Fans meeting berjalan dengan baik dan kini telah tiba ke acara inti dimana ELF dapat menandatangani album atau apapun yang telah mereka bawa banyak ELF internasional yang mengikuti fans meet ini mulai dari malaysia, Indonesia, Saudi Arabia, dan banyak lagi K-ELF sudah pasti datang untuk mendukung kami.


Tapi setelah menandatangani album dari ELF Indonesia aku melihat Dyandra di belakang nya apakah ini yang dinamakan takdir? Aku hanya bisa menatap nya lekat sepertinya dia tak mengingat ku terlihat dari raut wajah nya.


"kau sudah mendapatkan ttd semua member rupanya, kutulis nama mu disini" ku tunjuk LS yang dia bawa


"Dyandraina Widjaya? bukan kah kita pernah bertemu?" ucap ku dia masih menatapku berusaha mengingatku  "kau tak ingat?" Sepertinya memang benar dia tak mengingatku.


"Boleh kah aku meminjam ponsel mu?"  Ujar ku untuk mengambil photo ku bersama nya dia pun memberi kan ponsel nya


" eoh? Oh ini ponsel ku" terlihat dia bingung dan berusaha mengingat kejadian di pesawat itu dan sepertinya dia mengingatnya aku dekat kan tubuh ku pada nya agar dapat mendapat photo berdua,setelah mengambil photo dengan nya aku mencatatkan nomer ponsel ku dan ku miss call ponsel ku agar dapat nomer ponsel nya setelah sudah ku beri nama "My Future Husband" entah mengapa aku memikirkan nama itu.


"Baiklah cukup sekian antrian di belakang mu sudah panjang, lain kali akan ku hubungi, sampai jumpa"


Memang antrian di belakang Dyandra telah panjang karena kita terlalu lama berbincang dia terlihat cukup kebingungan akan ucapan ku dia hanya mengangguk lalu pergi.


Sampai jumpa Na-ya


__________________________________________________


Gimana udah ada gereget gereget nya belum Jangan lupa like dan comment nya yah tanpa komentar dari kalian ini novel engga akan berkembang dengan baik jadi harap beri Like dan Comment nya. Terimakasih..