
Kantin sekolah terlihat agak ramai walau bel istirahat belum berbunyi mungkin karena rapat guru jadi beberapa kelas bebas. Deva dan Nesti sibuk dengan urusan masing - masing, Nesti dengan Game online dan Deva dengan pekerjaan kantornya, sedangkan Via dia sedang memesan makanan untuk mereka.
Tanpa mereka sadari sekelompok laki-laki tampan menuju kearah mereka. Hal itu membuat mereka berdua menjadi pusat perhatian.
"Hai boleh kita duduk disini?" tanya seseorang. Nesti dan Deva hanya menganggukkan kepala tanpa melepas pandangan hari HP.
Mereka menggabungkan 2 meja. Sesekali memperhatikan 2 gadis yang sibuk dengan dunia masing - masing. Tak lama kemudian Via dengan nampan berisi makanan ditangan diikuti 2 pelayan kantin yang membawa pesanan Deva dan Nesti. Nesti yang merasakan kedatangan Via langsung melihat kearah Via untuk protes.
"Lo lamb....eh sejak kapan kalian duduk disini?" Nesti bingung karena saat melihat Via terdapat Most wanted boynya Thund High School.
"Lah kan lo sendiri yang izinkan kita duduk?!. Eh ada murid baru.ekhem kenalin gue Miko cowo terganteng di sekolah ini, gue pacaranya Via" ucap Miko.
"Malvino Leon F, Alvin" Ucap Alvin dengan nada datar.
Tumben Prince Ice berkenalan menyebutkan nama panjang" Ucap Miko, karena Alvin terkenal paling irit ngomong ke para perempuan. Alvin diam tidak menanggapi ejekan Miko.
"Hay gue David Sun T dan... " ucap David menggantung memberi kode kembarannya.
"Gue Abang nya, Davin Moon T" sambung Davin.
"Devan Berlin Fr" Ucap Devan
"Deva" ucap Deva singkat, jelas, padat,datar.
"Eemm ,... nama panjang lo atau marga?" tanya Miko.
"Deva Berlian" jawab Deva tanpa mengubah nada bicara dan fokus menambah sambal pada Ramennya.
Miko ingin bertanya lagi namun harus terpotong karena pelayan kantin datang.
"Duh gue tadi mau tanya apa ya? kok jadi lupa" ucap Miko.
"Udahkan perkenalannya ayo makan keburu dingin. Tenang aja gue udah bayar kok" ucap Via.
"Punya ku juga kan beb?" tanya Miko
"Sorry beb ,untuk saat ini kamu bayar sendiri ya aku males ketemu yang jualan makanan mu" jawab via
"Kenapa beb? dia baik loh cantik,ramah juga kok" ucap Miko dengan tampang tanpa dosa
"Nih mamam tuh gorengan mbak Ira yang baik dan ramah, nih mamam nih telan sampai habis!" ucap Via sambil memasukan tahu goreng besar yang Miko beli di warung Mbak Ira yang terkenal cantik ,baik dan ramah.
"Gila lo Miko, muji cewek lain di depan pacar" ucap David
"Deva kalau makan sambal tau aturan dong!. Jangan banyak - banyak nanti perut mu sakit" Ucap Davin lembut terkesan memperingati.
"Aku bisa kok,tenang aja" ucap Deva
"Please stop tambah sambel ya?!" pinta Davin
"oke"
David yang sedang minum tak sengaja menyemburkan airnya yang naas mengenai wajah Miko. David terkejut 2 kembarannya memulai drama secepat ini.
"Woy David! Gila lo main sembur muka gue" Maki Miko
"Sorry nggak sengaja" Ucap David
"Si Davin bisa lembut juga ke cewek" Bisik Vio ke Nesti ,tapi masih bisa didengar Deva.
"uhuk uhuk" Deva tersesak kuah pedas. Davin memberikan susu kotak rasa coklat miliknya yang tinggal setengah.
"Hati - hati Dev" Ucap Davin sambil membersihkan keringat di dahi Deva.
"Nyamuk banyak woy" Ucap Via sambil bertepuk tangan seperti memukul nyamuk.
"Astaga ciuman secara tidak langsung" ucap Miko.
"Prince Ice berubah jadi bucin brooo" ejek David
"Bac*t" sarkas Davin. Tangan Davin masih setia mengelus rambut panjang Deva. Deva? Masih asik menikmati mie Ramennya.
"Ekhem.. Deva sama Davin cocok deh" ejek Nesti.
Devan dan Alvin hanya diam menyaksikan entah apa yang mereka fikirkan.
"Gimana Dev kamu masih jomblo kan?" ucap David sambil menahan tawa. Deva hanya senyum manis. Memperlihatkan lesum pipinya.
Anjir cantik amat nih cwe
Manis juga senyumnya
Diabet gue lihat senyumnya
Indah sekali ciptaan mu Tuhan
Deva, David dan Davin menahan tawa mendengar suara hati teman - temannya itu. Mereka makan dengan diiringi canda tawa ya (-Deva, Davin, Devan dan Alvin)
"Kita udah jadian kok" Ucap Davin sukses membuat semua yang dimeja itu menatap ke arah nya
"What?! Bukannya kalian baru kenal?" Tanya Via
"Sejak kapan?" Tanya Miko
"Kalian beneran pacaran?" ucap Nesti
"Kok lo nggak cerita ke gue bang?" Tanya David. Ya sepertinya dia harus ikut drama kembaran nya ini.
"Gue dah kenal Deva sejak lama ,gue sama dia LDR selama ini, yaa memang sengaja menutupi sih, ya kan Deva" Jelas Davin lalu merangkul Deva
Tanpa mereka sadari ada seseorang diantara mereka yang merasa sakit hati.
🌸🌸🌸
Pandangan mereka tertuju pada mangkok Deva dan Devan. Ramen mereka habis menyisakan sedikit kuah dan jamur.
"Eh Dev kenapa jamurnya gak dimakan?" tanya Via.
"Alergi" ucap Deva dan Devan bersamaan dengan nada yang sama - sama Datar. Semua yang disana hanya ber'oh'ria.
"Eh Van gue kan tanya ke Deva bukan lo" ucap Via
"Lo bilang Dev jadi gue fikir lo ngomong ke gue" jawab Devan.
Kenapa gue ngerasa nyaman ya didekat dia. Nggak gue nggak boleh suka dia, dia pacar Davin nggak mungkin gue nikung teman sendiri.Ucap seseorang dalam hati.
Andai gue punya kesempatan deketin lo. tapi mustahil gue ngalahin si Davin. kata hati orang satunya.
"Siniin jamurnya daripada mubazir," Ucap Davin sambil membuka mulut.
Deva mengertipun menyuapkan jamur ke Davin. Davin terbatuk - batuk dia tak tahan dengan pedas. Deva langsung memberikan es Susu miliknya. Mengambil tisu membersihkan keringat dan airmata Davin.
"Maaf aku ngga tau kalau kamu nggak kuat makan pedas" Sesal Deva. Deva tau Davin tidak bisa makan pedas , awalnya dia ragu untuk menyuapkan jamur itu ke Davin, tapi demi kesuksesan rencananya dia terpaksa menyuapkan jamur itu.
"Gak apa-apa kok, kamu kan gak sengaja" ucap Davin sambil tersenyum manis mengacak rambut Deva.
"muka mu jadi merah gini Davin" Deva khawatir dengan si abang yang masih terbatuk batuk itu.
"Cieee.. Ciuwit" ejek teman-temannya (-Devan, Alvin, Davin dan Deva).
"SINI KAMU!"
*sret
plak*
.
.
.
iya sedikit info nih ya si Nesti dan Via tuh nggak tau kalau Davin dan David tuh kesabaran mereka, karena mereka cuma tau abang Deva hanya Satria ,Satya dan Rian. Bisa dibilang karena keluarga Deva tuh super rumit.
Aduh siapa tuh yang nampar dan siapa yang ditampar
Terimakasih sudah membaca jangan lupa like komen dan vote ya...
Assalaamu'alaikum
VaTian