
'' Serius lo, jangan bercanda deh sama gue gak lucu masa lo suka sama bocah ingusan sih ? apalagi itu sahabat anak lo, wah gila lo ndre ? ''
'' Ya gimana lagi namanya juga suka, gak mandang usia semua tergantung hati dimana dia mau berlabuh '' Andre menjawab sambil senyum senyum membayangkan wajah Tia yang masih jelas teringat di otaknya.
Alvin yang melihat Andre kembali senyum senyum tidak jelas hanya bisa menghela nafas karena dia tau pasti saat ini Andre tengah membayangkan wajah sang pujaan hati.
'' Gaya lo sok puitis tau gak, terserah lo deh, tapi saran gue lo harus gercep deh keburu di ambil orang, apalagi Tia itu masih muda, cantik lagi bahasa jawanya itu ditikung wong '' Ucap Alvin memberi saran pada sang sahabat yang seperti abg jatuh cinta.
Andre yang mendengar ucapan Alvin tersebut menjadi sedikit minder sebab umurnya sudah kepala empat.
'' Bener juga kata lo, gue kok jadi pesimis gini ya ! nanti kalau dia nolak gue gimana ? apalagi umur gue udah kepala empat lah dia dua pulah aja belum paling ya delapan belasan gitu kaya' Ana ''
'' kalau menurut gue lo coba aja dulu jangan pesimis mulu kan belum lo coba siapa tau dia juga suka sama lo, secara kan lo tajir '' ucap Alvin mencoba menyemangati sang sahabat.
'' Iya sih tapi keliatannya dia itu orangnya gak mata duitan deh, dia itu baik, mandiri, sopan, cantik dan dewasa '' Ucap Andre yang sedikit tersinggung dengan ucapan Alvin yang mengatai Tia mata duitan.
'' Hehehe gue kan hanya ngomong fakta, kebanyakan wanita zaman sekarang kan gitu kalau ada uang ya ayo gas wae '' Alvin hanya bisa cengengesan saat Andre tersinggung dengan ucapannya karena menuduh Tia sebagai cewek matre.
'' Yaudah lo harus semangat dong jangan pesimis gitu, lo harus tunjukin kalau Andre sang duda juga gak kalah dari laki laki muda di luaran sana '' Semangat Alvin supaya Andre gak menyerah begitu saja.
'' Iya iya sekarang lebih baik kita kerja biar gue bisa cepet pulang buat jemput Ana sekaligus ketemu sama Tia '' Usir Andre kepada Alvin secara halus.
'' Siap bos semoga bisa meluluhkan hati seorang Tia '' Ucap Alvin sambil berdiri tegak dengan tangan hormat seperti upacara bendera.
Setelahnya Alvin kembali ke ruanganya untuk menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda akibat terus ngobrol dengan Andre bosnya.
Andre pun sama dia dengan semangat menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat agar bisa pulang lebih awal dan menjemput Ana sekaligus melihat Tia sahabat Ana.
*******
Tak terasa waktu berjalan dengan cepat dan sekarang sudah masuk waktu istirahat makan siang, Andre dengan semangat membereskan berkas berkas di mejanya agar bisa menjemput Ana ke sekolahan sekaligus mengajak Ana dan Tia makan siang bersama.
'' Vin gue mau keluar ya, mau makan siang di luar sekaligus mau jemput Ana ke sekolahannya '' Ucap Andre memberi tahu kepada sang asisten sekaligus sahabatnya itu.
'' Eh masa' ? mau jemput Ana atau mau lihat Tia ? hahaha Andre Andre mau ketemu aja pakai alasan jemput Ana, serah lo lah semoga berhasil ya ! tapi lo balik kesini lagi kan ? ''
'' Hehehe tau aja lo, gak tau gue liat entar ya ''
Lalu Andre berjalan dengan tergesa gesa menuju lift.
Tak butuh waktu lama mobil Andre sudah terparkir di depan gerbang sekolahan Ana, menunggu Ana keluar sekaligus melihat Tia sang pujaan hati.
Setelah menunggu kurang lebih 15 menitan bel pulang pun berbunyi, Andre yang mendengarnya merasa senang dan tak sabar bertemu pujaan hatinya, jantungnya punberdetak cukup kencang.
'' Oh jantung kenapa kamu berdetak begitu cepat, gue gugup banget lagi, Ana sama Tia lama banget lagi ? ''. Andre begitu gugup padahal dia biasa jemput putrinya sekolah, namun kali ini karena akan bertemu pujaan hatinya.
Ana dan Tia terihat keluar dari gerbang sambil bergandengan tangan, mereka terlihat bercerita sambil tertawa bersama.
Melihat itu Andre langsung turun dan melambaikan tangan kepada mereka, Ana yang melihatnya langsung menghampiri Andre sambil menarik tangan Tia mengajaknya ikut menghampiri sang Daddy.
'' Loh Daddy kok tumben jemput Ana ? '' Tanya Ana yang merasa penasarang kenapa Daddy nya menjemput dia karena sang Daddy jarang menjemput karena kesibukan Daddy nya di kantor.
'' Kok tumben sih Ana!!, biasanya juga merengek pengen di antar jemput sama Daddy sekarang giliran di jemput jawabnya malah tumben bukan ucapin makasih '' Protes Andre pada Ana.
Ana yang di tegur Daddy nya pun hanya bisa senyam senyum tanpa menjawabnya. Sedangkan Tia yang melihat perdebatan antara ayah dan anak tersebut hanya bisa diam menyimak perdebatan mereka.
'' Yaudah kita pulang aja sekarang jangan berdebat terus udah panas ini kasian temen kamu itu, sekalian ajak bareng kita pulangnya '' Ucap Andre mwngakhiri perdebatan mereka sambil mencuri pandang ke arah Tia yang diam dari tadi melihat perdebatan mereka.
'' Ih kok aku sih Daddy kan yang mulai Daddy!! yaudah Tia ayo kita pulang bersama ke rumah ku ya sekalian kita ngerjain tugas kelompok tadi biar cepat selesai '' Ucap Ana sambil memanyunkan bibir karena kesal dengan Daddy nya namun tetap berjalan ke arah mobil dan masuk ke kursi belakang.
'' Lah kok aku malahdi tinggal sih ??!! '' Gumam Andre yang melongo karena di tinggal Ana dan Tia menuju mobil nya.
Setelahnya Andre langsung masuk ke dalam mobil dan melajukannya menuju mansion keluarga mereka.
Merasa di acuhkan Andre mencoba mengajak berbicara Ana dan Tia.
'' Ehm '' dehem Andre memancing perhatian sang putri dan sahabatnya.
'' Ada apa Daddy ? Daddy batuk minum komix ! '' Ucap Ana sambil memeragakan adegan di salah satu iklan yang sering dia tonton.
'' Daddy lapar nih kita mampir ke restoran dulu ya ? '' Tanya Andre mengacuhkan ucapan sang putri.
'' Kita gak makan di mansion aja Dad ? nanti biar di masakin sama Tia aja, ya gak '' Tanya Ana dengan memberikan solusi dan bertanya pada Tia yang duduk di sebelahnya.
Tia yang mendengar ucapan Ana hanya tersenyum, dia gak keberatan masak untuk Ana dan Daddynya nanti. Sedangkan Andre yang mendengarnya sebenarnya juga ingin merasakan masakn Tia lagi tapi dia merasa kasihan pada Tia karena baru pulang sekolah pasti dia capek.
'' Kalian kan baru pulang sekolah pasti capek lah Ana, sekarang kita makan diluar aja nanti sampai di mansion kalian tinggal bersih bersih setelah itu bisa istirahat dan mengerjakan tugas '' Usul Andre memberi solusi agar Tia tidak kecapean.