MY BEST FRIEND IS MY MOM

MY BEST FRIEND IS MY MOM
16



Setelah menghabiskan makan siang tadi, Andre masih sempat sempatnya meminta hak nya pada sang istri. Sedangkan Tia hanya bisa pasrah melayani nafsu sang suami yang tidak pernah surut.


Setelah pergulatan tadi Tia langsung tertidur tanpa membersihkan tubuhnya karena badannya yang sudah lelah. Sedangkan Andre langsung mandi dan bersiap melakukan meeting yang sempat tertunda akibat pergulatan tadi.


" Yang aku meeting dulu ya " pamit Andre pada sang istri yang masih terlihat kelelahan akibat pergulatan mereka tadi, setelah itu Andre mengecup kepala dan bibir Tia sebelum meninggalkan ruangannya.


Setelah 30 menit kepergian Andre Tia mulai bangun dan merenggangkan tubuhnya yang masih lelah dan terasa pegal pegal. Kemudian dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan setelah selesai dia duduk di sofa depan meja kerja Andre sambil tiduran dan main hp.


Tia sedang sibuk chatingan dengan Ana sambil tersenyum dan sesekali tertawa hingga tidak mengetahui keberadaan Andre yang sudah kembali dari ruang meeting.


Andre berdiri di depan Tia dengan bersandar di meja kerjanya sambil memperhatikan sang istri yang sedari tadi senyam senyum tidak jelas sambil melihat hp nya dengan tatapan curiga.


Tia masih saja bermain hp sambil senyum senyum tidak jelas hingga terdengar suara deheman dari seseorang.


" Ehm " Terdengan suara deheman dari Andre sambil menatap Tia dengan tatapan curiga.


" Eh, udah selesai mas meeting nya ? " Tanya Tia yang sudah menyadari keberadaan Andre.


" Udah, itu tadi chatan sama siapa kok senyum senyum jangan bilang kamu chatan sama laki laki ? " Tanya Andre dengan nada curiga dan mengintimidasi.


" Kenapa kamu cemburu ya ? " Bukan nya menjawab Tia malah balik bertanya menggoda Andre yang terlihat cemburu dengan menaik turunkan alis dan senyum senyum tidak jelas.


" Kok malah balik tanya sih aku kan tadi yang tanya ya jawab dong yang " Ucap Andre dengan wajah yang sudah memerah.


" Hahaha " Tia yang melihat wajah sang suami tidak kuasa menahan tawanya sedangkan Andre semakin malu dan wajahnya juga semakin memerah.


" Ih yang " Ucap Andre dengan nada merajuk.


" ok ok tadi itu aku chatingan sama Ana dia tadi kirim video lucu banget yang " Ucap Tia yang melihat suaminya ngambek.


" Oh aku kira kamu lagi chatan sama laki laki " Ucap Andre.


" Utututu sayang, tenang tidak ada laki laki lain di hati aku selain 2 orang " Ucap Tia yang masih menggoda Andre.


" Hah 2 orang jadi kamu suka sama laki laki lain gitu " Ucap Andre dengan nada marah.


" Iya 2 orang yaitu ayah sama kamu sayang dan anak anak kita nanti " Ucap Tia dengan senyum lebarnya karena berhasil menggoda sang suami.


" Yang kamu !! " Ucap Andre dengan hati berbunga bunga.


" Hahaha " Tawa Tia melihat Andre.


" Mulai nakal ya kamu harus di hukum kamu " Ucap Andre dengan nada serius.


" Eh kok dihukum aku kan cuma bercanda yang " Ucap Tia memelas.


" Iya kamu harus dihukum karena sudah berani ngusilin suami kamu " Setelah mengucap kan itu Andre perlahan berjalan mendekati Tia dengan tatapan tajamnya.


" Eh kok gitu yang aku minta maaf ya " Ucap Tia dengan nada memohon.


Tanpa menjawab ucapan Tia Andre langsung mendekat dan duduk di samping Tia, dia langsung menggelitik perut Tia yang membuat Tia meronta sambil tertawa karena merasa kegelian hingga sakit perut dan menitihkan air mata.


Melihat itu Andre pun menghentikan gelitikannya dan dia memeluk tubuh Tia.


Setelah kegiatan tadi Andre dan Tia memilih pulang ke mansion mereka karena memang hari sudah sore.


Mereka turun secara bersamaan dan masuk dengan bergandengan tangan, sesampainya di dalam terlihat Ana tengah berbaring di karpet depan tv ruang keluarga sambil nonton kartun dan tertawa tawa sendiri.


" Sudah pulang Mom Dad ? " Tanya Ana pada orang tuanya yang baru masuk mansion.


" Iya, lagi nonton apa An kok ketawa tawa ? " Tanya Tia yang dari tadi melihat Ana ketawa tawa sambil nonton tv.


" Hehehe biasa Mom si kembar botak sama kawan kawannya " Jawab Ana dengan cengiran.


" Kamu ini An udah besar kok masih aja nonton begituan nonton itu sesuatu yang bermanfaat seperti berita berita kalau nggak ya acara masak masak biar bisa masak " Ucap Andre menasehati sang putri yang masih suka nonton kartun seperti anak kecil.


" Ih itu mah Daddy yang suka nonton berita apalagi nonton bola kalau masak masak sih bosen paling lihat chef itu itu aja kalau ada chef oppa oppa korea ya oke lah " Ucap Ana.


" Heleh oppa oppa korea terus kamu dari pada oppa oppa mu itu ya lebih ganteng Daddy lah iya gak yang " Ucap Andre membantah ucapan Ana dengan meminta bantuan sang istri.


Sedangkan Tia yang melihat kelakuan suami dan anak sambungnya hanya bisa geleng geleng kan kepala bingun dengan ayah dan anak di depannya yang sering bertengkar saat bertemu tapi saling rindu saat berjauhan.


" Aduh kalian ini kalau bertemu bertengkar terus tapi kalau jauh rindu " Ucap Tia.


" Udah udah sekarang lebih baik mas ke kamar bersih bersih baru pulang juga banyak debu yang nempel " ucap Tia menengahi pertengkaran mereka.


" Iya iya tapi temenin ya " tanpa menunggu Andre langsung menarik tangan Tia menuju ke kamar mereka.


" Eh Dad ? " ucap Tia yang kaget karena di tarik oleh Andre secara tiba tiba.


Mereka pun berjalan menuju kamar utama. Sedangkan Ana yang melihat kelakuan Daddynya hanya bisa geleng geleng kepala.


Setelah selesai mengurusi bayi besarnya kini Tia sedang berada di dapur untuk menyiapkan makan malam.


Saat sedang sibuk memasak tiba tiba sebuah tangan melingkar di perutnya yang membuat Tia kaget dan hampir memukul orang tersebut dengan sepatula yang ada di tangannya.


" Ih kok mau dipukul sih " ucap Andre masih dengan posisi memeluk sang istri dari belakang.


" Kamu sih mas ngagetin aja nanti kalau aku jantungan gimana, mau kamu jadi duda lagi " ucap Tia yang kesal dengan kelakuan suaminya yang semakin manja.


" Yang kok gitu sih ngomongnya, baru juga nikah masak udah jadi duda lagi. Tapi gak papa deh nanti aku bisa cari istri lagi " ucap Andre yang sengaja menggoda Tia.


" Oh mau nikah lagi ok gak papa silahkan ".


" Bi tolong ini di terusin ya ".


Setelah mengatakan itu Tia langsung melepas pelukan suaminya dan lantas pergi meninggalkan suaminya yang masih mematung di dapur.


Tak lama Andre pun tersadar dan langsung mengejar Tia menuju kamarnya.


" Is ini mulut juga kok gak bisa di rem sih kan gini akibatnya ".


" Yang jangan gitu aku minta maaf tadi aku cuma bercanda yang, yang.." ucap Andre dengan terus memohon pada Tia.


" Suer yang aku mana berani istri aku aja cantiknya gak ketulungan malah aku yang takut kamu berpaling dari aku ".


" Hahaha " tawa Tia pun pecah akibat melihat wajah panik dan memelas Andre.