My Alisha

My Alisha
Bagian Empat



Nando sudah berada dirumahnya tepat pukul 16:30. Seperti biasa rumahnya sepi, hanya ada pelayan dan supir. Ini yang membuat nando tidak betah dirumah dan memilih tinggal diapartemen nya.


"Eh den nando, baru pulang sekolah den?" tanya bi ina


"Iya nih, papah sama mamah belum pulang juga bi?" giliran nando bertanya pada bi ina.


"Belum den" jawab bi ina. Memang sudah seminggu ini papah dan mamah nando tidak pulang kerumah.


"Mau makan apa den? biar bibi siapin" ucap bi ina


"Gak usah bi, nando cuman mau ambil sedikit barang yang ketinggalan terus mau balik lagi ke apart" jawab nando seraya tersenyum tipis.


Siapa sangka nando yang sangat menjengkelkan ternyata punya masalah yang rumit didalam rumahnya, seorang nando yang sangat periang sebenarnya adalah nando yang sangat rapuh.


Nando sudah selesai dengan barang barangnya nando sengaja meninggalkan motornya diapart. Jadi nando akan kembali ke apart dengan mobilnya, nando menuruni anak tangga dan segera menuju dapur guna berpamitan dengan bi ina.


"Bi, nando pergi ya" ucap nando pada bi ina


"Hati hati ya den"


"Iya bi, bibi juga hati hati dirumah ya bi." ucap nando dan langsung pergi keluar rumah, tak terasa ternyata ada satu bulir air mata yang jatuh dari pelupuk mata bi ina.


Bagaimana tidak, nando yang dirawatnya sejak kecil kini sudah tidak tinggal bersamanya nando sudah dianggap sebagai anaknya sendiri. Begitupun nando, nando sudah menganggap bi ina sebagai mamah keduanya dirumah itu.


18:45


"Nando mana sih ***** lama banget buset" ucap zio dengan sumpah serapahnya pada nando, karna memang nando sering ngaret alias lama. Seperti sekarang mereka janjian jam 18:00 namun hingga sekarang nando tidak kunjung datang.


15 menit kemudia...


Deru motor diluar sangat berisik. Hingga akhirnya zio keluar guna melihat siapa yang membuat suara ribut itu.


"Heh bangke! Udah ngaret, sekarang bikin berisik lo!" ucap zio geram pada laki laki didepannya itu.


"Masuk buru, bang andra udah nunggu lo dari tadi" ucap zio, nando masih terdiam diatas motornya


"Ayok sayaanggg" ucap zio pada nando


"Jijik yo!" pekik nando, sedangkan sang pelaku hanya terkekeh geli melihat temannya yang satu itu.


"Maap ya bang lama, tadi gue ketiduran" ucap nando sambil ketawa kecil.


"Iya gapapa, ayo jalan sekarang si alex udah nunggu lo dari tadi." ucap andra.


Akhirnya mereka pun menuju ketempat dimana alex membuat janji. Alex adalah anak sma dirgantara, lebih tepatnya musuh nando dari beberapa tahun terakhir.


"Gue kira lo takut" remeh alex pada nando


"Gue? Takut sama lo? Gak akan pernah Alex dirgantara." balas nando dengan penuh penekanan.


"Kita buktiin aja sekarang!" ucap alex pada nando.


Mereka sudah memulai acara balap mereka. Nando masih memimpin alex, alex yang tak terima pun kembali menancap pedal gas melebihi kecepatan nando, persaingan semakin sengit nando tidak akan mau mengalah pada laki laki itu. Nandopun menancap pedal gas nya untuk menyeimbangi alex. Sampai ke garis finish nando lah yang mememangkan pertandingan.


"Lo boleh menang kali ini, tapi nggak dilain waktu" sinis alex pada nando.


"Iri kalii bossqueee" ucap adnan seraya meledek alex yang sudah pergi.


"Udah ayo balik, besok kita harus sekolah." ucap andra pada yang lain, dan akhirnya mereka pun pulang kerumah mereka masing masing.


Kali ini dikit dulu ya guys, aku blm bisa ngehalu lagi wkwk


Jangan lupa vote komen and like sebanyak banyaknya!!!


Bubayy❣