My Alisha

My Alisha
Bagian Sembilanbelas



Keesokan paginya, alisha berangkat sekolah dijemput oleh nando karna nando ingin memastikan bahwa alisha sampai sekolah dengan aman. Ketika sampai dirumah alisha nando pun mengirim pesan pada alisha untuk memberi tau bahwa ia sudah berada didepan rumah alisha.


Baby ishašŸ¦„


Aku udah didepan sha.


***


Diruang makan.


Ting..


Dentingan handphone alisha berbunyi, ia tau bahwa nando sudah didepan, perihal hubungannya dengan nando sudah ia beri tau pada sang kakak, namun belum pada mama dan papanya.


"Nando udah didepan ya sha?" tanya andra agak sedikit berbisik


"Iya" ucap alisha


"Suruh masuk dulu aja sha, gue yakin dia belum sarapan" ucap andra


"Hm, oke. Eh tapi kalo nanti mama sama papa tanya gimana bang?" tanya alisha


"Urusan belakangan, udah sana chat buruan" ucap andra.


Anak dugongšŸ”„


Iya, sini masuk dulu ndo.


Nando yang mendapat pesan itu pun langsung mengembangkan senyumannya lalu mulai memasuki rumah alisha.


"Assalamualaikum" ucap nando


"Waalaikumsalam, eh nando. Sini duduk nak kita makan sama sama" ucap nadhira


"Om anton?" ucap nando


Anton yang merasa namanya dipanggil pun melihat kearah sumber suara, dan yang ia lihat adalah nando, Fernando lebih tepatnya. Putra sematawayang dari rekan kerjanya, bayu.


"Eh, fernando?" ucap anton


"Iya om" jawab nando seraya tersenyum.


"Bagaimana kabar kamu nak? Terakhir kali om lihat kamu masih bermain kelereng. sekarang sudah besar ya" ucap anton lalu terkekeh.


"Baik om, om anton sendiri gimana kabarnya?" tanya nando


"Baik nak, bagaimana sama papa kamu? Masih seperti dulu?" tanya anton


"Ya begitulah" ucap nando.


Alisha, andra, dan nadhira hanya menyimak perbincangan antara dua laki laki tersebut.


"Ma tau gak" ucap andra yang bermaksud meledek alisha


"Apa ndra?" tanya nadhira


"Sebenernya tuh alisha sama nan— AHH! sakit sha!" pekik andra


"Loh kenapa sayang?" tanya anton yang mendengar pekikan dari andra


"Alisha tuh pah!" rajuk andra


"Alisha" panggil anton


"Abang duluan! Ah iya, mah pah. Alisha pamit berangkat duluan ya" ucap alisha


"Sama nando?" tanya nadhira


"Iya ma" ucap alisha


"Wah pah, kayanya gadis kecil kita udah jatuh cinta lagi nih" ledek nadhira


"Shut up mah!" ucap alisha kesal lalu berjalan keluar rumahnya bersama nando.


***


Sebuah motor besar memasuki pekarangan sekolah dengan sangat tampannya. Dia tidak sendiri, ia bersama wanita yang sangat cantik. Siapa lagi kalo bukan alisha dan nando? Hehe.


"Lah kalian bareng? Bang andra mana?" tanya adnan


"Tuh" tunjuk nando yang melihat mobil andra memasuki parkiran sekolah


"Iya sha, tumben banget lo sama nando" ucap anggun yang baru saja keluar dari mobil cleo


"Emang kenapa sih? Gaboleh?" tanya alisha


"Santay sist, gue cuman nanya" ucap anggun lalu terkekeh


"Aku kekelas duluan ya sha, good luck" ucap nando lalu mencium kening alisha


"Lah kalian?! Jangan bilang udah" ucap cleo


"Sstt, ayo masuk cleo cantik" ucap alisha


"Lo utang cerita sama kita!" ucap ketiga temannya serempak


"Iya ciwi ciwi ku yang cantik." ucap alisha


Alisha bersama ketiga temannya berjalan menuju kelasnya untuk memulai pelajaran seperti biasa, alisha pun memulai belajarnya dengan hikmat. Setelah berbunyi bel istirahat, Alisha mulai menceritakan bagaimana ia bisa menjalin hubungan dengan nando.


"Oh gitu sha, selamat sha" ucap cleo


"Cleo kapan sama adnan?" tanya alisha


"Apasih" ucap cleo


Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa adnan menaruh perasaan pada cleo, namun cleo belum bisa menerima adnan, karna ia tidak ingin hatinya terluka sebab adnan masih lenjeh sana sini.


Bagus cleo, teruskan bakatmu nak! -author


Ashiyap mak! -cleo


Baik biarkan saja cleo dan author ya guys haha!


****


Minggu ini alisha berencana untuk pergi bersama nando untuk kencan pertamanya, seperti yang kalian tau bahwa nando adalah anak dari kerabat kerja papanya alisha, jadi nando bisa dengan mudah meminta izin pada anton.


"Assalamualaikum tante" ucap nando lalu mencium punggung tangan nadhira


"Jangan panggil tante nak, panggil bunda aja" ucap nadhira lalu mengelus kepala nando dengan sangat lembut


"Masuk.nak" ucap nadhira


"Iya bun, alisha ada?" tanya nando


"Ada, mau jalan ya?" tanya nadhira


"Iya bun" ucap nando


"Sebentar bunda panggilin dulu ya" ucap nadhira, nando pun hanya mengangguk seraya tersenyum pada nadhira.


***


Dikamar alisha.


"Pake gaun ini bagus gak ya?" gumam alisha


"Atau yang ini?"


"Ah yang ini aja deh" putusnya


Alisha sedang menatap wajahnya didepan cermin kamarnya dengan pakaian santai namun bisa dilihat ia sangat cantik malam ini.



Alishanya nih guys wkwk.


***


Saat sedang melihat dirinya didalam kaca suara ketukan pintu kamarnya terdengar, ia tau bahwa itu nadhira.


Tok...Tok...


"Masuk ma, gak alisha kunci" ucap nadhira dari dalam kamarnya, nadhira masuk kedalam alisha betapa kagumnya ia melihat anaknya sangat cantik malam ini, walaupun dengan pakaian sederhana, namun tetap cantik dipandang siapapun.


"Wah, cantiknya anak mama" ucap nadhira


"Hehe siapa dulu mamanya" ucap alisha


"Mama harap, nando yang terbaik untuk kamu nak" ucap nadhira


"Alisha harap juga begitu ma" ucap alisha


"Yaudah yuk, kita kebawah. Kasian tuh nandonya udah nungguin" ucap nadhira


"Iya yuk" ucap alisha lalu mengambil tasnya.


Alisha berjalan dengan sang mama kebawah menghampiri nando, nando begitu terkesima dengan kecantikan alisha malam itu hingga ia tidak bisa berkata apapun.


"Hey, udah lama?" tanya alisha


"Ng-nggak sha, baru 15 menit disini" ucap nando


"Yaudah yuk jalan" ucap alisha


"Bunda, nando pinjem dulu ya alishanya" ucap nando seraya terkekeh


"Iya, jangan pulang terlalu malam ya nak" ucap nadhira


"Siap ibu negara" ucap nando.


Nadhira hanya terkekeh melihat kedua remaja itu, nadhira harap. Ini adalah kebahagiaan alisha. ia tidak ingin alisha mengalami sakit hati seperti dengan josse dulu.


***


Didalam mobil.


"Kita mau kemana?" tanya alisha


"Kamu maunya kemana?" tanya nando balik


"Aku mau ke fun fair aja, boleh?" ucap alisha


"Anything for you babe" ucap nando lalu menuju tempat yang alisha mau.


Cukup lama perjalanannya, namun itu tidak membuat alisha jenuh, pasalnya dijalan ia membicarakan apapun yang ia lihat, bergurau dengan candaan seadanya, nando pun begitu. Sesekali ia meledek alisha dengan candaannya namun hal itu yang diingin kan nando tertawa bersama. Memecah kebosanan dengan candaan. Sungguh pasangan humoris ya mereka ini, author jadi iri :).


Setelah sampai disana, nando bisa melihat wajah bahagia milik alisha, sebab gadisnya itu selalu mengembangkan senyumnya.


"Kamu suka?" tanya nando


"Suka banget!!" jawab alisha dengan antusias


"Mau beli apa?" tanya nando lagi


"Catoon candy" ucap alisha


"Oke, tunggu disini ya" ucap nando, dan alisha hanya mengangguk.


Saat sedang menunggu nando, seorang wanita berjalan kearahnya.


"Dia siapa ya" gumam alisha


"Hy" sapa gadis itu


"Iya? Lo kenal gue?" tanya alisha


"Lebih dari kenal gadis manis" ucap wanita itu


"Tapi gue gak kenal lo" ucap alisha


"Lo bakal tau gue sebentar lagi" ucap wanita itu dengan senyum menyeringai lalu pergi meninggalkan alisha seorang diri.


"Aneh" gumam alisha


TBC.


HAY GUYS!! AKU KEMBALI!!


MAAF YA KEMARIN GAK UPDATE HEHE


GIMANA DIPART INI?!


YANG SUKA SAMA CERITA AKU, SEPERTI BIASA YA GUYS!!


LIKE KOMEN FOLLOW AND VOTE!!


SEE U DI NEXT PART!


BUBAY!ā£