My Alisha

My Alisha
Bagian Tigabelas



"Apaansih anak dugong?!" Ucap alisha kesal


"Gapapa, lo gamau bilang apa gitu sha?" tanya nando


"Gak!" ketus alisha


"Yaelah sha, yauda dah gue balik, bhay!" ucap nando seraya menghentak hentakkan kakinya, dan tanpa nando sadari alisha tersenyum karna ulahnya.


'Apaansih sha, sadar lo!' Rutuknya dalam hati.


3 bulan sudah berlalu zio dan anggun masih menjalin hubungan, semoga sampe pelaminan ya yo, wkwk. Cleo dan meisya masih seperti biasa tidak ada perubahan, lalu bagaimana dengan nando dan alisha? Kini kedua remaja itu semakin dekat, bisa dilihat seperti sekarang ini, mereka dikantin dan lebih tepatnya hanya berdua, nando yang meminta itu dan alisha menyetujuinya saja.


"Sha" panggil nando


"Hm" jawab alisha


"Nanti pulang bareng gue ya?" ucap nando


"Gue bawa motor ndo" ucap alisha


"Besok gue jemput deh, gimana?" tanya nando


"Boleh" ucap alisha seraya mengangguk angguk kan kepalanya.


"Eum, sha gue sama anak anak lain mau maen kerumah lo" ucap nando


"Wah, boleh tuh udah lama juga kan kalian ga main kerumah gue" ucap alisha


Bel masuk kini berbunyi, alisha sudah masuk kedalam kelasnya dengan gontai.


"Sha, nando udah bilang?" tanya cleo


"Bilang apa? Kalian mau main kerumah gue?" ucap alisha


"Iya" ucap cleo


"Gimana? Boleh kan? Gue kangen banget nih sama masakan tante dhira" ucap anggun


"Boleh dong, yaudah nanti pulang sekolah langsung kerumah gue duluan ya, soalnya gua ada tugas wajib setiap pulang sekolah" ucap alisha dan yang lain mengangguk paham.


Mereka menyudahi percakapan singkat itu dan memilih untuk melanjutkan pelajaran mereka


"Sha, kita nunggu lo apa langsung duluan nih?" tanya meisya


"Duluan aja mei, tadi gue udah bilang sama cleo, sama anggun juga" ucap alisha


"Yaudah, kita duluan. Jangan lama lama lo" ucap meisya


"Iyaaa meisya ku" ucap alisha.


Alisha melakukan tugasnya seperti biasa, mengawasi yang piket. Ingin rasanya alisha mengundurkan diri tapi naas, wali kelasnya tidak sebaik yang dia bayangkan, tapi sudahlah.


"Udah belom woi" ucap alisha sedikit teriak


"Udah sha, santuy aje" ucap deby seraya tertawa melihat wajah masam alisha


"Yaudah, kalian pulang gue mau kasih kunci kelas ke bu wina" ucap alisha


"Gak mau bareng aja nih?" tawar bunga


"Ngga bung, duluan aja" ucap alisha


"Oke, bye sha" ucap deby


"Bye kalian" ucap alisha.


Alisha berjalan dengan sangat terburu buru keparkiran, karena pasti teman temannya sudah menunggu lama. Saat sedang berlari kecil alisha menubruk seorang pria berbadan besar.


BRUK!!


"Aduh, sorry sorry, gue ga sengaja soalnya tadi gue lag—" ucapan alisha terhenti ketika ia melihat wajah pria itu "Jo-josse?" ucap alisha


"Hi sha, long time no see. I miss you so much" ucap josse melangkahkan kakinya menuju alisha, namun alisha mundur ia tau gerakan josse yang membuka tangannya seakan mengintruksi untuk alisha agar segera menghambur kepelukan laki laki itu.


"Why sha? Lo ga kangen gue?" tanya josse


"Kasih satu alasan yang tepat kenapa gue harus kangen sama laki laki brengsek kek lo se!" pekik alisha.


"Sha.." lirih josse "Gue minta maaf, gue tau gue salah, gue nyes—" ucapan josse langsung terpotong oleh alisha


"B.A.S.I" Ucap alisha dengan nada penekanan yang penuh lalu meninggalkan josse sendiri disana.


Alisha menahan isaknya dijalan, ia tak ingin mengeluarkan air matanya untuk pria itu, namun apalah daya, hati tetaplah selembut sutra. Bagaimana pun alisha menangkal, rasa rindu bercampur sakit tetap menjadi satu.


Alisha sudah sampai didepan rumahnya, ia membasuh wajahnya agar tidak terlihat bahwa ia baru saja menangis dijalan tadi.


"Maap cle, tadi ada urusan bentar" ucap alisha


"Hm, yaudah cleo maafin. Yaudah yuk kekamar bang andra" ajak cleo, alisha menaikkan kedua alisnya, ia bingung. Kenapa kamar bang andra? batin alisha


"Kenapa? Biasanya kalian main nya kekamar gue" ucap alisha


"Kita akan bermain T.O.D bersama nando dan yang lain nona alisha" ucap anggun seperti pelayan, Jelas anggun terbahak bahak melihat ulah temannya yang gak waras itu.


"Yaudah kalian duluan, gue mau ganti baju dulu" ucap alisha


"Oke, jangan lama lama sha" peringatan cleo


"Iya cleo" ucap alisha langsung menuju kamarnya.


Dikamar, alisha membasuh wajahnya kembali, ia tau masih sedikit kelihatan bahwa ia habis menangis, ia tak mau mendengar sederet pertanyaan andra.


'Huft, kakak yang menyebalkan' gumam alisha.


5 menit kemudian, alisha keluar dari kamarnya dengan pakaian rumahnya. Baju kaos hitam polos, dan celana levis pendek berwarna putih. Yang lain sedang asik dengan permainan yang mereka mainkan. Tetapi tidak dengan nando, nando terus memperhatikan alisha, sedikit aneh karna nando melihat mata alisha yang sedikit membengkak.


"Lo kenapa sha?" tanya nando tiba tiba, dan sontak seluruh mata kini tertuju pada alisha


"Gue emang kenapa? Gapapa" ucap alisha santai


Andra tau kenapa alisha seperti itu, kabar mengenai josse yang pindah disekolah Taruna memang sudah didengar oleh andra, tapi ia tidak mau memberi tau alisha.


"Ikut gue" ucap nando langsung menarik alisha keluar dari kamar andra


"ADEK GUE MAU LO BAWA KEMANA WOI!!" pekik andra


"BENTAR! GABAKAL GUE APA APAIN" pekik nando tak kalah nyaring.


Nando membawa alisha ketaman belakang rumah alisha, ia tau gadisnya sedang berada dalam masalah. Tapi tunggu, alisha belum menjadi gadis milik nando seutuhnya, jadi ia tidak bisa mengklaim alisha sebagai gadisnya.


"Sha" panggil nando memecah keheningan


"Hm" jawab alisha


"Gue tau lo abis nangis, kenapa?" tanya nando


Kenapa nando bisa sepeka ini? Bahkan tanpa gue bilang nando bisa tau gue abis nangis' batin alisha


"Nggak, perasaan lo aja kali ndo" ucap alisaha


"Gue tau ada yang lo sembunyiin dari gue sha, gue harap suatu saat lo bisa cerita sama gue, tenang aja, gue gabakal maksa lo kok" ucap nando seraya mengelus rambut alisha


Sudah sekitar 25 menit mereka ditaman, dan akhirnya mereka memutuskan untuk kembali kekamar andra. Melihat jam ditangannya nando ingin segera pulang, karna ini sudah terlalu sore.


"Udah sore nih, pulang yuk, tuh si alisha sama nando juga udah balik kesini" ucap cleo


"Yeh, cleopatra. Baru gue mau bilang" ucap nando


"Cleo anindhita alfa kalo lo lupa" ucap cleo mengingatkan karna kesal namanya diubah seenaknya.


"Iya nih udah sore, yuk pulang besok besok kita kesini lagi" ucap adnan


"Yaudah kalian pulang gih, minggu depan kalian bisa main kesini lagi kok" ucap andra


"Yaudah, kita semua pamit pulang ya bang" ucap zio mewakili semuanya.


"Iya yo, hati hati" ucap andra, dan alisha hanya tersenyum.


Semua sudah kembali pulang, alisha hendak masuk namun tangannya ditahan oleh andra, alisha menaikkan sebelah alisnya seolah bertanya 'Kenapa?'


"Dia balik sha" ucap andra, alisha mengerti siapa yang dimaksud andra, ia mengangguk


"Gue tau bang, tadi gue ketemu dia" ucap alisha dengan senyum yang sedikit terpaksa kemudian berlalu pergi meninggalkan andra dibawah.


"Gue tau lo kuat sha, Gue tau lo bisa lupain dia" gumam andra dengan tatapan mata yang tak lepas menatap alisha masuk kedalam kamarnya.


#Heyhoo!! Maaf baru update lagi ya guys!


#Kurang dimana? Kasih tau aja


#Jangan lupa like, komen, and vote


#Stay safe ya guys!! DIRUMAH AJA!


#Aku luf kalian🌸


#Bubay!❣