My Alisha

My Alisha
Bagian DuapuluhSatu



Keesokan paginya, nando bangun dengan badan yang agak membaik dari sebelumnya, ia melihat alisha tidur disampingnya dengan sangat nyenyak, namun ini sudah pagi. Mau tidak mau nando tetap membangunkan alisha.


"Sha, bangun udah pagi" ucap nando dengan lembut lalu menyikap rambut alisha kebelakang telinga alisha.


Alisha yang merasakan hal itu pun bangun dan melihat nando, ia kira itu adalah halusinasinya, ternyata benar nando sudah bangun.


"Kamu udah bangun, dari kapan?" tanya alisha


"Dari subuh tadi" ucap nando


"Kenapa gak bangunin aku?" tanya alisha


"Kamu keliatan cape banget sha, jadi aku baru bangunin kamu sekarang" ucap nando.


Alisha mengangguk mendengar jawaban nando, matanya kini mulai memilah setiap sudut ruangan ia mencari semua temannya, namun tidak ada satu pun.


"Yang lain kemana ndo?" tanya alisha


"Keluar tadi, mau cari sarapan katanya" ucap nando dan alisha hanya ber'oh' ria saja alisha dan nando memulai obrolan mereka hingga mereka larut dalam perbincangan yang entah apa namun terdengar sangat seru, dan seketika perbincangan mereka terhenti ketika suster memasuki ruang rawat nando.


"Permisi kak, hari ini kakak sudah boleh pulang" ucap suster bianca memberi tau


"Oh iya sus, terima kasih informasinya" ucap alisha tersenyum manis


"Baik, saya hanya ingin memberi sarapan pagi. Lalu jika membutuhkan sesuatu bisa panggil saya, dan waktu yang akan diperbolehkan untuk pulang nanti akan dokter efan kasih tau ya kak" jelas suster itu


"Baik, terima kasih" ucap alisha dan nando hanya tersenyum samar


"Iya sama sama, kalo gitu saya keluar dulu ya. Permisi" ucap suster itu lalu pergi meninggalkan alisha dan nando.


Alisha sedang menyiapkan segala perlengkapan yang nando pakai kemarin, dari baju, celana, dan lain sebagainya. Semalam pun nadhira datang bersama anton, tidak lupa dengan kedua orang tua nando. Seperti biasa orang tua nando hanya melihat lalu pulang kembali untuk mengurus pekerjaan mereka masing masing.


"Ndo, semalem tante irene kesini sama om bayu" ucap alisha, nando yang sedang makan pun tiba tiba tersedak


"Uhukk.. uhukk... Apa tadi kamu bilang sha?" ucap nando


"Kamu tuh makannya pelan pelan kenapa sih!" ucap alisha menghiraukan pertanyaan nando lalu menyodorkan segelas air minum.


"Sha, tadi kamu bilang apa?" tanya nando sekali lagi


"Tante irene sama om bayu kesini semalem" ucap alisha


"Tumben" ucap nando


"Ih nando ga boleh gitu. Mau bagaimana pun mereka tetep orang tua kamu" ucap alisha


"Iyaaaa sayang" ucap nando


Oke, kini jantung alisha sedang berdisko ria mendengar jawaban nando, namun sebisa mungkin alisha biasa saja, ia hanya menyembunyikan wajahnya yang sudah memerah bak kepiting rebus.


"Kok nunduk sha?" goda nando


"A-apan sih, itu tadi ada kecoa dibawah" ucap alisha gugup


"Ciee pacar aku blushing" ucap nando lalu terkekeh, alisha yang diledek pun akhirnya membuang muka.


"Jangan ngomong sama aku lagi!" ucap alisha dengan nada kesal


"Tapi maunya ngomong terus gimana dong?" ucap nando dengan nada menggoda


"Ish, ngeselin banget sih!!" ucap alisha


"Tapi kamu sayang kan?" ucap nando


"Gak!" jawab alisha, dan nando hanya terkekeh


Alisha mengalihkan pembicaraan mereka dan melanjutkan gurauan yang tadi sempat tertunda, hingga akhirnya teman temannya datang membawa banyak makanan.


"Yuhuu darling, kita bawa makanan nih" ucap adnan dengan gaya alaynya


"Alay lo" ketus nando


"Gapapa yang penting bebep cleo suka" ucap adnan dengan bangganya


"Gak!" ucap cleo lalu mereka tertawa terbahak bahak saat sedang tertawa, dokter datang bersama dengan suster bianca.


"Hey anak nakal" ucap dokter efan


"Hay dokter jomblo" ucap nando lalu terkekeh


"Bagaimana keadaan kamu hari ini?" tanya dokter efan


"Baik dok, udah sehat nih kayanya" ucap nando dengan sangat yakin


"Jam 1 nanti kamu boleh pulang" ucap dokter efan dan nando mengangguk.


"Biaya administrasinya gimana ya dok" tanya alisha tiba tiba


"Loh, administrasi? Ini rumah sakit milik papanya nando cantik, jadi tidak ada administrasi apapun" ucap dokter efan seraya mengedipkan sebelah matanya.


"Jangan genit deh! Mentang mentang jomblo! Pacar aku mau diembat" ucap nando dengan mengkerucutkan bibirnya.


"Jadi gadis manis ini punya si cowo posesif ya" ucap dokter efan


"Cowo posesif?" tanya alisha


"Iya cowo posesif" ucap dokter efan lalu melirik nando yang sudah menatapnya dengan tatapan tajam.


"Haha, yasudah jangan pergi dulu ya. Ingat jam 1, karna nanti jam 12 saya mau cek keadaan kamu" ucap dokter efan


"Oke dok" ucap nando mengacungkan kedua jempolnya tinggi tinggi.


***


Semua sudah selesai dipersiapkan untuk pulang alisha menemani nando hingga sampai diapartemen milik nando, bukan hanya alisha namun teman temannya pun ikut.


"Aku mau kasih tau kamu sesuatu sha" ucap nando


"Apa?" tanya alisha


"Gak disini, nanti sore ikut aku ya" ucap nando, alisha hanya mengangguk saja


"Kamu mandi dulu gih, aku juga mau pulang dulu" ucap alisha


"Yaudah, maaf ya gabisa nganterin. Sama bang andra kan?" ucap nando


"Jam 4 nanti ya sha" ucap nando


"Iya" ucap alisha lalu pergi meninggalkan nando sendiri diapartemen nya.


"Hy nan, gue bakal kenalin lo sama calon kakak ipar lo nanti" gumam nando seraya mengelus sebuah foto ditangannya.


***


Dirumah alisha.


"Asslamualaikum ma" ucap alisha


"Waalaikumsalam" jawab seseorang, itu bukan suara nadhira namun suara anton awalnya pun alisha ragu ingin masuk, takut sang papa marah karna ia tidak pulang malam ini, tapi kan alisha sudah izin dan papanya juga sudah melihat alisha dirumah sakit semalam menemani nando tapi tetap saja alisha takut


"Duduk sini dulu sha" ucap anton yang melihat alisha ingin naik kekamarnya, jantung alisha berdegup tidak karuan ketika sang papa memanggilnya


"Iya pa" ucap alisha lalu duduk disebelah papanya


"Papa dengar josse pindah disekolah kamu" ucap anton dengan wajah yang sangat datar


"I-iya pa" ucap alisha "Emang kenapa?" lanjutnya


"Papa harap kamu tetap dalam pengawasan nando sama andra, karna papa tau betul sifat anak itu sha, papa gak mau kamu kenapa napa" ucap anton


"Siap pa, lagian alisha juga udah gak deket deket sama dia lagi kok hehe" ucap alisha lalu cengir kuda


"Hm bagus sha, gimana keadaan nando?" tanya anton


Kenapa bisa khawatir gitu? padahal dulu waktu josse dirawat papa biasa aja haha—batin alisha.


"Udah membaik pa, tadi udah boleh pulang" ucap alisha


"Yasudah, kamu ganti baju sana. Bau sekali alisha" ucap anton


"Papa ish! Alisha masih wangi tau!" ucap alisha


"Bau sha" ucap anton seraya menutup hidungnya


"MAAAMAAAAA" rengek alisha kepada nadhira


"Kenapa sih" ucap nadhira


"Papa tuh, bilang alisha bau" ucap alisha lalu menghentak hentakkan kakinya dilantai


"Papa" ucap nadhira lembut


"Iya ma" ucap anton tak kalah lembut


"Dahlah alisha males, ayok bang kita pergi disini ada abg baru haha" ucap alisha


"Iya nih sha, kita bakal dikacangin deh" ucap andra lalu berlari kabur seraya menggandeng tangan alisha sedangkan anton dan nadhira hanya geleng kepala melihat kelakuan kedua anaknya yang masih seperti anak kecil.


"Anak anak kita sudah besar pa" ucap nadhira yang melihat andra dan alisha berlari keatas


"Iya, gak terasa ya. Padahal dulu aku masih temenin andra main pesawat pesawatan, dan kamu juga masih nemenin alisha main boneka barbie" ucap anton


"Sebentar lagi kita bakal berdua dirumah ini pa" ucap nadhira seraya menitihkan setetes airmata


"Sudahlah ma, fase hidup memang seperti itu. Tugas kita saat ini adalah mendoa kan yang terbaik untuk anak anak kita kelak" ucap anton dan nadhira hanya mengangguk.


***


"Yaampun cewe gue lama bat dah, gue jemput aja deh" ucap seorang laki laki yang sangat gagah siapa lagi jika bukan nando haha


Nando geram menunggu alisha yang tidak kunjung datang, akhirnya ia memutuskan untuk menjemput alisha kerumahnya.


Nando melajukan motornya dengan kecepatan sedang dan saat ini nando sudah sampai dirumah alisha, ia masuk kepekarangan rumah gadis itu lalu mengetuk pintu rumah alisha.


Tok...Tok...


"Permisii" pekik nando dari luar


"Iyaa sebentar" ucap nadhira lalu berjalan membukakan pintu untuk tamunya didepan, dan ketika ia lihat betapa terkejutnya ia melihat nando sudah berada didepan pintu rumahnya.


"Loh nando, kamu kan masih sakit. Kenapa keluar?" tanya nadhira


"Udah ngga kok bun, alishanys ada?" tanya nando


"Ada didalam, ayo sini masuk dulu. Bunda bikinin minum dulu ya" ucap nadhira, lalu nando mengangguk dan duduk disofa tengah yang sudah berisi anton dan andra.


"Gimana ndo? Sudah enakan?" tanya anton


"Alhamdulillah udah om" ucap nando


"Sekarang mau kemana?" tanya anton


"Mau ngajak alisha jalan om, tapi gak ke fun fair lagi haha" ucap nando lalu terkekeh


"Haha bisa aja kamu, tuh alishanya udah siap" ucap anton


"Oke om, berangkat dulu ya" ucap nando


"Iyaiya, hati hati dijalan ndo, sha." ucap anton


"Siap papa!!" ucap alisha.


Nando mengemudikan mobilnya kesebuah tempat yang menjadi pertanyaan bagi alisha.


"Kita ngapain kesini ndo?" tanya alisha


TBC.


SEE U DI NEXT PART GUYS!!


GIMANA DIPART INI GUYS? PENASARAN GAK SIH?! KALO IYA, KOMENNYA DONG YA!!


KAN DOUBLE UP HAHA. KAN TADI SIANG UDAH JANJI HEHE


LANJUT? KOMEN YUK!!


JANGAN LUPA VOTE, LIKE, SAMA FOLLOW JUGA GUYS!!


BUBAY!❣