
"Pulang bareng gue yuk sha" ajak nando
"Gue bisa pulang sendiri" ucap alisha
"Tapi gue maksa gimana dong?"
"Tapi gue ga—" ucapan alisha terpotong karena nando menyelanya.
"Tapi gue gak nerima penolakan sha! Ayok!" ucap nando
Kini alisha dan nando sudah sampai dirumah alisha, karna nando ingin mengantar alisha sampai depan rumahnya.
"Udah sana balik, ngapain masih disini?" sinis alisha
"Mau ketemu sama calon mertua, yuk!" ajak nando langsung melenggang masuk seraya memegang tangan alisha
"Apaansih lo! Lepas gak ih! Ngeselin banget si lo nando!" ucap alisha kesal
"Emang kenapa si sha?" tanya nando
"Gak." ucap alisha "Tujuan lo tuh mau ngapain sih?" lanjut alisha
"Mau ketemu bang andra"
"Yauda dah, ayok masuk" ucap alisha
"Assalamualaikum ma, alisha pulang" ucap alisha
"Waalaikumsalam, loh ini siapa sha?" tanya dhira
"Ini te—" ucapan alisha terhenti saat nando menjabat tangan dhira
"Calon pacar alisha tante" ucap nando alisha yang mendengar itu langsung mendelik tajam ke arah nando, dhira hanya tertawa kecil melihat dua anak remaja itu.
"Ma alisha keatas dulu ya" ucap alisha
"Loh ini dia gimana sha?" tanya dhira
"Dia mau ketemu sama bang andra" ucap alisha
"Oh mau ketemu andra, yaudah sini yuk tante anter" ucap dhira
"Iya tan, makasih" ucap nando
Tok..Tok..Tok..
"Andra? kamu didalem sayang?" tanya dhira
"Iya mah, masuk aja" ucap andra
"Ada temen kamu tuh" ucap dhira lagi
"Siapa? Adrian? Kiki atau eza?" tanya andra
"Bukan sayang, nando" ucap dhira
"Oh nando, yaudah mah suruh masuk aja, andra juga lagi males keluar hehe" ucap andra
"Masuk nak" ucap dhira "Yaudah, mama kekamar dulu ya ndra, ndo tante tinggal ya" lanjut dhira setelah nando memasuki kamar andra.
"Iya ma"
"Iya tan"
"Gimana? udah deket?" tanya andra
"Tapi tadi dia ada kan?" tanya andra lagi
"Ada lagi makan bubur" balas nando
Tanpa mereka sadar, alisha dengan muka masamnya telah mendengar semua yang dikatakan oleh abang nya dan nando.
"Lo gimana sih, aduh kan udah gue kasih triknya" ucap andra
"Susah bang, beneran deh" ucap nando
"Emang sih, adek gue galaknya melebihi harimau *****" ucap andra seraya tertawa terbahak bahak
"Jangan gitu lo! Dia calon pacar gue, Fernando Aditama Mahendra, yang gantengnya diakui seantreo sekolah" ucap nando dengan bangganya.
"Oh jadi gini" ucap alisha yang sudah terlalu sebal
"Eh-eum-anu- sha... itu" ucap andra gagap
"Apa?" tanya alisha
"Ga gitu maksud gue" ucap andra
"Gue mogok ngomong sama lo seminggu!" ucap alisha
"Lo sih ndo, nutup pintunya garapet ah" kesal andra pada nando
"Yaudah si maap hehe" ucap nando mengangkat jari nya membentuk huruf 'V'
"Okelah santuy, dia juga gabakal marah beneran kok sama gue" ucap andra
"Seyakin itu lo?" tanya nando
"Iyalah gue kan abangnya, mana mungkin dia marah lama lama sama gue" ucap andra
"Iya juga sih, yaudah gue balik ya bang, udah siang juga" ucap nando
"Oke. ati ati ndo, maap gabisa nganter ampe depan gue mager hehe" ucap andra
"Kek cewek lo!" ucap nando langsung kabur
"Syaland" ucap andra
Diruang tv nando melihat dhira sedang menonton drama korea tidak sopan bukan jika langsung beranjak pergi, maka dari itu nando berpamitan dulu dengan dhira.
"Tante nando pulang ya" ucap nando menyalimi tangan dhira
"Ah iya nak, hati hati ya" ucap dhira
"Iya tan, assalamualaikum" ucap nando
"Waalaikumsalam" jawab dhira
'Kayanya anak baik, cocok untuk alisha' Batin dhira.
#Heyhoo guys!! Sesuai janji ya harusnya tadi sore eh malah ketiduran
#Jangan lupa like komen and vote yes!!
#Staysafe ya guys!! Inget DIRUMAH AJA
#Bubay!!❣