My Alisha

My Alisha
Bagian Empatbelas



Pagi ini alisha sangat malas untuk sekolah mengingat kejadian kemarin diparkiran sekolah, alisha rasanya enggan untuk beranjak dari kasur kesayangannya. Tapi tidak mungkin, beberapa minggu lagi alisha akan mengadakan ulangan, kemungkinan besar alisha akan terus belajar dengan sangat giat.


Oke, kini alisha sudah keluar dari kamar nya dengan seragam yang sangat lengkap, ditambah aroma vanilla yang menyengat dari parfum alisha.


"Bang gue berangkat bareng lo ya" ucap alisha setelah selesai makan


"Motor lo?" tanya andra


"Mager" ucap alisha sambil menyengir kuda


"Huft dasar! Yaudah ayok berangkat" ucap andra


"Ma,pa alisha sama abang berangkat" ucap alisha


"Iya sayang hati hati" ucap dhira menghampiri kedua anaknya


"Oke ma, assalamualaikum ma,pa" ucap andra


"Waalaikumsalam" ucap dhira dan anton.


06:25.


Alisha dan andra sudah berada dikelasnya masing masing, dari luar kelasnya terdengar sangat gaduh seperti pasar alisha memasuki kelas pasar itu dengan gontainya, ia tidak perduli namun rasa penasarannya pun tidak bisa dipungkiri


'Ada apasih?' tanya alisha dalam hati


"Eh ada apa nih?" tanya alisha pada teman temannya


"Masa lo gak tau sha, bakal ada anak baru dikelas kita" ucap cleo


"Anak baru?" beo alisha "Cowo atau cewe?" tanya nya pada cleo


"Katanya sih cowo sha" ucap cleo


Dan akhirnya alisha pun hanya ber'oh'ria.


Pelajaran sedangan berlangsung dengan amat santai, tidak terlalu hening dan tidak terlalu gaduh. Alisha memilih untuk memfokuskan pengahafalannya pada rumus matematika, Oke alisha lemah soal itu.


Saat sedang asik menghafal, suara ketukan pintu terdengar dari luar, namun alisha acuh. Ia tidak peduli dengan itu, ia memilih untuk melanjutkan belajarnya dengan tenang.


"Baik anak anak, kita kedatangan murid baru, ayo perkenalkan dirimu nak" ucap bu hilda


"Hi" aapa seorang laki laki yang sedang berdiri didepan itu. Alisha mengenal suara itu ia berusaha menaikkan kepalanya menatap siapa laki laki didepan namun sebelum menatap laki laki itu sudah membuka suaranya lebih dulu.


"Nama gue, Josse Pradipta"


DEG!


Tubuh alisha menegang ketika mendengar siapa yang berbicara, dugaannya benar dia adalah josse. Alisha berusaha untuk tidak peduli dengan josse, ia mencoba menyibukkan dirinya dengan belajar. Ia tidak bisa memungkiri bahwa sejujurnya ia memang rindu pada josse, namun rasa sakit hatinya lebih dominan pada josse, dan itu yang menyebabkan alisha naik pitam jika berada dekat josse.


Setelah kejadian itu, alisha mencoba untuk tetap biasa saja, dan akhirnya pun berhasil. Kini bel istirahat sudah berbunyi alisha langsung bangkit dari duduknya diikuti cleo, anggun, dan meisya, Alisha lapar saat ini bahkan sudah tidak bisa ditahan lagi.


"Pesen apa?" tanya cleo


"Gue biasa aja cle" ucap alisha


"Kalian?" tanya cleo menunjuk anggun dan meisya bergantian


"Samain aja" ucap meisya dan anggun pun menganggukkan kepalanya guna mengiyakan ucapan meisya


5Menit kemudian, makanan mereka datang tepat bersamaan dengan datangnya nando dkk


"Kita gabung ya?" ucap nando meminta persetujuan


"Biasanya juga langsung duduk lo anak Curut" cibir alisha


"Yaampun salah mulu gue sha dari kemaren" ucap nando lalu mengerucutkan bibirnya


"Jijik gue, gapantes lo begitu" ucap alisha lalu tertawa terbahak bahak


"Syalan." gumam nando lalu duduk disebelah alisha.


Alisha dan yang lain sedang asik memakan makanan mereka namun tiba tiba..


"Hi jo, mau gabung?" tawar cleo alisha yang sedang makan pun langsung tersedak mendengar itu


"Uhuk... Uhuk.. aer" ucap alisha batuk batuk


"Eh sha, ati ati kenapasih" ucap nando lalu memberikan minum pada alisha


"Lo gapapa sha?" tanya josse


"Fine, gue duluan guys mau ketoilet" ucap alisha.


Josse tau, alisha bukan ingin pergi ketoilet. Lebih tepatnya alisha menghindar dari josse. Josse yang mengerti itu pun langsung lari mengejar alisha.


"SEGITU BENCINYA LO SAMA GUE SHA!" pekik josse lalu alisha menghentikan langkahnya dan berbalik badan untuk melihat josse.


"Kenapa? Belum puas lo bikin gue sakit?! Kenapa lo balik kesini lagi jo!" ucap alisha menahan bendungan dimatanya


"Tapi gue udah gak butuh lo lagi jo!" potong alisha


"Kenapa sha? Karna laki laki tadi iya? Kamu udah gak sayang lagi sama aku sha?" tanya josse bertubi tubi.


"Rasa benci gue lebih dominan dari rasa sayang gue ke lo jo" ucap alisha.


Alisha ingin beranjak dari tempat itu, namun naas. Tangannya ditahan oleh josse, dan dengan cepat josse menghamburkan badan alisha dalam.dekapannya. Alisha terus meronta, ia tidak suka seperti ini.


"Lepasin jo" ucap alisha seraya terisak didalam dekapan josse


"Biarin gue begini dulu sha, gue kangen lo" ucap josse


"Lepas jo! Gue benci sama lo!" pekik alisha.


Namun josse tidak menggubris sedikitpun ucapan alisha hingga satu pukulan melayang dirahang josse, dan menarik alisha kebelakang tubuhnya.


"HE IS MINE!" ucap nando dengan lantang


"Lo siapa? Bahkan alisha gak ngakuin lo sebagai cowonya" ucap josse mengejek nando


"Jangan banyak bacot lo!" pekik nando


Bugh!


Beberapa pukulan sudah melayang diwajah josse, dan yang terakhir saat nando ingin meninju wajah josse tangannya ditahan oleh seseorang, dan itu adalah andra


"Lo amanin alisha, dia biar gue yang urus" ucap andra


"Oke bang" ucap nando lalu menggandeng tangan alisha untuk.pergi


Disini mereka sekarang, rooftop. Nando sengaja membawa alisha ke rooftop agar alisha tenang, ia bisa meluapkan semuanya diatas sini tanpa ada yang mengganggu.


"Ndo" lirih alisha melirik nando


"Iya sha, sini" ucap nando yang berada tidak jauh dari alisha


Alisha berjalan kearah nando, ia menatap nando sekilas lalu menghamburkan badannya dipelukan nando, dan nando pun membalas pelukan itu, 'Nyaman', itulah yang alisha rasakan saat ini, lebih nyaman dari pelukan josse mungkin? Ah sudahlah itu hanya alisha yang bisa merasakannya.


"Kenapa sha?" tanya nando "Udah berenti dong nangisnya" lanjut nando yang masih setia memeluk alisha


"Di..dia..ja..jahat..hiks" ucap alisha terisak


"Sstt, jangan dipikirin terus sha, coba buat damai sama masa lalu" ucap nando


"Lo.gak tau ndo" lirih alisha


"Sst, udah ya nanti pulanh sekolah gue beliin ice cream gimana mau?" tanya nando


Alisha tidak menjawab, ia hanya mengangguk bertanda mengiya kan ucapan nando


"Udah udah, jangan nangis. Gue sayang lo sha, gue bakal tetep disini, apapun yang bakal terjadi nanti" ucap nando meyakinkan alisha


Namun alisha hanya bergeming mendengar penuturan nando barusan, entahlah rasa apa yang kini alisha rasakan, ia merasa nyaman pada nando, tapi membuka hati tidak semudah yang dibayangkan. Buktinya seperti sekarang ini, alisha tidak bisa membuka hatinya secepat itu.


"Gue sayaang banget sama lo sha" ucap nando lagi


Alisha tetap diam, yang berarti menandakan bahwa alisha tidak menyayangi nando, oke untuk kali ini saja, bolehkah alisha seegois josse?


Oke guys! Jadi ini ada beberapa cast dari aku untuk ciwi"nya ya gengs.


Alisha Nataline Pratama



Anggun Brathardika



Cleo Anindhita Alfa



Meisya Anastasya Hendrawan



Oke guys!! Segini dulu ya untuk cast, untuk para jantan nanti bakal aku post, tapi gatau kapan haha, blm tau juga cast siapa yang cocok buat para lelaki itu wkwk


Jangan lupa vote!!


Jangan lupa follow!!


Jangan lupa like!!


Jangan lupa komen untuk saran!!


Terimakasih all muach😚🖤