
12:30 adnan, nando, andi, dan zio baru saja menyelesaikan permainannya.
"Lagi gak?" tanya adnan
"Udah nan besok aja balik sekolah" ucap zio
"Yaudah yuk tidur" ucap adnan lalu berjalan bersama andi dan zio kearah kamar tamu.
Nando belum beranjak dari duduknya, ia melihat alisha yang tidur sendiri diatas sofa ruang tengah sedangkan temannya yang lain sudah beranjak kedalam kamar alisha.
"Sha, bangun dulu. Pindah kekamar sha" ucap nando dengan lembut, namun sang empu tidak merasa terusik sama sekali. Dan akhirnya nando pun mengangkat tubuh alisha untuk naik kedalam kamarnya.
Tok...Tok...Tok...
Nando mengetuk pintu kamar alisha beberapa kali, dan akhirnya cleo membukakan pintu.
"Loh, alisha kok tidur diluar?" tanya cleo, pasalnya cleo sudah mengajak alisha naik kekamar namun kata alisha 'Nanti aja cle, gue mau liat mereka main ps dulu' ucap alisha.
"Iya, ketiduran dia cle. Soalnya kita juga baru selesai main" ucap nando
"Yaudah ndo taro dikasurnya aja" ucap cleo nando mengangguk saja lalu menaruh alisha diatas kasurnya yang berukuran size king.
***
05:15
"Bangun anggun, lo kenapa susah banget sih dibangunin" ucap alisha kesal
"Eum 5 menit lagi sha" ucap anggun
"Udahlah bodoamat, kesel gue ah" ucap alisha lalu menuju kamar mandi seraya menghentak hentakkan kakinya bak anak kecil.
Tidak lama alisha mandi, hanya membutuhkan waktu 10 menit, semuanya sudah beres. Saat hendak membuat sarapan didapur ternyata ia sudah keduluan sama cleo, semua sarapan sudah siap dimeja makan. Alisha hanya tinggal menyiapkan minumannya saja.
"Ciee yang semalem digendong sama abang nando" ledek cleo
"Gendong?" beo alisha namun terdengar oleh cleo
"Iya, semalem sekitar setengah satu. Lo digendong masuk kedalem kamar sama nando, katanya lo ketiduran sha" jelas cleo, alisha yang mendengar itu hanya ber 'Oh' ria saja.
"Pagi semua" ucap adnan yang sudah siap dengan memakai seragamnya, tapi tunggu. Kenapa dia hanya bersama andi? Kemana zio dan nando? pikir alisha
"Kok kalian cuman berdua, zio sama nando mana?" tanya cleo
"Zio lagi pake seragam" ucap andi
"Nando?" tanya alisha
"Masih dialam mimpi" jawab adnan
"Serius lo?!" ucap alisha
"Iyalah, lo liat aja sendiri kalo gapercaya" ucap adnan.
Alisha bergegas pergi kekamar tamu untuk melihat apakah yang dibicarakan adnan benar atau tidak, dan setelah sampai dikamar tamu. Suara teriakan bak petirpun terdengar sampai dapur.
"NANDO!! UDAH HAMPIR SETENGAH TUJUH!! KALO LO GAK BANGUN SEKARANG MAU KESEKOLAH JAM BERAPA!!" pekik alisha, nando yang mendengar itu pun langsung bangun dan mengubah posisinya menjadi duduk.
"Alisha. Kuping gue pengeng nih ah" ucap nando
"Makanya bangun sekarang! Mandi prepare! Terus sarapan, abis itu kita berangkat!! Buruuan!!!" ucap alisha sangat geram pada manusia yang satu ini.
"Iyaaa alisha, ini gue mau mandi" setelah mendengar itu, alisha keluar menuju meja makan.
"Kita makan sekarang nih?" tanya anggun
"Jangan, tunggu nando biar sekalian selesainya juga bareng" ucap cleo, dan diangguki oleh lainnya.
Selang beberapa menit kemudian, nando sudah siap dengan seragamnya, namun seperti biasa tanpa gesper, tanpa dasi, dan baju yang dikeluarkan layaknya badboy sekolah.
"Baju apaansi kaya gitu, masukin" ucap alisha
"Biar keren sha" ucap nando
"Keren dari mana coba? Masukin ndo" ucap alisha
"Huh, iyaaiyaa" ucap nando menurut lalu pergi kekamar mandi untuk memasukkan bajunya.
Andi, zio, dan adnan melihat alisha dengan tatapan mata yang berbinar. Karna setelah nando putus dengan allena, nando yang sekarang bukanlah nando yang mereka kenal dulu, nando yang dulu lebih mengutamakan kerapihan seragamnya. Sedangkan setelah putus, nando mengubah penampilannya menjadi urakan.
"Kalian kenapa ngeliat gue begitu?" tanya alisha
"Gue rasa nando beneran suka sama lo sha" ucap adnan
"Maksudnya?" tanya alisha
"Iya, setelah putus sama allena. Nando ngerubah dirinya jadi urakan sha, banyak yang udah bilangin dia untuk balik kaya dulu lagi. Tapi hasilnya semua nihil, nando gak ngedengerin omongan mereka semua. Dan disini cuman lo yang bisa ngubah dia jadi kaya dulu lagi" jelas zio, alisha hanya diam mendengar penuturan zio, namun batinnya terus bertanya tanya.
Apakah benar? Nando suka sama gue? Masa sih -batin alisha.
"Hey bro, udah selesai? Ayo lah makan gue laper banget ini" ucap adnan yang sudah melihat nando keluar dari kamar mandi
"Makan mulu otak lo!" ucap nando
"Kalo gak makan mati bos" ucap adnan lalu terkekeh geli
"Yaudah buruan makan, abis itu kita berangkat guys" ucap alisha
Mereka memakan makanan yang sudah disediakan oleh cleo dan alisha dengan hikmat, mereka sudah selesai makan. Cleo dkk bergegas mengambil tasnya yang berada dikamar alisha, begitupun dengan nando dkk, mereka bergegas kekamar tamu untuk mengambil tasnya masing masing.
"Cleo kita bareng sama lo kan?" tanya anggun dengan polosnya
"Iyalah, kalo gak pake mobil gue pake mobil siapa lagi anggun?" tanya cleo, anggun pun hanya cengir kuda saja mendapati jawaban cleo
"Lo pake motor sha?" tanya nando
"Iya" jawab alisha
"Sama gue aja" ucap nando
"Eum, yauda deh. Gue juga agak males sih bawa motor hehe" ucap alisha
***
*Siapa tuh yang sama nando?!
Aah iri mau juga sama nando*
Dan banyak lagi suara para siswi lainnya yang terdengar ketika motor nando memasuki gerbang sekolah, disusul oleh mobil zio dan cleo.
"Kita langsung kekelas ya bye" ucap alisha setelah turun dari motor nando
"Bye" ucap nando dkk
"Cabut yuk mas masku" ucap adnan
"Gila lo?! Hari ini pa daren ngaco!" ucap zio
"Oh iya, dahlah ayo masuk" ucap adnan
***
Dikelas alisha.
"Hi sha" sapa josse
"Hm" jawab alisha
"Ngapain lo?" tanya anggun sinis
"Nyamperin cewe gue lah" ucap josse. Cleo anggun dan meisya yang mendengar itu pun langsung meledakkan tawanya saat itu juga.
"Ngigo lo?" ucap anggun yang masih terpingkal pingkal
"Gue rasa dia ngigo nggun haha, alisha aja gapernah ngakuin dia sebagai cowonya haha" ucap cleo yang juga masih terbahak bahak.
"Sstt, kalian apa apaan sih. Jangan gitu cleo, anggun meisya. Berenti" ucap alisha, dan cleo berserta yang lainpun menghentikan tawanya.
"Gaada yang lucu tau gak" ucap alisha
"Iya sha maap, lagian sih! Lo kepedean" ucap anggun
"Pergi lo dari sini" usir alisha
"Oke gue bakal pergi, tapi inget sha. Lo tetep punya gue, gaada yang bakal milikin lo selain gue" ucap josse
"SINTING LO!" pekik alisha
Demi apasih alisha bisa mimpi seperti ini?!
***
Sedangkan dikelas nando.
"Liat alisha bro" tunjuk adnan kearah kelas alisha
"Bang*at, oke gue bakal ikutin alur mainnya dia" umpat nando dalam hati.
Kelas alisha sangat hening, mereka semua memilih untuk belajar karna beberapa hari kedepan mereka akan menghadapi ulang tengah semester, namun saat sedang belajar tiba tiba kelasnya menjadi riuh dan sangat berisik. Ulah siapa? Siapa lagi kalo bukan nando dkk yang masuk kelasnya tanpa permisi.
"Hello girllss!!" pekik adnan dan semua wanita dikelas alisha terpekik dengan sangat lebaynya, alisha dkk hanya menutup kuping mendengar itu semua.
"Hey sha, dikelas aja?" tanya nando
"Iya gaboleh keluar" ucap alisha
"Nanti setelah bel gue mau ngomong sama lo sha, penting" ucap nando
"Yaudah nanti aja pas istirahat, emang mau ngomongin apa dah?" tanya alisha
"Something, gue tunggu lo ditaman belakang nanti ya sha" ucap nando alisha hanya mengangguk.
Kring...Kring...
Bel istirahat sudah berbunyi, artinya alisha akan menepati janji nya pada nando, yaitu pergi ketaman belakang untuk berbicara dengan nando.
"Hi sha, udah lama?" tanya nando yang baru datang
"Nggak sih, gue juga baru sampe tadi. Mau ngomong apa ndo?" tanya alisha
Nando tidak menjawab, ia menyodorkan sebuah kotak berbentuk love pada alisha.
"Untuk?" tanya alisha
"Buka dulu sha" ucap nando, alisha menurut saja. Ia membuka kotak itu dan disana terdapat kalung berinisial N&A, dan sebatang coklat kesukaan alisha.
"Sha, gue mungkin gak seromantis zio yang nembak anggun di cafe garden roof, tapi asli sha. Gue suka sama lo, gue sayang sama lo sha" ucap nando
"Lo mau kan sha jadi pacar gue?" lanjut nando.
"Eum, gimana ya" ucap alisha mengambang
"Kalo lo terima, lo bisa ambil kalungnya sha. Kalo ngga, lo bisa ambil coklatnya" ucap nando, alisha berfikir sejenak lalu mengambil coklat yang berada didalam kotak itu, lalu menghadap membelakangi nando.
"Lo... Nolak gue sha? Oke gapapa, seenggaknya gue leg—" ucapan nando terpotong oleh alisha dengan cepat
"Pakein kalungnya nando" ucap alisha
"Lo terima sha? Terus kenapa lo ambil coklat?" tanya nando
"Gue suka coklatnya, pakein kalungnya cepet" ucap alisha
Nando mengembangkan senyumannya mendengar ucapan alisha, ia langsung memasangkan kalung nya dileher alisha, lalu membalikkan tubuh alisha untuk memeluknya.
"Makasih sha" ucap nando
"Iya sama sama" ucap alisha
"Jangan tinggalin aku sha" ucap nando, alisha hanya menganggukkan kepalanya didalam dekapan nando.
**Hii readers!! Aku kambek!!!
Jangan lupa like komen vote sama follow yes hehe
Komen yang banyak yuk biar aku tambah semangat buat bikin ceritanya.
Gimana dipart ini? you like?
Bubay!!❣**