married to ex-boyfriend

married to ex-boyfriend
Episode 8



“ tidak ada salahnya kan sekali kali ngumpul sama teman lama”jawab bryan “ohh iya sudah lama gak ketemu , kenala kau gak bawa pacarmu kesini, jangan jangan tidak ada yang mau pacaran sama kamu” ujar bryan dengan nada meledek , semua orang yang disana menatap bryan tak suka, mereka berpikir jika bryan menghina keadaan adelia yang sekarang “wah wah wah aku pikir orang bermartabat seperti anda tidak akan menjatuhkan orang lain didepan umum, ternyata saya salah” ujar salah satu teman sekelas mereka dewi


Adelia mengangkat tangan agar dewi tidak melanjutkan ucapannya , adelia tersenyum melihat dewi kemudian dia menatap bryan “ sebuah kehormatan seorang seperti tuan bryan alfarizi mau memperdulikan  urusan pribadi orang rendahan seperti saya” ujar adelia yang tak kalah menohok , sambil menggelengkan kepala.


Bryan diam mendengar ucapan kedua wanita itu,


Seorang laki laki berjalan dengan sofia dan varah , laki laki itu menenteng tongkat yang tadinya di bawa oleh sofia , mereka bertiga berjalan kearah adelia , mereka tidak sengaja mendengar bercakapan adelia dan juga bryan


Cup


Sebuah kecupan mendarat di dahi adelia , adelia melihat siapa yang mengecup dahinya , matanya melotot saat melihat pria tampan tubuh tinggi hidung mancung bibir warna merah yang tipis kulit putih dan mata agak sipit , memperlihatkan jika dia orang asing


Tak hanya adelia yang terkejut karna kecupan yang mendarat didahinya , teman teman yang duduk semeja dengannya tak kalah terkejut , begitupun dengan bryan , melihat gadis cantik itu di cium oleh pria tampan yang mirip oppa oppa korea.


“ sayang maaf aku terlambat”bisiknya di telinga adelia yang bisa didengar oleh bryan yang ada didekatnya , kemudian berdiri di samping adelia , adelia menelan ludah mendengar ucapan pria tampan itu


“nama saya alex , senang bertemu kalian semua” pria tampan itu memperkenalkan diri. “ saya minta maaf karna saya harus membawa kucing kecil ini pulang”ujar alex sambil mencubit hidung adelia , dengan senyum yang mengembang dibibirnya , olif dan sofia saling memandang mereka mengangkat alis bergantian


Adelia ingin sekali mencakar wajah pria yang telah mencubit hidungnya itu , dia mengambil tongkat yang ada di tangan pria itu , bryan kaget saat adelia mengambil tongkat yang ada ditangan alex apa lagi saat  adelia mencoba berdiri menggunakan tongkat itu, bryan melihat kekaki adelia terlihat beberapa jahitan yang samar dikaki wanita itu


Adelia sudah berdiri menyanggah tubuhnya  tongkat, “sepertinya aku harus pulang lebih awal” pamit adelia kepada teman temannya.


“ iya hati hati dijalan” sahut mereka


“aku pulang dulu mantan”ujar adelia penuh penekanan , bryan mentap kearahnya dengan senyum dibibirnya , setelah berpamitan adelia dan kedua sahabatnya dan juga alex meninggalkan aula sekolah , alex berjalan disamping adelia , sesekali dia mencubit alex ,


Semua yang ada disana melihat interaksi adelia dan juga alex seperti pasanyan yang sedang bercanda , namun tidak dengan kenyataan adelia benar benar mencubit alex karna pria itu mencium keningnya ditempat umum.


Bryan melihat adelia dan alex , hatinya seperti luka yang diberi perasan jeruk nipis ( perih) , bryan melihat keduanya dengan tatapan tak suka , dia mengepal kedua tangannya.


Bersambung


Jangan lupa like komen dan share


Komen dan like se banyak banyaknya agar author semangat nulisnya , dan bisa updatr setiap hari


makasih