
Saat ini aku duduk berhadapan dengan orang yang sangat ingin aku hindari didunia ini , saat aku baru sadar dari kecelakaan itu prasaan cinta ku padanya tidak berubah , namun ketika dia memblokir semua media sosial dll tentang pria itu , perasanku berubah drastis rasa kecewa karna keegoisannya membuatku benar benar mengubur perasaanku terhadapnya , aku merasa geram saat dia memanggilku dengan sebutan calon istri memangnya siapa yang mau menikah dengannya, aku harus segera menemukan cara agar pernikahan itu tak terjadi , aku baru ingat saaat pertama bertemu dengannya setelag sekian tahun dia membawa wanita yang dikenalkan sebagai pacarnya , aku harus mencari tahu keberadaan wanita itu dengan begitu aku akan bebas dari pernikahan yang tak aku inginkan itu
Bryan duduk di sofa yang berseberangan dengan ku dia sibuk dengan hp nya , kenapa dia tidak pergi pikirku padahal sudah jam 4 sore ,
“ ada air putih” ucapnya , setelah hampir 1 jam lebih dia duduk di sana dan sibuk dengan hp nya
“ ada di dapur, jika kau mau ambil sendiri”ucapku ketus ,
Dia melihat kearahku dengan tatapan dingib kemudian beranjak berdiri dari sofa “ dimana dapurnya” tanya bryan
Aku menunjuk kearah taman dia pun berjalan ke kedapur , walau aku jarang menggunakan dapur tapi semua peralatan tersedia disana dan stok sayuran serta daging sudah tersedia didalam kulkas , aku sengaja membeli bahan makanan yang cukup untuk 4 hari karna aku malas untuk bolak balik keluar rumah,
Aku beranjak dari sofa menggunakan tongkat untuk menyanggah tubuhku, aku lihat kearah dapur bryan belum juga muncul , aku berjalan ke dalam kamar kemudian aku berniat untuk mandi karna sejak pagi aku belum mandi.
Hampir 1 jam aku baru keluar dari kamar aku mungkin bryan sudah pulang , aku berjalan tanpa menggunakan tongkat untuk menyanggah tubuhku melihat kesekeliling ruang tamu aku tak menemukan keberadaan bryan , samar samar aku mencium bau lezat makanan , dan mendengar suara dari dapur , tanpa rasa curiga aku berjalan kearah dapur aku sudah melihat beberapa makanan sudah terhidang di atas meja makan “ siapa yang masak , apa mama kesini tapi dimana dia ”tanya ku pada diri sendiri , betapa terkejutnya aku saat melihat bryan nongol begitu saja di dekat kompor “ astaga” gumam ku sambil mengelus dada , bryan menoleh ke arah ku , baru sadar kalau aku berjalan tidak menggunakan tongkat , dia menatapku cukup lama , kemudian dia berjalan ke meja menaruh sendok dan garpu di meja , sedangkan aku menelan ludah dan tak beranjak dari tempatku.
“ kau sudah sembuh” ucapnya sambil menatap tajam kearah ku , ada sinar bahagia yang terpancar diwajahnya
Kurasa ini kesempatan agar dia membataklan pernihan karna merasa di tipu oleh ku “ iya , apa kau merasa tertipu dan mau membataklan pernikahan kita?” tanyaku dengan nada penuh ironi , ku alihkan pandanganku kemudian aku duduk di kursi yang tak jauh dari ku .
Aku tak menyadari jika bryan sudak ada di sampingku , betapa kagetnya aku saat kedua tangan bryan memegang tengkukku kemudian melumat bibirku tanpa permisi
Emzz” aku mencoba untuk mendorong tubuhnya agar melepaskan pagutannya terhadap bibirku , namun perlawananku tak membuahkan hasil bryan malah mengangkat tubuhku keatas meja kosong dia semakin memperdalam ciumannya, entah setan apa yang merasukiku aku ikut dalam permainannya ,
Aku tak bisa mengimbanginya karna aku tak mempunyai pengalaman berciuman , terakhir aku ciuman saat kita masih pacaran pas SMA , tapi beda denganku bryan sangat ahli dalam berciuman entah sudah berapa banyak wanita yang sudah naik ke ranjangnya selama ini ,
Tangan bryan sudah bergerak bebas dibalik kaos yang kukenakan , dia melepas pagutannya dan beralih keleherku mengecup setiap inci kulit ku perlakuannya membuat darahku terasa panas aku merasakan sensasi yang tak pernah aku rasakan selama ini , tangannya melepas penggait bra yang aku gunakan kemudiantangan kirinya *** p♡♡♡♡♡ ku
Ah” suara desahan keluar begitu saja dari mulutku , bryan yang tadinya sibuk memberikan tanda kepemilikan di dada ku menatapku dengan kilas senyum penuh hasrat yang terpampang dibibirnya
Bersambung
Jangan lupa like komen dan share
Komen dan like se banyak banyaknya kalau bisa 200 like agar author semangat nulisnya , dan bisa update setiap hari
makasih