married to ex-boyfriend

married to ex-boyfriend
Episode 10



>>>


Adelia dan juga adriana duduk di taman yang berletak di sebelah rumah mereka , taman yang dipenuhi dengan beberapa macam bunga mawar dan anggrek , adelia sibuk melukis sedangkan adriana menikmati secangkir the yang baru saja salah satu pelayan sajikan


“ sayang ada yang mau mama biacaran sama kamu” adriana memulao pembicaraan dengn putri semata wayangnya


“ bicara saja”  celetu adelia , sambil mewarnai papan lukisannya dengan kuas.


“Mama berfikir kalau mama ingin menjodohkan kamu degan anak sahabat mama” ujar adriana, kemudian menaruh cangkir yang ada ditanggannya di atas meja kecil dismpingnya


“ aku menolak” ujar adelia tanpa pertimbangan ,


“ sayang kita ketemu aja dulu sama mereka setelah ketemu kamu baru putusin , mau lanjut atau gak” rayu adriana


“  ma , kalau hasil akhirnya sudah ketahuan , kenapa harus repot repot sih”  sahut adelia tanpa memandang ibunya , dia fokus pada lukisan yang dia buat


“ mama gak mau tau , besok temen mama sama keluarganya mau kesini ,kamu harus menemui mereka , kamu gak maukan mempermalukan mama didepan mereka” ujar adriana sambil memengang kedua bahu putrinya agar melihat kearahnya , adelia hanya diam menerima perlakuan adriana , adelia tersenyum “ kamu setuju” ujar adriana melihat senyum dibibir putrinya “ tuh lihat” ujar adelia , tatapqn matanya menuju ke tangan adelia yang memegang kuas dan mengotori baju ibunya dengan cat yang ada dikuas,


Ahh


Jerit adriana melihat baju dengan brand ternama limited edition yang baru saja dia beli kotor karna ulahnya sendiri.


Adelia hanya diam melihat ibunya yang berusaha mengilangkan  noda yang ada di bajunya “ kenapa gak di batu bersiin” ujar adriana pada adelia


“ mau aku bantu” ujar adelia sambil menggangkat kedua tanggannya yang kotor


Adriana berdecik setelah melihat kedua tangan adelia kemudian dia pergi , adelia melanjutkan kegiatannya yang sempat tertunda


>>>>


Adriana menyuruh adelia untuk merias diri karna keluarga sahabat ibunya akan segera datang, adelia hanya mengoleskan lipstik warna senada dengan bibirnya dan menggunakan eyeliner tipis untuk mempertajam tatapan matanya , dia tidak menggunakan bedak atau alat rias lainnya , wajahnya yang cantik dengan kulit putih mulus tak perlu menggunakan benak dan semacamnya ,


Adelia menerima pesan dari ibunya , jika dirinya harus keluar karna tamu yang ditunggu sudah datang , setelah mengenakan gaun putih bercorak bunga warna pink yang hanya menutupi bagian lutut serta bagian lengan yang berbentuk V tanpa lengan. Dia berjalan kearah pintu , langkahnya terhenti dia melihat tongkatnya , dia berfikir sesaat.


Disisi lain adriana dan juga tamunya yang tak lain adalah luna alfarizi ibu dari Bryan alfarizi , saat ini mereka duduk di ruang tamu , berbincang  seputar bisnis dan lain lain .


Mendengar ucapan adelia bryan menoleh kearah sumber suara alangkah terkejutnya saat melihat adelia berdiri dihadapannya, sedangkan adelia tak menyadari keberadaan bryan diq melihat ke wanita cantik yang seumuran dengan ibunya itu , “ mirip sama seseorang”  gumam adelia dalam hati , entah sejak kapan adriana sudah ada disampinh adelia “ apa apa ini” bisik adriana pelan , dengan semnyum dibibirnya , “ bukankah aku sudah bilang jika aku menolak, kurasa saat ini bukan aku yang akan menolak” bisik adelia berlahan dengan senyum yang menawan ,


Prang


Gelas yang dari tadi bryan pegang jatuh dari tangannya Selama ini bryan tidak mengetahui identitas adelia , wanita yang pernah menjadi kekasihnya itu


Mendengar suara barang pecah  membuat semua mata tertuju padanya bryan , adelia melotot saat melihat sosok orang yang paling ingin dia hindari di muka bumi kini duduk di depan matanya


 


 


 


 


Bersambung


Jangan lupa like komen dan share


Komen dan like se banyak banyaknya kalau bisa 200 like agar author semangat nulisnya , dan bisa update setiap hari


makasih