married to ex-boyfriend

married to ex-boyfriend
Episode 19



Adelia berdecak kesal saat melihat bryan masuk kedalam rumahnya membawa beberapa koper, adelia hanya duduk di sofa sambil membaca majalah , sedangkan bryan berjalan menaiki anak tangga membawa kopernya .


Adelia menggeleng kepala sambil melihat bryan  “ hadeh bahkan dia tidak mengucap permisi , main nyelonong saja” gumam adelia melanjutkan membaca majalah


Mendengar ucapan adelia bryan tersenyum tipis melanjutkan langkahnya ,


Selang 30 menit bryan turun ke ruang tamu dia membawa kotak berukuran kecil , sedangkan adelia duduk sambil memakan buah apel yang sudah dia potong menjadi beberapa bagian ,


“ ini untuk mu” ujar bryan sambil memberikan kotak itu pada adelian


Mendengar ucapan bryan adelia menoleh kearahnya “ apa an?” tanya adelia sambil mengambil kotak itu dari tangan bryan “ buka saja” ujar bryan kemudian duduk di dekat adelia dan memakan potongan apel yang ada di atas meja.


Adelia membuka kotak yang diberikan bryan , matanya berbinar saat melihat isi kotak itu, namun dengan cepat dia menyembunyikan expresinya “ aku gak suka , kayak anak kecil” ujar adelia sambil mengericutkan bibirnya


“ aku gak tanya kok kamu suka apa enggak”  ujar bryan tanppa melihat adelia dia Sibuk memakan potongan apel itu “ kamu simpen aka, gak usah dipakek” tampah bryan


Kotak berukuran kecil itu berisi kalung dengan liontin berbentuk AB ditaburi beberapa berlian diatasnya , kalung itu kalung yang adelia inginkan saat mereka berpacaran dulu , dia ingin inisial namaya dan bryan dijadikan liontin bryan menanggapi keinginan adelia kekanak kanakan namun tanpa sepengetahuan adelia dia memesan pada toko perhiasan agar membuat liontin berbentuk AB yang sudah dia desain selama beberapa hari , namun saat bryan mau memeberikan kalung itu kesalah pahaman itu terjadi dan dia menyimpan benda itu selama beberapa tahun terakhir.


Adelia menaruh kotak berukuran kecil itu diasar meja “ bagai mana dengan viona jika kau menikah denganku apa kau tidak memikirkan perasaanya” tanya adelia membuka percakpan terlebih dahulu , dia baru saja menerima informasi jika viona hanyalah sekertaris bryan dan dia sudah menikah , bryan diam mendengar pertanyaan adelia  , dengan senyum yang mengembang di bibirnya adelia melanjutkan pertanyaanya “ apa kau sengaja ingin mempermain kan ku? Setelah kau menikah denganku kau akan melempar ku seperti barang bekas, walau bagai manapun aku tahu kau pasti sangat membenciku dan ingin membalas perbuatanku padamu bukan?” ujar adelia


Bryan menoleh le arah adelia melihat dengan jelas mimik wajah adelia saat mengucapkan kata kata yang keluar dari mulutnya dengan raut wajah dingin ,


“ ada lagi” kata kata itu keluar dari mulut bryan, dengan santainya sekilas senyun terukir di bibir pria tampan itu , membuat adelia menoleh kearahnya dengan raut wajah tak percaya.


“ dia hanya sekertaris ku” imbuh bryan sambil menyadarkan tubuhnya kesandaran sofa sambil memejamkan matanya , bryan berniat untuk membuat adelia mencintainya lagi dengan cara perlahan seperti  gerimis yang turun dari langit sampai tubuh yang dijatuhi tak sadar jika sudah basah kuyup, “ adel kami gak usah pusing pusing cari cara buat batalin pernikahan kita , walau bagaimanapun pernikahan itu akan tetap berlangsung”  ujar bryan


mendengar ucapan bryan adelia hanya mendengus kesal, dan memakan apel yang ada dimulutnya dengan kasar, “ bagai mana jika aku sudah tidak prawan” pertanyaan bodoh itu kluar begitu saja dari mulut adelia


bryan yang tadinya memejamkan mata mendengar ucapan adelia dia langsung membuka matanya lebar lebar, “ sabegitukah kau ingin membatalkan pernikahan kita, jelas jelas kau masih perawan , ” gumam bryan dalam hati  “ memangnya kenapa malah enak aku gak jarus ngajari” celetu bryan ,


Bersambung


Jangan lupa like komen dan share


Komen dan like se banyak banyaknya kalau bisa 200 like agar author semangat nulisnya , dan bisa update setiap hari


makasih