
Setelah kedua pihak keluarga memutuskan untuk mengadakan pernikahan adelia dan juga bryan yang akan dilakukan bulan depan karna keinginan bryan , setelah pertemuan kedua belah pikah keluarga waktu itu saat ini adelia memilih untuk tinggal terpisah dari kedua orang tuannya deengan alasan ingin menenangkan diri , adriana telah menyita paspornya agar dia tidak melarikan diri keluar negeri.
Dirumah berukuran sedan dengang 3 tingkat , jika dari luar rumah itu hanya akan terlihat 2 lantai , adelia mendesain sendiri rumah yang dia tinggali saat ini, dia memilih untuk membuat ruang bawah tanah , bahkan kedua orang tuanya tidak mengetahui jika rumahnya memiliki ruang bawah tanah , dia membuat pintu ruang bawah tanah itu tepat didalam kamarnya dan tidak akan ada orang yang akan menyadari keberadaan pintu itu.
Saat ini adelia ada di ruang bawah tanah ada beberapa monitor dan beberapa peralatan medis lengkap seperti rumah sakit besar yang ada dibeberapa negara maju, selama divamerica adelia tidak hanya berobat dia juga melanjutkan studinya di universitas ternama di america dia mengambil jurusan kedokteran , dan saat ini dia sidah mempunyai sertifikat Doktor .
Adelia menyetel alat atau kapsul berukuran seperti kulkas dengan panjang 2 m dan lebar kurang lebih 1m , dia menyetel dalam mode otomatis jika sewaktu waktu dia menggunakan kapsul itu dia tidak perlu repot repot memencet beberapa tombol yang ada di samping kapsul itu , setelah selesai menyetel kapsul itu adelia berjalan dan membuka kapsul berukuran besar itu dia masuk kedalamnya dan memasang beberapa benda seperti kabel itu ke bagian bagian tertentu dari tubuhnya , adelia hanya menggunakan clana pendek dan tentop agar memudahkan dirinya untuk memasan saluran mesin
>>>>
Bryan baru saja memarkirkan mobilnya dihalaman rumah adelia , disisi lain alex baru saja bangun tidur dia duduk di ruang tamu , sedangkan adriana adriana ada didalam kamarnya bersiap mau pergi ,
Ting tong
Suara bel berbunyi , alex menoleh ke sekeliling dia tidak melihat pembantu yang bekerja dirumah itu ,
Ting tong
“ sabar napa” gumam alex berjalan membukakan pintu , alex melihat laki laki yang membelakanginya , “ cari siapa?” ujar alex
Mendengar suara alex bryan berbalik badan dia terkejut saat melihat alex yang membuka pintu untuknya apa lagi penampikannya yang acak acakan has orang bangun tidur.
“ kamu, kenapa ada disini ” ucap bryan sambil menunjuk ke muka alex
Mendengar ucapan alex bryan melihat jam tangannya kemudian melihat jam hp nya, setelah itu bryan menggeleng pasalnya orang dihadapannya saat ini adalah orang yang tidak bisa membedakan pagi dan siang
Bersambung
Jangan lupa like komen dan share
Komen dan like se banyak banyaknya kalau bisa 200 like agar author semangat nulisnya , dan bisa update setiap hari
makasih