love romance

love romance
eps. 9



Ketika Oblonskii bertanya kepada Levin ada urusan apa sebetulnya ia


datang, wajab Levin memerah dan ia marah pada diri sendiri bahwa


wajahnya memerab, sebab ia tak bisa menjawab: "Aku datang untuk


melamar iparmu,'' padahal ia datang melulu untuk keperluan itu.


Keluarga Levin dan keluarga Shcberbatskii adalah keluarga bangsa-


wan lama Moskwa, dan mereka senantiasa berhubungan akrab dan


bersababat. Hubungan itu lebib erat lagi ketika Levin jadi mahasiswa.


Bersama Pangeran Muda Shcherbatskii, saudara laki-laki Dollydan Kitty,


ia mempersiapkan diri dan masuk universitas. Waktu itu Levin sering


berkunjung ke rumah Shcherbatskii, dan ia jatuh cinta kepada keluarga


Shcherbatskii. Betapapun anehnya, Konstantin Levin memang jatuh


cinta kepada rumah, keluarga, dan terutama kepada para perempuan di


keluarga itu. Levin sendiri tidak ingat ibunya, sedangkan satu-satunya


saudara perempuan yang dimilikinya Jebih tua ketimbang dia, dan baru


di rumah keluarga Shcherbatskii itulah ia pertamakali menemukan


Jingkungan rumahtangga bangsawan Jama yang berpendidikan dan tulus,


Jingkungan yang tak dikenalnya karena ayah-ibunya sudah meninggal.


Seluruh anggota keluarga itu, terutama para perempuannya, tampak


baginya seolah terselubung semacam tirai puitis yang penuh rahasia. Ia


bukan hanya tidak melihat kekurangan dalam diri mereka, tapi juga


dalam tirai puitis yang menyelubungi mereka itu, ia bisa membayangkan


adanya perasaan paling luhur dan segala macam keutamaan. Buat apa


ketiga nona itu selang satu bari mesti berbicara bahasa Prancis dan


Inggris; buat apa pada jam-jam tertentu mereka bergantian main piano,


dan suaranya sampai didengar saudara laki-lakinya di tingkat atas,


tempat para mahasiswa itu belajar; buat apa guru sastra Francis, musik,


lukis, dan tari datang; buat apa pada jam-jam tertentu ketiga nona itu bersama M-lle Linon berkereta ke boulevard Tverskii mengenakan


mantel bulu berlapis kain satin-Dolly mengenakan yang panjang,


Natalie yang setengah panjang, dan Kitty yang pendek sekali, sampai


kedua kakinya yang lincah dan berkaos merah terlekap ketat bisa dilihat


semua orang. Buat apa mereka, diantar seorang pesuruh, dengan topi


berkokarda emas pergi ke boulevard Tverskii-semua itu, dan masih


banyak lagi lainnya yang ada dalam dunia mereka yang penuh rahasia,


tak bisa dimengerti, tapi Levin tahu bahwa semua yang berlangsung


dalam dunia mereka itu indah belaka, dan ia jatuh cinta justru kepada


Selama jadi mahasiswa, hampir saja ia jatuh cinta kepada yang


paling tua, Dolly, tapi gadis itu ternyata segera dikawinkan dengan


Oblonskii. Kemudian ia mulai jatuh cinta kepada yang kedua. Ia seolah


merasa bahwa dirinya harus jatuh cinta kepada salah seorang dari


ketiga bersaudara itu, hanya saja ia tak mampu memilih yang mana.


Tapi Natalie yang baru saja tampil di kalangan bangsawan lantas kawin


dengan seorang diplomat dari Lvov. Kitty masih kanak-kanak ketika


Levin keluar dari universitas. Shcherbatskii muda masuk Angkatan


Laut, tapi ia tenggelam di Laut Baltik, dan kunjungan Levin ke keluarga


Shcherbatskii pun jadi lebih jarang, walaupun ia bersahabat dengan


Oblonskii. Tapi ketika awal musim dingin tahun itu Levin datang ke


Moskwa sesudah setahun tinggal di desa, dan mengunjungi keluarga


Shcherbatskii, mengertilah ia kepada siapa di antara ketiga gadis itu ia


ditakdirkan jatuh cinta.


Bagi Levin, sebagai orang yang berasal dari keluarga baik-bai.k,


yang lebih tepat dikatakan kaya daripada miskin, dan usianya sudah


tigapuluh dua tahun, tak ada yang lebih sederhana daripada melamar


putri Shcherbatskii itu. Dilihat dari sudut manapun, kiranya ia bakal


diakui sebagai jodoh yang bai.k. Tapi Levin adalah orang yang sedang


jatuh cinta. Karena itu ia merasa bahwa Kitty adalah orang yang serba


sempurna dan makhluk yang lebih mulia ketimbang semua yang bersifat


duniawi, sedangkan ia sendiri adalah makhluk dunia yang demikian hina,


sehingga tak mungkin orang lain atau gadis itu sendiri menganggap dia


pantas jadi jodohnya.


Sesudah dua bulan berada di Moskwa dalam keadaan putusasa


seperti itu, dan hampir tiap hari bertemu dengan Kitty, di tengah-tengah


kalangan bangsawan yang sering didatanginya agar bisa bertemu dengan


gadis itu, sekonyong-konyong Levin menyimpulkan bahwa cintanya.


.


.


.


.


makasih banyak telah membaca jangan lupa tekan tombol like ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š