LOVE IN BUSAN

LOVE IN BUSAN
KELULUSAN WISUDA



sudah hampir satu tahun kejadian elma terjadi sudah satu tahun lebih Ina pergi tak kunjung kabar yang kami dapat, hari kelulusan kamipun tiba masa masa dimana pertama kali kami menginjak Korea menjadi mahasiswa pertukaran dan lulus di negara orang lain, tak terasa setiap detik , menit , jam , bulan , bahkan hampir setahun fase dimana duka, tawa, canda dan haru menjadi satu saat ini..


"satu...dua...tiga...!"lempar topi nyaaa selamat atas kelulusan kalian, semoga kalian menjadi mahasiswa yang mendapat pekerjaan terbaik dalam dariku prof SEO joon dan juga asdos min hoo..


semua mahasiswa bertepuk tangan, semua merayakan kelulusan dengan sangat bahagia..


"aku ada kejutan untukmu di asrama!"ucap Tae kepada Dinar..


"kejutan? apakah itu?!"tanya Dinar kembali ...


"kejutan dong sayang, kalau di beri tahu bukan kejutan tapi penantian !!!""aiisss kau ini!"ucap Tae ..


"baiklah akan ku tunggu!"jawab Dinar dan tersenyum..


"ahhh selamat untuk kalian berdua!"teriakku kepada Dinar dan Tae..


"ah Tria hubby kalian juga selamat ya!"jawab Dinar saat itu...


"dimana yang lain?" Tanya hubby kepada Tae..


"haiii kami disini, hubby ini untuk anak nuna yang baru saja lahir, aku dengar laki laki ya?"Tanya kookie Dan juga Kim..


"ah sangat lucu seperti pamannya!!"seru ku dan memeluk hubby..


"ah sayang aku tidak lucu hanya saja selalu membuat orang perlahan jatuh cinta!"jawab hubby Dan mencium keningku..


"jangan dong, nanti kau pergi lagi!'"sahutku jengkel..


semua tertawa , dan ingin membantu Tae untuk mempersiapkan sesuatu saat di asrama nanti..


"baik ayo kita pulang, Dinar kau pulang bareng aku dan juga ayu!"...ucap ku kepada Dinar..


"eh Jimin istrimu mana?!"tanya Tae kepada Jimin..


"tadi di sini, di sampingku ya astaga masa lagi dan lagi sih?!'teriak Jimin dan berlari ke kantin..


"lagi? maksudnya?!"tanyaku heran..


"kata Jimin ayu bertingkah aneh, sangat aneh akhir akhir ini ayu lebih suka memandang dapur dan melihat orang masak tidak perduli sedang masak atau tidak tapi dia lebih senang di dapur!"jelas Tae yang sering menjadi teman curhat Jimin..


"ah ayu? seorang ayu menyukai dapur? sangat tidak mungkin!"ucap Dinar dan tertawa bersamaku..


"ayok kita tunggu Jimin di parkiran , tapi bentar aku antarkan kado kalian untuk nuna dan ku berikan dulu kepada hyungku!"jelas hubby Dan berlalu pergi ..


semua berjalan ke arah parkiran , tapi sementara aku dan Dinar menunggu Jimin dan ayu serta hubby di parkiran yang lain pergi terlebih dahulu karena acara kami bukan di gedung kampus jadi agak jauh dari asrama..


"ah ayu kau darimana saja suamimu mencarimu kasian Jimin kelelahan, ini itu kelulusan kita!"ucapku..


"aku haus Tria, maunya es terus entahlah akhir akhir ini aku sangat cepat lelah sekali!"jelas ayu dan bersandar di samping mobil..


"duduklah duluan di dalam bersama yang lain, aku yang akan menunggu hubby di luar!"pintaku kepada yang lain..


Jimin menyalakan mobilnya tapi tak lama hubby muncul bersama Selvi..


"ahh Tria selamat, aku ingin datang ke kejutan Tae di ajak dewina..!"ujar Selvi..


"ahh boleh boleh semakin ramai!"jawabku dengan senang..


( author lupa jelasin, semenjak kepergian elma Tria dan Selvi menjadi sangat akrab pada saat itu, hingga sudah seperti berteman sangat lama)


akhirnya aku dan yang lain menyusul untuk kembali ke asrama dan membuat kejutan untuk Dinar, sebenarnya kejutan ini sudah di rancang oleh Tae melamar dinar adalah cita cita Tae setelah lulus perkuliahan.


"sayang aku mau kue beras berhenti dulu!"ucap ayu kepada suaminya yang sedang menyetir..


"lagi? kau sudah makan kue beras tadi malam sampai 10 kaleng!"jawab Jimin..


"tapi aku mau!!"ujar ayu kembali dengan wajah melasnya..


"ah iya iya jangan tunjukkan wajah mu seperti itu, aku tidak bisa menolaknya seperti itu!"sahut Jimin..


"hehehe terima kasih sayang!"jawab ayu memeluk dari belakang kursi..


"sebentar nanti di depan toko kue beras ada apotik aku mau mampir!"ucapku merasa curiga kepada ayu karena yang aku tau ayu tidak pernah makan terlalu banyak apalagi suka dengan minuman dingin terlalu sering..


"apa kau sakit sayang?"tanya hubby..


"ah tidak sayang, ada yang mau aku beli kalau sudah ku beli nanti akan ku jelaskan kalau hasilnya bagus!"jawabku..


akhirnya mobil pun yang di kendarai oleh Jimin berhenti di depan toko kue beras..


"hmm Selvi bisakah kau menemaniku ke dalam apotik??"tanyaku..


"ah bisa Tria, ayok cepatlah!!"ujar Selvi bersemangat..


aku dan Selvi menyebrang ke toko sebrang untuk membeli benda agar kecurigaan ku kepada ayu tidak salah semoga hasilnya baik itu yang saat ini ku harapkan..


"ini kue berasmu, apa kau puas?"tanya Jimin yang sedikit kesal kepada istri, entah tersambar jin mana ayu seperti orang kelaparan selalu meminta makan dan kue beras..


"apa kau tidak takut gemuk?"tanya Dinar kembali..


"aku? entahlah Dinar akhir akhir aku sangat lapar sekali lalu tenggorokanku cepat sekali kering dan haus tapi inginnya air es terus,,belum lagi tengah malam ingin ini itu!"jawab ayu..


"tidak apa kalau kau tetap sehat sayang, tapi kalau kau minta jam 2 malam aku juga butuh tidur kau ini!"keluh Jimin hingga membuat hubby tertawa..


"hai maaf nunggu lama, ayok segera jalan Tae sudah menelponku daritadi!"ucapku kepada Jimin..


"ah maafkan istriku Dinar, pasti Tae sedang murka!"sahut Jimin kembali..


"tidak apa Jimin, ayu sedang lapar. nanti aku yang jelaskan ke Tae!"ucap dinar..


akhirnya mobil bergerak ke arah asrama selama perjalanan kami hanya memandang ayu yang tengah sibuk dengan kue berasnya dan minuman dinginnya, tak ada tawaran apapun kepada kami hanya senyum malu yang dirinya tunjukkan..


**


tak lama terparkir lah mobil kami di parkiran asrama, semua perlahan turun..


"sayang aku kenyang, ngantuk mau tidur!"seru ayu yang memegang perutnya..


"ya tuhan istriku maafkan lah dia!"sahut Jimin..


"ah baiklah Tria!"jawab Dinar dan berjalan maju..


sementara aku dan yang lain mengikuti Dinar dari arah belakang..


"mengapa asrama jadi gelap seperti ini!"ucap Dinar dalam hatinya..


Dinar terus mengikuti langkah demi langkah tiba tiba ada tanda panah di depannya lalu ada surat disana..


\=\=> apa kau takut sayang? Tae..


lalu Dinar membuka panah selanjutnya..


\=\=> ikutilah panah yang telah aku siapkan hati hati..


Dinar pun mengikuti tiap anak panah yang di beri petunjuk oleh Tae, jalan terhenti melihat ada sebuah meja kecil dan tertata boneka beruang sepasang sedang duduk menikmati makan malam mereka, lalu ada tanda panah lagi di antara boneka beruang tersebut..


\=\=> bukankah indah seperti kita berdua? apa kau ingin seperti mereka?


\=\=> mari berjalan sampai ruang asrama


petunjuk berakhir dan dinar mengarah di ruang asrama di bukanya pintu asrama perlahan lahan ketika dia hendak masuk..


"tunggu gunakan mahkota ini"!ucapku dari arah belakang..


"untuk apa? tidak seperti anak kecil saja!"gerutu Dinar..


"pakai saja sudah Dinar cepat aku mengantuk!"sahut ayu kembali..


"iya iya baiklah kemarikan mahkotanya!"ujar dinar..


dinar pun berjalan memasuki ruangan, hanya ada cahaya lilin disana dan seseorang di ujung sedang memegang gitarnya..tiba tiba perlahan lampu menyala tapi redup sehingga hanya wajah Tae lah yang terlihat saat itu..


Tae bersenandung lagu, lagu romantis untuk melamar Dinar .. Dinar hanya terdiam dan melihat sekeliling ternyata sahabatnya berada tepat bersama dirinya dan menyaksikan apa yang dilakukan Tae..tiba tiba Tae berhenti bernyanyi lalu berjalan mendekati Dinar..


"hai apa kau ingat janjiku? aku ingin melamarmu di saat kita lulus terima kasih telah menunggu selama satu tahun ini, aku ingin duniaku , hidupku, jalanku hanya ada dirimu dan diriku..dinar maukah kau menjadi ibu dari anak anakku?"maukah kau berjalan sampai tua bersamaku bahkan sampai kita berdampingan di sisi pemakaman nanti?"Tae berlutut dan memberikan cincin kepada Dinar..


"ah sayang aku terharu ini sangat sangat indah, kau membuatku tidak bisa berkata apa apa!"ucap Dinar menangis lalu memeluk Tae!!"aku mau , aku mau menjalani hari hariku bersama dirimu selamanya,!"ucap Dinar kembali..


"ah serius?? yesssss!!!"ucap Tae..


"uuuwwweeeeeekkkkk .... uuuuwwweeekkkk!"ayu berlari ke arah dapur membuat semua panik melihat dirinya..


"sayang kau kenapa? apa kau sakit? kau selalu seperti ini kalo sudah menjelang siang!!"ujar Jimin mengurut belakang kepala ayu..


"sayang aku pusing mual sekali seperti bau bau disini!"jawab ayu yang memuntahkan kembali kue beras yang baru saja di habiskan nya..


"Jimin apa ayu seperti ini setiap hari di jam yang sama?!"tanyaku kepada Jimin..


"iya Tria, akhir akhir ini selalu seperti ini!"jawab Jimin..


"ayu gunakan ini, ayok ke kamar mandi akan ku bantu kau menggunakannya!"ajakku kepada ayu..


"darimana kau paham alat alat ini?"tanya Jimin..


"walau aku seorang psikolog tapi aku bekerja dengan para dokter kandungan, cepatlah biar ketauan hasilnya segera!"jelasku kepada Jimin..


aku dan ayu pun masuk kedalam kamar mandi, seketika suasana menjadi tegang, karena menantikan kabar baik dari hasil ayu ini..


"bagaimana cara menggunakannya? aku tidak tahu!"ucap ayu..


"kau buang air kecil dulu di wadah ini, cepatlah!"ujarku..


"baik,, baik sebentar ya!!"sahut ayu dan segera membuang air kecil di wadah tersebut..


lalu aku memasukkan tespack tersebut kedalam wadah tersebut..


"mari kita tunggu hasilnya!"ujarku kepada ayu..


"aku deg degn Tria, kau kan tau haid ku tidak lancar jadi aku mana tau dan memikirkan ini!"ucap ayu menjelaskan..


"ah sudah ini hasilnya!"tunjukku kepada ayu..


"Tria ?? apakah ini nyata???"tanya ayu...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


(+) positif kah?? atau (-) negatif kah ayu??