
acara yang semakin sore membuat badanku semakin terasa lelah saat ini, aku ingin sekali bertanya kepada yoongi untuk mengetahui semuanya..
"Dinar , dewina dimana yoongi?"tanyaku kepada mereka yang sibuk Menganti baju..
"ada bersama yang lain di depan, ada apa??"tanya Dinar..
"apa kau tau tentang Jimin pernah memukul hubby?"tanyaku kembali..
"aku? aku tidak tau, Tae tidak pernah bercerita masalah itu!"ucap Dinar kembali..
"iya kau benar, Jimin pernah memukul hubby saat mereka pulang dari kampus, siapa yang bercerita kepadamu?"tanya dewina kembali..
"hubby sendiri yang menjelaskannya, ada apa? mengapa mereka tidak bercerita kepadaku?"tanyaku kembali..
"bukan tidak mau bercerita, tapi mereka menyembunyikan semuanya dari kenyataan karena Jimin lah yang paling sakit hati saat kau di lukai oleh sahabatnya sendiri!"jelas dewina..
"tapi ini bisa di bicarakan baik baik,tidak harus menghakimi hubby seperti itu.!"jawabku dan terduduk lemas di sofa rias..
"jangan sekarang , nanti mereka akan ke asrama mari kita bicarakan di asrama.!"ujar dinar...
"baiklah ayok kita keluar, jangan membahas apapun sekarang ini pernikah ayu dan jangan mengacaukannya !!"ucap dewina dan berlalu pergi..
"ayok sayang, kita menyusul yang lainnya!"ajak Dinar..
aku hanya mengikuti langkah Dinar, kepalaku masih penuh dengan pertanyaan. begitu banyak teka teki yang harus dipecahkan, dari penjelasan hubby mengapa dia menjauh dan mengapa ada jarak di antara semua pria ini!!"ya tuhan kepalaku semakin berat..
"hhhmmm Dinar aku disini saja, aku pusing nanti kalo sudah mendingan aku akan menyusul!"ucapku kepada Dinar..
"baiklah , aku akan suruh pelayan membawakan mu air hangat okay!"seru Dinar dan berlalu pergi meninggalkanku sendiri..
Dinar pun pergi untuk bergabung dengan yang lainnya di aula tengah, tiba tiba pintu terbuka oleh seseorang yang datang menghantarkan air hangat untukku..
"permisi nona tadi teman anda meminta saya membawakan obat pusing dan air hangat!"seru pelayan yang menghampiri ku..
"taruh saja di meja, nanti akan ku minum dan terima kasih!"ucapku tersenyum kepada pelayan tersebut..
pelayan itu pun pergi, tak lama seseorang kembali masuk ke dalam ruangan tersebut..
"aku ingin istirahat keluar lah!"ucapku seraya bangun dan melihat siapa yang datang..
"mengapa? apa aku tidak boleh melihatmu? apa kau sudah lupa siapa yang paling hafal fisikmu ?!"ujar yoongi dan duduk di sampingku..
"ah maafkan aku, aku hanya pusing dan ingin rebahan. banyak orang dimana mana!!"jawabku dengan wajah tak enak hati..
"kau kenapa? tadi kau baik baik saja, ini pernikahan sahabatmu.."ku lihat semenjak kau bicara dengan hubby, kau menjadi berubah!!"mengapa?"tanya yoongi yang sangat penasaran..
"yoongi kau tau aku masih mencintai hubby, Aku ingin dia kembali padaku tapi aku belum tau caranya kembali karena ada yang masih harus ku selesaikan!"jawabku dan memegang tangan yoongi..
tiba tiba yoongi memeluk tubuhku dengan erat seraya berkata!""kau tau Tria, ketika cinta sudah tergores karena ada luka yang cukup dalam maka akan sulit untuk menyembuhkannya bahkan kita akan butuh waktu yang lama, tetapi dirimu masih mengharapkan seseorang yang sudah melupakanmu!!"jelas yoongi perlahan pelukannya agak sedikit renggang..
"yoongi aku harap kau hanya menganggapku sebagai sahabat bukan berharap untuk lebih!!"jelasku dan berlalu pergi meninggalkan yoongi..
tiba tiba langkahku terhenti karena sesuatu yang menarik tanganku, ada apa? aku ingin sekali menangis di situasi saat ini.. badanku tertarik oleh kekuatan yoongi yang memaksaku jatuh di dalam dekapannya ..
"jangan pergi, biar aku yang pergi. kau tau aku hanya mencintai ruang hatimu yang kosong, mungkin aku tidak akan bisa masuk selamanya tapi cobalah perlahan membuka hati untuk yang lain!!"ujar yoongi..
"lepaskan aku , atau kau akan kehilangan untuk kedua kalinya!"ucapku..
yoongi pun melepaskan pelukannya dari pangkuannya, dan mendirikan tubuhku di sampingnya kami saling beradu pandang..
"percayalah kau akan menemukan sosok pengganti elma dan kemudian kalian akan hidup bahagia selamanya, maaf tapi sepertinya aku lebih nyaman seperti ini bersamamu sebagai sahabat dan oppaku saja..!!"aku berlalu pergi meninggalkan yoongi dan membungkuk diriku terlebih dahulu..
entah apa yang di pikirkan yoongi tapi kurasa nyaman yang dia ciptakan terhadapku membuat dirinya salah paham kepada diriku saat ini..
akhirnya acarapun sampai pada puncaknya, ayu dan Jimin pun berpamitan pulang selesai acara dan mereka berjanji akan bertemu kami besok di asrama..
aku dan wanita yang lain pulang dengan di antar para pria, aku tetap satu mobil dengan yoongi walau sedikit canggung tapi aku tak ingin yang lain tau apa obrolan kami saat itu di ruang ganti..
*Jimin dan ayu*
"sayang lelah sekali aku!"keluh ayu yang merebahkan dirinya di kasur yang sudah di hiasi oleh petugas hotel untuk malam pertama mereka..
"ah bersihkan dulu badanmu, mari ku bantu kau bukakan bajumu. ayok kita mandi bersama!""ajak jimin..
"ahh tidak tidak, aku mandi sendiri saja tapi tolong bukakan kancing di belakang bajuku, aku agak sedikit kesulitan!"sahut ayu kembali..
Jimin pun membantu ayu membukakan kancing, tanpa sadar Jimin tak sengaja terlalu membuka kancing baju ayu hingga baju ayu jatuh kebawah, lekukan tubuh ayu yang mulus pun terlihat oleh dirinya, Jimin sesegera mungkin menahan dirinya tapi dia tak sanggup untuk menahan dirinya, ayu yang mematung hanya bisa menikmati kecupan tiap kecupan dari bibir jimin di tubuhnya...
ayu pun di gendong ke arah kasur dan di letakkan secara perlahan oleh Jimin, akhirnya Jimin pun melancarkan aksinya dengan dengan menghujani ayu ciuman yang membuat ayu meremas punggung suaminya tersebut."
"sayang , apa kau takut?"tanya Jimin berbisik di kuping ayu..
mereka memang sudah lama berpacaran tapi ini hal yang baru pertama kali mereka lakukan bersama..
"pelan pelan saja, sakit tidak?"ucap ayu yang malu malu dan merasakan tubuhnya agak sedikit panas karena tindihan tubuh Jimin..
"aku akan pelan pelan saja, kau nikmati saja okay!"ucap Jimin..
"sayang pelan pelan , ahh ini terlalu sa..sakit!"ucap ayu.
"ah maaf sayang , ini sangat sangat nikmat..!"ujar Jimin..
akhirnya mereka pun larut dalam cumbu asmara mereka malam itu, malam pertama yang sangat di tunggu para pengantin termaksud Jimin dan ayu malam ini..
selang beberapa jam pun Jimin dan ayu sampai di puncak kelelahan mereka, tubuh mereka pun hanya di selimuti kain dan tidak menggunakan sehelai benang pun.. ayu tertidur dengan pulas di pelukan suaminya, jiminpun memandang wanita yang telah dirinya nikahi..
"apa aku telah melakukan kebaikan di kehidupan sebelumnya? sampai aku mendapatkan wanita sebaik dirimu dalam hidupku!!"bisik Jimin mengecup pipi istrinya dan tertidur pulas..
*asrama*
"terima kasih sudah mengantarku, apa kau ingin mampir seperti yang lainnya?!"tanyaku kepada yoongi..
"tidak terima kasih, dan maaf untuk hari ini Tria!"jawab yoongi memegang tanganku..
"tidak apa apa, kau hanya terbiasa bersama elma lalu kau merasa kesepian..!"ujarku dan turun dari mobil.
tiba tiba yoongi turun dari mobil ..
"Tria , apa aku masih boleh bertemu dengamu dan yang lainnya?"tanya yoongi sebelum melanjutkan pulangnya..
"boleh yoongi sangat boleh, sampai bertemu besok!!"ucapku dan pergi meninggalkan yoongi..
mobil yoongi pun perlahan hilang dari arah pandangan ku..ponselku berbunyi nada pesan masuk..
someone : apa kau merindukan diriku?
Tria : sangat , apa kau sudah tiba di rumah?
someone : sudah, tapi aku masih ingin bersamamu..
Tria : datang lah kemari , asrama selalu terbuka untukmu..
aku berjalan menyusuri koridor asrama dengan senyum yang mungkin tanpa sadar pernah hilang di dalam diriku setelah beberapa bulan lalu..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
+bentar ya si ayu Ama Jimin malam pertama ganas , gimana si Minho sama si Mira ya hahaha..
hmm Kira kira siapa yang pesan pesanan sama Tria??