LOVE IN BUSAN

LOVE IN BUSAN
SAKIT HATI



pagi di asrama yang kacau membuat semua bingung menghadapi ka Minho saat itu, dia hanya melamun tatapannya kosong tidak ingin apa apa. aku hanya bisa memandang apa yang terjadi pada ka Minho, seperti baru kemarin menyaksikan senyum perkenalannya dengan Ina di bandara tapi sekarang hanya ada tangis di wajahnya.


"Hyung ayo kita pulang, akan aku antar bersama ayu!"ucap Jimin..


Minho hanya berjalan keluar pintu ruangan dan berpapasan dengan hubby tapi Minho tidak menegurnya, hubby mulai bingung saat itu..


"ada apa sayang?"Tanya hubby heran.


"nanti aku ceritakan di jalan, aku akan siap siap terlebih dahulu!"ucapku..


"apa kau mengajak adel?"Tanya hubby kembali..


"ah tidak Adel ada janji dengan Kim saat ini, mereka ingin pergi berdua tapi entah kemana!"jawabku seraya mengambil tas dari kamarku..


"kakak nanti aku menyusul kerumah oppa ya sama Kim!"teriak Adel dari balik pintu toilet..


"iya sayang, dewina aku titip Adel . apa kau akan keluar dengan namjoon hari ini?!"tanyaku kepada dewina.


"ah iya Tria, sepertinya tidak aku akan bersama namjoon di asrama tapi tidak tau dengan Dinar dan elma..!"ucap dewina melirik ke Dinar dan elma


"aku akan disini dan mengabari Tae juga yoongi!"sahut Dinar..


"baiklah aku titip elma ya Dinar!"ujarku seraya berlalu dengan hubby pergi..


"ada apa ini sebenarnya ya tuhan!"tanya dewina kembali, apa ina tidak memberitahu kalian sebelumnya?"dewina melanjutkan pertanyaannya..


"entahlah karena Ina diam saja, entah dari kapan dia menjadi tertutup seperti ini.!"jawab Dinar..


"elma kau makanlah!"dewina menyodorkan roti buatan Tria tadi pagi..


"aku mau tidur, biarkan aku istirahat!"ucap elma dan berlalu pergi begtu saja..


"biarkan dia dulu Dinar, jangan mengikutinya. dia hanya ingin sendiri!"ujar dewina menahan tubuhku yang hendak mengikuti elma saat itu..


"loh kok sepi? ka Tria sudah berangkat kah??!"tanya Adel yang baru saja selesai mandi kala itu..


"sudah sayang, pergilah berganti baju sekarang mungkin Kim akan segera datang!"jawab Dinar saat itu..


"baik kak!"seru Adel seraya berlari kecil ke arah kamar..


*sementara di mobil jimin*


"Hyung kau mau makan apa? dari pagi belum makan ini sudah mau siang?"tanya Jimin perlahan..


tidak ada respon dari Minho, Minho hanya memandang ke arah luar jendela mobil dan matanya tak berhenti mengeluarkan airmata.


saat Jimin hendak ingin berbicara , ayu dari belakang dengan cepat menahan tangan Jimin memberi kode agar dia tak berkata lagi atau bertanya apapun pada Minho..


"hyung ayok turun sudah sampai rumah!"ucap Jimin kepada kakaknya tersebut..


"Jimin ? apa Ina akan kembali saat tiba waktunya kami menikah?""tanya Minho tanpa menoleh sedikitpun ke arah jimin, matanya tetap fokus menatap arah luar jendela mobil yang sudah terparkir di halaman luas rumah mereka..


"belum tau Hyung, nanti aku dan ayu akan menanyakannya!"jawab Jimin berharap jawabannya akan membuat hyungnya kembali semangat.


Minho pun keluar dari mobil tanpa berbicara sepatah kata pun , dia berjalan ke arah kamar menaiki tangga dan masuk mengunci dirinya di kamar.


"sayang kita batalkan saja beli ponselnya, kita disini dulu ayah dan ibunya juga tidak di rumah. aku khawatir nanti oppa Minho akan merasa kesepian!"ucap ayu yang mengelus dada kekasihnya yang sedang merasa sedih melihat kakak laki lakinya itu..


"ada apa sebenarnya yu, mengapa Ina seperti ini kepada Hyung? dia tidak pernah merasakan sakit hati, dia baru mencintai seseorang seperti ini!"ujar Jimin dan tanpa sadar ada butiran airmata yang jatuh di ujung matanya..


"sabar sayang, kemarilah aku tidak bisa berbuat apa apa. karena memang Ina sendiri saja tidak pernah bercerita kepadaku dan yang lainnya!"jelas ayu yang seraya memeluk Jimin dengan erat, mengisyaratkan semua akan baik baik saja..


*perjalanan menuju rumah hubby*


"ada apa sayang? kenapa kau gelisah seperti itu?"Tanya hubby membuka suara karena melihatku yang sibuk mengigit kuku yang tak henti henti..


"sayang telponlah yoongi , suruh ke asrama sekarang aku khawatir dengan elma, cepatlah !"jawabku..


"iya sebentar akan ku telpon yoongi untukmu!"sahut hubby ..


hubby sibuk mencari nama yoongi di daftar panggil ponselnya, di pasangnya earphone di kupingnya agar tak menganggu saat dia menyetir..tak lama yoongi mengangkat telponnya, hubby pun menuruti perintah Tria saat itu..pembincaraan antara hubby Dan yoongi pun berakhir dengan cepat saat itu..


"sayang, aku khawatir dengan oppa Minho!"sahutku kembali tanpa menoleh kan wajahku dari pandangan jendela mobil..


"kemarikan tanganmu, kau jelaskan padaku ada apa sebenarnya? kita akan cari jalan keluarnya sama sama okay!"jawab hubby mencium punggung tanganku..


"aku juga tidak tau harus menjelaskan apa kepadamu dan darimana aku akan menjelaskannya!"ujarku yang kemudian menunduk..


"ceritalah pelan pelan masalah tadi pagi!"ucap hubby yang penasaran akan raut wajah Hyung Minho ketika dia berpapasan di pintu asrama ..


"Ina pergi tanpa memberitahu kami semua, dan dia meninggalkan surat seperti nya dari kata kata suratnya dia tak kembali. berkali kali oppa Minho menelpon tapi tak ada sambungan, sama dengan nomor yang aku punya juga.!"jawabku kepada hubby..


"bukannya Ina bilang pulang ke Indonesia? untuk mengurus surat surat? "Tanya hubby kembali..


"iya, awalnya seperti itu dan kami niat mau mengantarnya ke bandara. tapi dia malah memesan taksi online duluan, nah pas dia sudah berangkat ada sepucuk surat berisikan pamitan dari dirinya, lalu kami periksa barang barangnya sudah tidak ada!"jelasku kembali..


"begini saja kalau memang dugaanmu benar, mari tanya kepada nuna ku. mungkin dia tau masalah ini!"ucap hubby..


"Mana dia tau sayang, memangnya eonnie tau darimana masalah Ina?"jawabku yang sedikit agak kesal dengan jawaban hubby barusan..


"bukan sayang, nuna memang tidak tau, tapi kan nuna pasti tau kemana mahasiswa yang kembali lagi dan tidak pada semester berikutnya !" jelas hubby kembali..


"oh iya kau benar, ahh aku tidak terpikir kesana sayang!"ujarku yang kemudian seperti mendapat sedikit pencerahan dari obrolan kami berdua..


"pasti sakit sekali hati Hyung Minho ya!"Tanya hubby, kau jangan sampe meninggalkan diriku seperti itu!"seru hubby kembali..


"aku tidak bisa mengantung kan orang dengan hubungan tidak pasti, tapi aku sering merasa di gantungkan tentang hubungan termaksud dengan dirimu..!"ketusku pada hubby..


"heyy kapan? aku yang mengejarmu berarti kau yang menggantungkan ku!"huh ""sorak hubby kepada diriku..


aku hanya tersenyum melihat dirinya yang tak ingin mengalah dengan kata kataku..pikiranku memang sudah terbagi bagi tapi mau gimana aku harus fokus dengan pernikahan kakaknya hubby saat ini..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.author jadi baper gini ya 🥺🥺🥺