
"aku ??" apa itu tidak salah oppa!"tanya Adel kembali..
"tidak, aku menyukaimu . tapi aku akan jujur kepadamu!"sebelum aku menyukaimu, aku terlebih dulu menyukai kakakmu. tapi aku belum pernah mengungkapkannya hanya sebuah rencana besar, tapi ternyata kakakmu dan hubby saling mencintai jadi aku mundur..!"jelas Kim kepada Adel.
"berarti aku pelarian oppa?"sahut Adel..
"tidak , tidak bukan begitu Adel. kau tetaplah Adel dan aku sudah menyukaimu dari awal elma memberitahu kan fotomu, tapi ku pikir hatiku memang buat Tria. ternyata tidak, dan pertama aku menatap mu di pertunangan hubby di situlah hatiku berlabuh!"jawab Kim dengan mantap..
Adel tersipu malu , bahagia pasti karena dia pun menyukai Kim saat itu. tapi ada perasaan berkecamuk dalam hatinya, Adel memikirkan bagaimana kalau Kim hanya memanfaatkannya untuk mendekati ka tria? hatinya di rundung rasa ketakutan yang mendalam.
"Adel, adellll!"teriak Kim memecahkan lamunan Adel..
"hah iya oppa hehheehhe, aku kaget!"jawab adel yang tersontak kaget akan teriakan Kim..
"kalau kau tak ingin menjawab sekarang tidak apa apa, aku akan menunggu jawaban darimu!"ucap Kim kembali..
"ahh iya oppa nanti akan ku jawab, tidak sekarang ya, ayok kita pualng. aku sudah kenyang sekali!"ajak Adel dan berlalu pergi..
Kim dan Adel pun melakukan perjalanan menuju arah rumah hubby, untuk menyusul diriku yang sedang sibuk membantu pernikahan kakaknya hubby.sesampainya di rumah hubby, adel langsung mencariku di kamar mejiwo. aku yang sedang tertawa karena sedang menceritakan masa kecil hubby pun langsung terdiam melihat expresi yang di pancarkan Adel saat datang..
"kau sudah sampai kemarilah, kakakmu sedang melihat foto masa kecil calon suaminya!"teriak mejiwo yang melayangkan tangannya melambai ke arah Adel..
Adel pun menghampiri kami berdua denga muka yang sedikit ditekuk..
"ada apa? mengapa wajahmu murung dek?"tanyaku kepada Adel .
"kau sakit sayang?"tanya mejiwo bertanya kembali ,,
"tidak kakak, tidak eonnie. aku ingin bertanya kepadamu kak!" jawab dengan jujur!"Adel pun memulai membuka suara..
aku dan prof mejiwo pun langsung saling memandang satu sama lain..
"ada apa? coba bicaralah pelan pelan !!"ucapku kembali..
"apa kau benar mencintai oppa hubby?"Tanya Adel dan membuatku memandang ke arah prof mejiwo dan kembali mengarah ke wajah Adel..
"mengapa kau tanya seperti itu?"tanyaku heran..
"jawab saja kakak, jawab !!"ujar Adel sedikit ada penekanan..
"sebentar , ini ada apa sebenarnya?" tanya mejiwo dengan hati hati ..
"jawab saja kak , cepat bisa tidak kau jawab iya atau tidak sudah itu saja!" teriak Adel ..
"heii kau ini kenapa? hah? kesambet setan luar mana Del?? bicaramu beginikah kepada kakakmu?!"sahutku yang semakin tidak mengerti apa yang di maksud Adel saat ini..
"kau bukan kakak yang ku kenal, kau munafik. kau mencintai 1 pria tapi memberi harapan kepada pria lain, hingga membuat dia harus mencari pelarian!"ujar Adel yang sedikit berteriak .
mataku terkejut dan melotot mendengar penuturan Adel, ada apa dengannya? mengapa begini?..
"hei hei kau kenapa? bicara lah pelan pelan, dan jelaskan apa maksud yang kau tanyakan itu..!"ucap mejiwo..
"kakakku mencintai oppa hubby, tapi dia juga memberikan harapan kepada oppa Kim!"jawab Adel yang murung ..
seketika kedua bola mataku melebar lalu aku dan prof mejiwo saling memandang sebentar, dan kami tertawa sangat lebar !!"
"kenapa kalian tertawa ? hah?!" tanya Adel saat itu yang bingung mengapa dirinya di tertawakan..
"Adel aku boleh bertanya?"sahut mejiwo saat itu..
"apa?"jawab Adel yang sedikit mengerutkan dahi dan bibirnya yang munggil tersebut..
"apa Kim menyatakan perasaannya kepadamu?"tanya mejiwo kembali..
"bagaimana eonnie tau?"Adel langsung tertegun saat itu..
"apa Kim menceritakan perasaannya kepadamu? sebelum Kim bertemu dengan dirimu?"tanya mejiwo kembali..
"iya itu sangat benar, tapi mengapa eonnie tau?"heran Adel dengan penuh tanda tanya..
"aku mengenal Kim bukan satu atau tiga bulan tapi sudah bertahun tahun. jika Kim sudah mengatakan perasaannya terhadap seseorang dia pasti ingin serius dengan seseorang itu!"tutur mejiwo dengan lembut dan mengusap pipi Adel..
"tapi oppa Kim bilang dirinya pernah mencintai ka tria, tapi ka Tria Dan hubby malah bersama!"ketus Adel..
aku dan mejiwo yang mendengarnya semakin tertawa dengan sangat keras..
datanglah kedua pria ini masuk ke kamar mejiwo melihat mengapa suara kami terdengar sampai ke ruang tamu bawah..
"kau menertawakan apa sayang?!" Tanya hubby Dan mendaratkan kepalanya di paha ku ..
"ada apa ini nuna sepertinya sangat seru!"ujar Kim dan duduh di antara mejiwo dan juga Adel..
"hei kau, apa kau baru saja melamar Adel?"pukul mejiwo kepada Kim yang binggung akan pertanyaan mejiwo..
"penjelasanmu seperti apa? hingga dia salah paham dengan kakaknya sendiri ! hah?!"ujar mejiwo kembali..
"aku bilang ,aku menyukainya dari awal bertemu. tapi sebelumnya aku menyukai Tria begitu!! apa aku salah jika aku jujur? kan tidak!!"ucap Kim dengan santai..
"hah?? kau menyukai Tria? kau bosan berteman denganku Kim??"Tanya hubby Dan memukul badan Kim saat itu..
"yyyaaaa kalian semua kenapa?!"teriak Kim dengan heran..
aku dan mejiwo menjadi tertawa melihat reaksi Kim saat itu..
"Adel, Kim memang menyukaiku, tapi dia tidak pernah menyatakannya karena Kim tau siapa yang aku cintai. bicaralah dari hatimu untuk Kim, kakak tau kau sangat menyukai Kim!"jelasku kepada Adel saat itu yang sedang menatapku lekat lekat..
"Adel aku mencintaimu, mari kita bersama seperti Tria Dan hubby!"Kim berbicara tapi menarik Adel kedalam pelukannya..
hahahahaah cccciiieeee, kami bertiga menggoda Kim dan juga Adel saat itu.
perlahan karena kesibukan pernikahan prof mejiwo kamipun melupakan semua keluh kesah yang terjadi saat itu..tragedi yang membuat semua orang menjadi saling menyalahkan dan saling membenci..
"sayang apa kau lapar?!"Tanya hubby kepadaku..
"sangat, apa kau sudah lapar? mari ku masakan!"ucapku yang berdiri untuk bersiap memasak..
"ah aku ikut, mari ku bantu agar aku bisa memasak juga!"ucap mejiwo..
"ahhh baiklah eonnie!"jawabku dan berlalu pergi, Adel pun mengikuti kami ke arah dapur..
*sementara di asrama*
yoongi baru saja keluar dari pintu kamar, dan segera menghampiri ke empat sahabatnya yang sedang berada di ruang makan..
"ah ayu dan Jimin sudah pergi?!"tanya yoongi..
"ah sudah barusan saja, hanya mengambil barang ganti ayu lalu pergi.!"jelas Dinar..
"makanlah, isi perutmu agar kau punya tenaga merawat elma !!"jelas namjoon
"jangan khawatir yoongi elma memang selalu seperti itu disaat memikirkan sesuatu yang membuatnya begitu terpukul saat ini..!"sahut Dinar kembali..
"sebaiknya kalian menginap di sini, Tria dan Adel bahkan ayu mungkin tidak akan pulang karena sibuk akan kewajiban mereka..!"jelas dewina kembali..
"baiklah, temani aku Joon , Tae!!"pinta yoongi yang melemah saat itu dan meminum air didepannya..
"bagaimana sekarang elma?"tanya Tae..
"demamnya sudah turun, mungkin masih harus istirahat lagi!"ucap yoongi..
semua kembali fokus kepada piring mereka masing masing..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.jadi gimana ini nasib kang minhooo 🥺🥺🥺