
acara yang melelahkan tapi semua masih seperti mimpi, ayu yang perlahan membuka matanya masih seperti mimpi terbangun di samping pria yang teramat dirinya cintai..
"apakah ini yang baru saja kita mulai? untuk menjadi pasangan sesungguhnya?"ucapnya pelan karena tak ingin membangunkan suaminya..
"kau sudah bangun sayang ?"suara Jimin mengagetkan ayu yang sedang memandang dirinya..
"mengapa kau melihatku seperti itu? apa kita akan mencobanya sekali lagi pagi ini?"ucap Jimin lalu menindih tubuh ayu saat itu..
"apa kau sudah gila, aku mau mandi singkirkan badanmu yang banyak pagar nya itu, kau berat!!"ucap ayu mendorong suaminya..
"ayolah sayang sekali saja, habis itu kita akan tinggalkan hotel ini!"ucap Jimin semakin menindih ayu dan mencium leher istrinya..
"Jimin mengapa kau mesum setelah menikah hah? wae??!"teriak ayu yang semakin menolak melakukannya..
"aku mesum? masa sama istri sendiri aku mesum, habis ini kita kerumah sakit!"ucap Jimin dan membangunkan ayu lalu posisi pun tertukar , ayu yang sedang berada di atas tubuh Jimin terlihat gugup saat itu..
"hah? ngapain kerumah sakit?!"tanya ayu yang terkejut akan ucapan suaminya..
"memeriksakan otakmu yang rusak, dan tanya pada dokternya suami mana yang tidak boleh mesum terhadap istrinya? hah?"ucap Jimin dan tersenyum geli melihat expresi istrinya yang tepat berada di pangkuan badannya..
"ahh jiminnnsssiiii kau meledek ku?"ucap ayu yang merubah suara sedikit hingga hampir menangis di buat suaminya sendiri..
tok...tok...tok
terdengar suara ketukan pintu dari arah luar kamar hotel mereka, sejenak mereka saling beradu pandang saat itu. kemudian segera beranjak dan memakai baju mandi hotel dan tergesa gesa merapikan diri mereka, segera berjalan ke arah pintu kamar hotel..
"sebentar kita ini kenapa?!"tanya Jimin dan segera memberhentikan langkahnya..
"memang kita kenapa?!"jawab ayu heran dengan nada berbisik..
"yyyaaa nyonya jimin kau ini, kita sudah suami istri kenapa kita terburu buru seperti orang mau di tangkap mesum saja!"teriak Jimin dengan nada kesal kepada istrinya yang begitu polos..
"eh hahahahaha iya ya mengapa juga kita saling berbisik?!"ucap ayu..
"baiklah kau mandilah duluan, aku akan membukakan pintunya!"perintah Jimin ,dan ayu langsung bergegas ke kamar mandi..
"siap sih pagi pagi menganggu serangan fajar ku untuk istriku? tidak tau kalo pisang dibawah ini sudah ingin masuk ke mulutnya!"ucap Jimin mendengus kesal..
Jimin pun membuka pintu kamar tersebut, lalu munculah sosok yang sebenarnya tak ingin dia lihat pada saat ini apalagi terakhir bertemu sebuah tinjulah yang mendarat di wajahnya..
"kau?? mau apa kau kemari ? hah?"tanya Jimin yang kesal..
"maaf aku menganggumu pagi pagi, apa aku boleh berbicara dengan dirimu?"ucap seseorang di balik pintu..
"masuklah, aku tak ingin di sangka orang jahat oleh istriku!!"ajak Jimin kepada hubby..mereka berdua lalu duduk di kursi panjang yang ada di dekat kamar hotel tersebut..
"apa yang membuatmu mencariku sepagi ini?"tanya Jimin tanpa memandang ke arah hubby..
"Aku ingin minta maaf dan meluruskan masalah di antara kita!"ucap hubby
"kita tidak pernah ada masalah, tapi kau lah yang mencari masalah hingga membuat masalahnya menjadi panjang !!!"kesal Jimin lalu menunjuk kearah hubby..
mendengar teriakan Jimin, ayu pun bergegas dari mandinya dan keluar dari kamar mandinya..
"sayang, ada apa ini? mengapa kau teriak teriak ? ini masih pagi!"ucap ayu yang menghampiri Jimin dan juga hubby..
"tidak ada, kau temani orang ini aku ingin mandi!"ucap Jimin dan berlalu pergi..
"hmm baiklah sayang!"sahut ayu dan terduduk di samping hubby.."aku tau kau dan Jimin sedang terjadi perselisihan , maafkan suamiku yang bersikap sangat keras padamu!" ada apa kau mencari kami pagi pagi seperti ini?"tanya ayu kepada hubby..
"waktu di pestamu tadi malam aku sudah bertemu dan mengobrol dengan Tria, aku menjelaskan mengapa aku meninggalkannya lalu mengapa aku lebih memilih Lisa daripada Tria. tapi hatiku masih terasa ada yang kurang, karena sahabat sahabatku menjauhi diriku karena egoisnya diriku..!"jelas hubby yang menunduk dan memainkan jarinya..
"apa yang sudah kau bicarakan dengan Tria? apa boleh aku tau?"tanya ayu kembali..
*prov malam*
"aku ingin berbicara padamu hubby, apakah boleh?!"ucapku kepada hubby yang sedang bersama Lisa..
"sayaannnggg, kemari kau harus makan banyak untuk bayiku!"ucap seorang pria menghampiri Lisa Dan hubby..
Lisa hanya tersenyum dan memeluk pria itu di depan hubby Aku terkejut melihatnya, ekspresi hubby tersenyum lebar saat itu tidak ada menunjukkan ekspresi sangat marah atau khawatir Lisa akan di rebut..
"aku pergi dulu, oh iya Tria "cinta kemana dia tau akan kembali, karena disitulah cinta akan berlabuh pada tuannya yang asli"!!" Lisa pergi dengan tersenyum dan mencubit pipiku..
lalu hubby menarik tanganku untuk berbicara di taman, agak sedikit canggung tapi memang sudah niatku untuk menuntaskan masalahku berdua, mau tidak mau rela tidak rela inilah jalan terakhir untuk kita berpisah..
"hubby bagaimana keadaanmu selama ini?"tanyaku tanpa memandang hubby Dan memandang ke arah langit yang begitu cerah..
"aku baik, apa kau juga baik? tentang elma maaf harusnya aku berada di sampingmu waktu itu. aku tidak menepati janjiku untuk selalu berada di sampingmu!"ucap hubby Lalu menarikku kedalam dekapannya.."menangislah sekarang aku akan membayar semua salahku padamu saat ini!"ucapnya kembali..
"hubby APA yang kau katakan?"aku sedikit bingung apa yang kau katakan!!"tanyaku..
"kau menjauhiku, kau meninggalkanku kau melupakanku entah apa salahku sampai kau pergi dari kehidupanku!!"ucapnya dan melepaskan pelukannya..
"pesan? pesan apa yang kau maksud?!"Tanya hubby Kembali..
aku mengeluarkan ponselku, lalu memberikan nya kepada hubby seketika hubby terkejut melihat percakapan yang ada di ponselku tersebut..
"pantas, keesokan harinya kita berpapasan di kantin dan aku memanggilmu tapi kau tak menghiraukan diriku!"ucap hubby..
"apa kau tidak mengetahui pesan ini?"sahutku kembali..
"tidak, aku akan menjelaskan mengapa aku lebih memperhatikan Lisa.."aku dan Lisa berteman dari kami kecil memang cinta pertama ku adalah Lisa perempuan yang tak pernah membuatku berpaling ke perempuan yang lain, sampai akhirnya dia memutuskan untuk pindah ke luar negri hanya untuk kariernya karena keluarga kami sangat dekat seperti saudara sedarah ayahku mengundang keluarga Lisa untuk datang ke acara pernikahan nuna, lalu aku melihatnya kembali aku tidak pernah meninggalkan dirimu aku hanya terbawa suasana hingga akhirnya aku lupa bahwa aku sudah punya dirimu di sampingku,,ke esokkan harinya kita ada acara di kampus lalu tiba tiba ponselku berbunyi dan pelayan mengabariku bahwa Lisa pingsan di kamar mandi lalu aku buru buru untuk pergi tanpa memberi tahumu, sesampainya di rumah aku langsung buru buru membawa Lisa untuk berobat, dan di situlah aku baru tahu bahwa Lisa sudah hamil 1 Minggu!"ucap hubby...
Aku terkejut mendengar penjelasan hubby saat ini, entah bagaimana aku menanggapi kesalahpahaman di antara kami berdua, karena tidak adanya komunikasi hanya ada rasa cemburu yang ku rasa..
"setelah aku mengetahui ternyata Lisa hamil aku terkejut, Lisa menjelaskan bahwa kekasihnya Dave tidak tau dia hamil karena Dave ada produser dari majalah model dimana Lisa bekerja, Lisa takut memberitahu Dave. lalu..lalu aku mengajukan diriku sendiri untuk menjadi ayah sambung dari anaknya Lisa, berlalu sampai akhirnya namjoon dan yang lainnya mengajakku untuk bertemu dan membicarakan tentang dirimu, disitulah perdebatan aku dan ke enam sahabatku terjadi, dan mungkin karena Jimin kesal dengan alasanku lalu dia memberiku pukulan tapi di situ aku tidak bisa menjelaskan kepada mereka mengapa aku bisa meninggalkan dirimu, pesan yang tadi kau beritahu mungkin itu ulah Lisa, karena dia tahu bahwa kau adalah satu satunya wanita yang aku butuhkan saat itu, mungkin dia takut aku akan berubah pikiran untuk bertanggung jawab.. tak lama Dave datang ke Korea dan mencari Lisa, awalnya Dave terkejut dengan penjelasan Lisa tapi akhirnya dia menerimanya dan mereka akan menikah dalam waktu 2 bulan lagi!!" aku lalu mencarimu sampai tiba akhirnya aku mendengar kabar elma meninggal dari nuna, aku rapuh, aku ingin segera berlari ke arahmu tapi apa dayaku yang sudah tenggelam dengan kesalahpahaman yang ku buat sendiri..maafkan aku!!" maukah kau memaafkan diriku??"jelas hubby Dan bertanya di akhir penjelasannya..
"kau di pukul oleh Jimin? mengapa? kalian tidak seharusnya berkelahi hanya karena masalah di antara kita berdua!!"ucapku..
"pukulan itu tidak seberapa di banding sakitmy yang telah salah paham terhadap diriku, maafkan aku Tria !!"pinta hubby Kembali..
"kau tau pandangan pertamaku adalah dirimu, cinta pertamaku ada pada dirimu, ku kira kita akan menjadi cinta terakhir tapi tidak kita berpisah hanya karena kau terlalu sulit menjelaskan kejelasan yang rumit kepadaku, karena kau takut aku akan sulit menerima semuanya!" tapi aku lelah jika kita terjadi kesalahpahaman kembali jika kita bersatu kembali, mari kita hidup masing masing dengan intropeksi diri kita masing masing!!"jawabku walau aku sendiripun ragu mengatakannya, perasaanku sangat senang mendengar penjelasan hubby yang ternyata memang hanya aku yang ia cintai..
"aku tidak mau kehilangan dirimu lagi, mari kita teruskan hubungan yang tidak pernah ada kata akhiri!"ucap hubby Dan perlahan mencium diriku , hangat sentuhan bibirnya , tangannya dan pelukannya tidak pernah berubah untukku..
"aku mencintai dirimu "hubby-shi" lirihku dalam hati dan mnikmati semuanya..
*kembali ke sekarang
"begitu ceritanya, aku hanya ingin meluruskan kesalahpahaman diriku selama ini!"ucap hubby..
"tapi kau seharusnya memberitahu kami, agar kami juga tidak salah paham denganmu!"sahut Jimin baru saja keluar dari pintu kamar mandi..
"sayang kau sudah selesai?"tanya ayu dan buru buru merapihkan kemeja suaminya..
"mari kita sarapan di bawah, dan kita lanjutkan obrolan di bawah!"ajak Jimin dan memegang tangan ayu di ikuti hubby yang mengikuti mereka dari arah belakang..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"cinta tidak pernah salah memilih pasangan hidupnya, tapi waktulah yang salah karena telah memberikan begitu banyak kenangan sehingga cinta sulit untuk melupakan kenangan tersebut"
maafin author baru update, soalnya sibuk urus orang tua author yang sakit , doain ya biar cepat sembuh dan terima kasih dukungannya untuk author selama ini..