
Happy Reading. . .
**
Wajahnya terlihat berseri. Sherra terus menatap bunga dan cokelat yang ia dapat di lokernya. Seseorang memberikannya secara misterius. Ia sangat penasaran dengan si pemberi misterius itu. Hanya sebuah kertas bertulis 'I Love U' yang dapat ia baca. Tanpa keterangan nama atau Inisial.
"Mwo? Kenapa senyum˗senyum sendiri..." Sherra kembali memamerkan senyum indahnya pada sahabatnya yang sedang menatapnya aneh.
"Coba lihat ini..." Sherra menunjukan bunga dan cokelat serta kertas itu. Jungkook tertawa melihat semua itu dan Sherra menatap Jungkook penasaran.
"Waeyo ? kenapa kau tertawa ?"
"Ani!!! Hanya lucu saja. Siapa yang mengirim hal aneh seperti ini pada mu ??? hahaha menurut Taehyung saja kau gajah Thailand yang mabuk!!"
"Hyaaaa!!!" Sherra memukul Jungkook habis˗habisan. Gajah mabuk itu sangat pendendam dan menghancurkan semuanya pada semua orang yang terlihat di matanya. Taehyung selalu mengatakan Sherra mirip Gajah Thailand.
"Appo!!! Appo! Aish!!! Ini sakit Sherra˗ya! Kau memang Gajah mabuk ya?" tadinya Sherra ingin menghentikannya tapi Jungkook kembali mentertawakannya dan lari. Sherra mengejar Jungkook di sepanjang lorong sekolah. Mereka berdua selalu seperti itu.
BUGH
Arghhtt
"Mian! Mian! Mian! Aku sungguh tidak sengaja..." Jungkook menabrak Rachel. Pria itu membantu Rachel berdiri tanpa melihat wajah gadis itu.
"Kau ...?" Jungkook segera melepaskan pegangan tangannya dari tangan Rachel.
"Kenapa ?" Tanya Sherra yang terlihat panik karena ia tidak tahu apa yang terjadi.
"Tidak ada yang terjadi kok..." Rachel masih berusaha tersenyum dengan wajah pucatnya. Sherra hanya tersenyum dan Jungkook malah memalingkan wajahnya.
"Kalau Jungkook nakal lagi, lapor saja ke aku ya Arra ?" Rachel kembali mengangguk dengan kepalanya yang berdenyut sakit.
"Sherra˗ya kita pergi sa−"
BUGH
Jungkook dan Sherra terkejut saat Rachel jatuh ke lantai sekolah tanpa kesadarannya. Dengan rasa panik dan juga khawatir, Sherra menyuruh Jungkook membawa Rachel ke UKS. Pria itu sangat malas untuk menyentuh Rachel. Sherra merasa geram saat Jungkook belum juga bertindak. Untung saja di sana ada Taehyung yang segera berlari ke arah Rachel saat melihat sahabatnya itu pingsan.
Sherra mengikuti Taehyung yang berlari seraya menggendong Rachel. Jungkook merasa heran kenapa sekarang sahabatnya itu memihak kepada lawannya. Ada rasa kesal dan juga penasaran.
"Sherra˗ya, kau tahu kenapa Arra pingsan ?" Sherra hanya menggeleng saat Taehyung bertanya padanya. Mereka sedang menunggu dokter sekolah mereka memerika Rachel.
"Aku tidak tahu tapi wajahnya sangat pucat tadi..." Sherra terlihat sangat cemas. Apalagi Taehyung yang lebih kesal pada dirinya sendiri.
"Hyaa! Taehyung˗ah, apa yang terjadi pada ra− pada Arra ?" Jimin datang dengan ekspresi yang lebih khawatir. Ia tahu dari murid˗murid yang sedang membicarakan Rachel.
"Kenapa kau meninggalkannya ? Sudah ku bilang aku ada urusan keluarga tapi kenapa kau malah meninggalkannya! Ia datang ke sini bukan untuk merasakan kesepian bodoh!!!" Taehyung mendorong tubuh Jimin dengan sangat kuat. Jimin terhempas ke tembok sekolah.
"Aku ada tugas sekolah dengan J−"
"Tugas sekolah kata mu?!? Wah! Daebak! Kau bersama para wanita dan kau bilang mengerjakan tugas!!!"
"Kim Taehyung!"
"Wae? Kau malu kalau Sherra tahu kelakuan buruk mu?"
"Hentikan!"
"Taehyung˗ah~ Arra tidak menginginkan kalian bertengkar seperti ini." Sherra menarik Taehyung menjauh dari Jimin. Sherra tidak tahu kenapa ia bisa menghentikan Taehyung yang emosinya terlihat memuncak.
"Sherra˗ya! Bisa kau buatkan teh hangat untuk Arra ?" Gadis itu mengangguk dan segera pergi dari sana. Sedangkan Taehyung menatap Rachel yang memejamkan matanya untuk meredakan sakit di kepalanya.
"Gwenchana ???" perlahan mata itu terbuka dan menatap Taehyung seraya memaksakan senyum di wajah pucatnya.
"Mian karena sudah tidak menjawab telfon mu kemarin, Arra˗ya!" Rachel hanya tersenyum. Ini bukan kesalahan Taehyung atau siapapun.
"Itu bukan kesalahan mu, Taehyung˗ah. Aku hanya sedang sedih saja.."
"Harusnya aku ada di samping mu saat kau merasa sedih...." Rachel kembali tersenyum. Taehyung menggenggam tangan Rachel yang sangat dingin.
"Kau kedinginan?" Rachel hanya menggeleng dan membiarkan Taehyung menggenggam tangannya erat. Namun kedatangan Sherra menghentikan pembicaraan mereka.
Mata Sherra terfokus pada tangan Taehyung yang menggenggam tangan Rachel. Entah kenapa dia merasa kesal dengan itu. "Taehyung˗ah, ini..." Taehyung melepas Tangan Rachel dan mengambil Teh hangat yang di berikan Sherra.
"Gomawo Sherra˗ya..." Taehyung tersenyum manis pada Sherra. Sherra hanya diam karena terpesona dengan senyum manis Taehyung yang menurut ia sangat langka itu.
"Arra, bagaimana keadaan mu ? Apa kepala mu masih pusing ??" Sherra mendekat ke arah Rachel yang baru saja selesai meminum teh hangatnya.
"Aku tidak apa˗apa, hanya sedikit tidak sehat hari ini..." ucap Rachel.
"Taehyung˗ah, kembalilah ke kelas. Aku di sini saja..." Taehyung menggelengkan kepalanya.
"Aku akan tetap di sini sampai pulang nanti." Sherra tersenyum melihat kedekatan mereka berdua.
"Otak mu itu bodoh! Jadi jangan pernah tinggalkan satu jam pelajaran sekalipun!!" Pria itu menatap sebal Rachel. Gadis itu tahu bagaimana cara menghina yang paling baik.
"Baiklah aku ke kelas tapi kau harus baik˗baik saja di sini"
"Iya. Aku akan baik˗baik saja di sini." Rachel hanya menatap kesal sahabatnya.
"Sherra˗ya, aku minta bantuan mu untuk memastikan sahabat ku yang bodoh ini benar˗benar berada di kelas, ya ?" Sherra terkekeh pelan dan mengangguk.
"Hya! Aku lebih pintar dari Jimin!!" Taehyung tidak terima terus di katakan bodoh.
"Terserah kau saja! Sudah pergi sana~~~" Sherra hanya kembali terkekeh melihat Taehyung yang menghentakan kakinya meninggalkan UKS.
Rachel kembali memejamkan matanya saat tidak ada siapapun di sana. Ia hanya ingin istirahat saat ini.
"Sherra˗ya! Kau bersikap sangat kasar pada ku, apa itu karena aku bodoh?" Sherra menarik nafasnya dan menatap Taehyung ragu.
"Kau bahkan lebih pintar dari ku! Jika kau bodoh lalu aku apa ?" Sherra tersenyum dan tanpa sadar gadis itu menggenggam tangan Taehyung sambil berjalan menuju kelas. Pria itu hanya tersenyum sambil menatap genggaman tangan itu.
"Lalu kenapa kau selalu kasar pada ku?"
"Karena kau menyebalkan!" Sherra menghempaskan tangan Taehyung yang sejak tadi ia genggam. Jantungnya berdetak lebih cepat saat ia sadar apa yang tengah ia lakukan. Gadis itu merasa malu jika melihat wajah polos Taehyung yang terus menatapnya dengan senyum itu.
"Hya! Berhenti menatap ku! Sudah sana! Pergi ke kelas!!" Sherra mendorong Taehyung untuk berjalan di hadapannya tapi pria itu hanya tersenyum dan menarik tangan Sherra.
"Kau harus memastikan ku untuk berada di kelas. Bukankah Rachel mengatakan itu pada mu?" Sherra hanya diam saja saat tangan mereka saling bertautan.
Seorang pria yang sejak tadi mengikuti mereka hanya menatap sinis dan tertawa marah.
"Bukan hanya peringkat ku saja tapi kalian juga mengambil sahabat ku!!!"
.
.
.
.
.
TBC