
Akhirnya Mayat Gisella di kuburkan dengan layak di istana kerajaan Parthevia.
Alasan Louis tidak sedarah dengan Gisella dan Barelion karena Louis mempunyai darah emas yang sangat langka. Bukan berarti Louis tidak termasuk anak mereka berdua.
"Akhirnya mereka berdua sudah mati"gumam Laura sambil terkekeh kecil.
"Mamah apa Louis dan Ratu Gisella benar-benar sudah meninggal?" tanya anak perempuan yang sebelumnya bertemu dengan Louis di dapur.
Nama anak perempuan tersebut adalah Leonin, anak pertama dari kekasih kedua dari Raja Barelion. Parasnya cantik rambut nya berwarna kuning keemasan dengan bola mata biru laut.
"Iya sayang, mereka sudah meninggal di bunuh oleh orang jahat"jawab Laura tersenyum sambil mengelus kepala anak pertamanya.
Leonin hanya diam seribu kata, dia benar-benar tidak menyangka pangeran yang cukup tampan itu mati.
"Aku tahu ibu sudah merencanakan kematian mereka" Laura dengan cepat menutup mulut Leonin karena dia berbicara terlalu keras.
"Astaga Leonin kamu jangan bicara keras-keras nanti kalau ada yang dengar bagaimana?!" Laura memasang ekspresi kesalnya lalu melepas tangannya dari mulut anaknya.
"Iyah ibu maaf" ucap Leonin lalu pergi dari ruangan tersebut.
' Entah mengapa aku rasa dia tidak mati, apa cuma perasaan ku saja ' batinnya.
****
"Akhirnya kenyang jugaa" aku mengusap perutku yang nampak berisi hingga seperti balon, hari ini masakan Sellaria sangat enak aku jadi ketagihan untuk menambah porsi makanku.
"Kamu makan sangat banyak"Sellaria hanya menggelengkan kepalanya laku mengambil piring bekas Louis menyantap makanan untuk dia cuci.
Aku hanya tersenyum pada Sellaria dan memuji masakannya, itu sudah cukup membuat Sellaria senang.
"Porsi makan ku bertambah karena masakan mu terlalu enak, aku baru tahu kalau sup jamur seenak itu"
"Nah, makanya kalau kamu tidak tahu apa-apa diam saja gak usah banyak tanya"
Aku hanya memutar bola mata aku malas untuk meladeni Sellaria, aku beranjak dari tempat ku makan menuju kamarku.
Sebelum aku beranjak lebih jauh dari Sellaria tiba-tiba aku berhenti di tengah-tengah jalan dan kembali menghampiri Sellaria.
"Apa kamu tidak ada perpustakaan?" tanya ku pasa Sellaria yang sudah selesai mencuci piring.
"Ada, memangnya kenapa? apa kamu ingin membaca buku?"
"Iyah aku terpikir ingin mencari teknik sihir yang cocok untukku, kamu sebagai penyihir hebat tidak mungkin tidak ada bukunya kan?" tanya ku lagi untuk memastikan kebenarannya.
Akupun hanya mengikutinya sehingga sampai di jalan buntu persis saat pertama kali aku melihat pintu rahasia yang si buka oleh Sellaria.
"Ini pintu rahasia lagi?"
"Iyah buku ini sangat berharga dan langka, penyihir tingkat dunia pun belum tentu punya buku sepertiku" jelas Sellaria langsung membacakan sihir untuk membuka pintu rahasia yang di pasang.
Drekkk!
Pintu bergerak dengan sendirinya ke arah samping, aku dan Sellaria mulai memasuki perpustakaan itu.
"Yaampun besar sekali"gumamku dengan suara pelan.
Aku melihat sekeliling yang amat besar rak buku yang menjulang tinggi,buku yang membahas sihir sangat banyak di sini, anak seperti aku tidak akan bisa menggapainya.
"Aku punya tangga jika kamu ingi melihat buku paling atas" ucap Sellaria.
"Baiklah aku ingin meminjamnya"
Sellaria mengangguk dan berlalu dari ruang baca untuk mengambil tangga.
"Sepertinya aku akan melihat di bagian paling bawah dulu"Aku melihat semua judul yang ada di rak buku paling bawah, semuanya sangat bagus dan aku bingung ingin memulai dari mana.
Aku melihat sebuah buku yang terlihat tua dan sudah berdebu, sepertinya Sellaria tidak pernah membersihkan buku di bagian sini.
Aku mengambil salah satu buku dan mengelap nya menggunakan tanganku untuk melihat judulnya.
"Apa ini? jurus seribu bayangan?"
Aku membuka buku tersebut lalu membacanya dengan cermat, ternyata isi dari buku ini adalah bergerak secepat kilat bahkan orang biasa tidak bisa melihat pergerakan jurus seribu bayangan dengan mata telanjang.
"Sepertinya menarik" aku membaca tata cara untuk mempelajari jurus seribu bayangan itu dimulai dengan duduk bersila lalu memfokuskan diri.
Ini adalah langkah awal untuk mempelajari jurus seribu bayangan, jika seseorang sudah menguasainya ketika duduk maka saat orang tersebut berdiri dan berlari juga akan mudah di kuasai.
Bersambung...
Gaiss mohon maaf yang sebesar-besarnya karena baru update hari ini.. aku benar-benar sibukk banget setiap hari jadi aku belum ada waktu buat upp novelnya😞.
Terima kasih yang udah selalu nunggu novel ini update🥰😌