
#Di kantin
"Kakak mau pesan apa?, sini tony pesanin,"
Ucap tony menawarkan diri pada Ririn
"Sekalian pesanin gue juga,"
Ucap Boby pada Tony
"Ga mau, Kak Boby pesan aja sendiri," Ucap Tony pada Boby
"Anjir lu Ton, yaudah sini pesan bedua sama gue," Ucap Boby pada Tony
"Tunggu dulu kak, Kak Rin mau pesan apa?," Tanya Tony lagi pada Ririn
"nasi goreng super pedas pake telur dadar," Ucap Ririn
"Ok kak, tunggu disini ya kak,"_Tony
"Iya iya, udah sono buruan pesan"_Ririn
Tony dan Boby pun pergi memesan makanan, lalu kembali duduk dekat Ririn dan menunggu pesanan datang, namun tiba-tiba Romeo datang dan duduk disamping Ririn.
"Ngapain lo disini?" Ucap Ririn kesal saat Romeo duduk di sampingnya, Tony menatap Romeo dengan tatapan tidak suka.
"Ya makanlah, emangnya kantin tempat latian taekwondo" Ucap Romeo
"Maksud gue ngapain lo duduk disini?" Ucap Ririn kesal
"Ga ada tempat duduk lain, udah penuh semua," Ucap Romeo santai, Ririn memutar bola matanya dan membiarkan Romeo duduk disebelahnya. Akhirnya pesanan mereka datang dan mereka makan bersama dengan suasana canggung dan hening karena ada Romeo si Ketos.
#Pulang sekolah
Drap drap drap
Tony berlari di koridor sekolah menuju gerbang sekolah karena Tony melihat Ririn berjalan menuju gerbang sekolah
"Kak Rin!, tungguin Tony!," Teriak Tony melambaikan tangannya kearah Ririn, sontak Ririn yang mendengar teriakan itu langsung noleh kebelakang.
"Hosh hosh hosh kakak kok ga nungguin Tony si," Ucap Tony sambil ngos ngosan saat sampai di dekat Ririn
"Elo ga bilang kalau minta ditungguin," Ucap Ririn
"Iya sih, tapi lain kali tungguin Tony ya kak"_Tony
"Iya iya deh" ucap Ririn, Tony pun tersenyum manis mendengar jawaban Ririn. Mereka pun berjalan kaki pulang bersama. Tapi tiba-tiba sebuah motor sport berwarna merah milik Romeo berhenti di hadapan mereka.
"Rin, pulang bareng gue yuk?, pakai motor nih, dari pada lo cape jalan kaki, panas lagi" Ucap Romeo
"Ga mau gue, entar mampus gue dibully sama fangirl lo lagi," Ucap Ririn pada Romeo
"Hahaha ya engga lah Rin, yuk naik pulang bareng gue aja," Ajak Romeo lagi
"Bawel amat si lo!, ga mau, gue mau pulang jalan kaki bareng Tony," Ucap Ririn, Romeo menatap Tony begitu juga dengan Tony membalas tatapan Romeo dengan tatapan tidak suka.
"Ok ok yaudah, gue duluan," ucap Romeo sambil memakai helmnya lalu pergi meninggalkan Tony dan Ririn.
"Kak, kenapa gak ikut kak meo aja tadi kak? Kalau jalan kaki kan panas," Ucap Tony
"Males aja Ton, apalagi naik motor bareng tu orang," ucap Ririn
"Kenapa kak?, Kak Meo kan mantan kakak," Tanya Tony lagi
"Justru itu goblok, Kakak benci sama dia,_ Ririn
"Dasar bocah, tau apa sih lo Ton, ya ga mungkin lah gue masih sayang sama orang kayak gitu,"_Ririn
Tony tetap memasang wajah cemberut hingga sampai di Rumah mereka masing- masing.
. . . . . .
Ririn POV
Aku terbangun saat mendengar suara ribut dibawah, sepertinya berasal dari ruang tengah rumahku, aku melihat jam menunjukkan pukul 4 sore, sudah sekitar 2 jam aku tertidur.
"Siapa sih berisik banget di bawah," Gumam Ririn, sambil keluar dari kamarnya menuju lantai bawah rumahnya dengan langkah gontai setengah sadar, setelah sampai dibawah di ruang tengah rumahnya itu Ririn sangat kaget menyaksikan pemandangan dihadapannya.
"Tony?" Sontak dua orang yang berisik itu menoleh kearah Ririn, dua orang itu adalah Tony dan Bagas adiknya Ririn, mereka berdua sedang main PS.
"Ya Ampun buruk amat lu kak, berantakan kayak singa," Ucap Bagas
Tony terkekeh karena untuk pertama kalinya melihat Kak Rin bangun tidur dan Tony merasa Kak Rin lucu banget pas bangun tidur.
"Biarin! Eh lo berdua bisa kan main PS nya jangan berisik," Ucap Ririn
"Suka-suka gua dong," Ucap Bagas
"Lo jadi adek gue nurut kek,"_Ririn
"Aah bacot lo kak, gue mau lanjut main nih,"_Bagas
"Serah lu dah dek,"_Ririn
Ririn pun pergi meninggalkan ruang tengah dan pergi mencuci muka lalu menolong Mama nya memasak di dapur.
"Rin, kasiin tu kue di atas meja ke Tony sama Bagas,"_Mama Ririn
"Aaah males mah, si bagas nyebelin banget,"_Ririn
"Iiiih jangan gitu lah Rin,"_Mama Ririn
"Iya-iya deh ma,"_Ririn
Ririn pun mengantarkan kue ke ruang tengah untuk Bagas dan Tony.
"Eeh kakak gue baik banget ngasih cemilan buat kita,"_Bagas
Ririn hanya diam sambil memutar bola matanya
"Iiiih jadi sayang deh sama kakak,"_Bagas
"Jadi lo slma ini gak sayang sama gue"_Ririn
"Ya sayang lah, masa ngga"_Bagas
"Udah ah bosen gue denger bacotan lo dek"_Ririn
Tony hanya tersenyum melihat pertengkaran ringan kakak adik ini, Kak Ririn terlihat sangat cantik walaupun menggunakan pakaian santai, membuat Tony terus jatuh dalam pesona Kak Rin.
.
.
.
Next>>>