Little Boy

Little Boy
Chapter 29



Enjoy Reading ♡


Hari ini adalah hari pertama Ririn ospek, dia bahkan belum memiliki teman, Silvia dan Boby kuliah di kampus yang berbeda dengan nya, Ririn adalah tipe orang yang sulit beradaptasi dengan lingkungan baru, jadi Ririn sangat kesulitan saat mencari teman baru.


Semua Mahasiswa baru berkumpul di lapangan kampus, ketua pelaksana mengumumkan peraturan dan informasi mengenai ospek, tugas mereka yaitu mencari nama senior yang mirip atau mendekati nama mereka para mahasiswa baru. Tentu saja hal ini membuat Ririn merasa sangat kesulitan.


"Hai," Ucap seseorang pada Ririn, ya itu adalah teman Ririn yang satu kelompok dengannya,


"lo udah dapat Kakak angkat?," Tanya gadis yang menyapa Ririn tadi


"Belum," Jawab Ririn


"Nama lo Ririn kan?," Tanya gadis itu


"Iya, nama lo Bela?," Tanya Ririn balik


"Iya, kita satu kelompok loh,"


"Iya, kita cari kakak angkat nya bareng-bareng yuk," Ajak Ririn


Mereka pun akhirnya mencari kakak angkat mereka bersama, setelah lama mencari akhirnya Bela menemukan kakak angkat nya, sedangkan Ririn belum menemukan kakak angkat nya.


"Rin, maaf ya gue gak bisa bantuin lo nyari kakak angkat, gue harus keliling sama kakak angkat gue," Ucap Bela pada Ririn


"Gak apapa kok, gue cari sendiri aja." Ucap Ririn sambil tersenyum, sebenarnya kesal banget si Ririn di tinggal kayak gitu.


Ririn pun duduk di salah satu bangku taman sambil meminum air mineral untuk melepas penat nya.


"Huft, siapa sih kakak senior yang punya nama sama kayak gue," Gumam Ririn


"Hai," Sapa seorang pria bertubuh jakung pada Ririn dan sepertinya pria itu adalah senior


"Hai kak," Sapa Ririn balik


"Boleh aku duduk disini?," Tanya pria itu


"Boleh kak,"


"Nama kamu siapa?," Tanya pria itu


"Ririn kak,"


"Ririn, namaku Rion," Ucap pria itu sambil mengulurkan tangannya pada Ririn


"Salam kenal kak Rion," Ucap Ririn menjabat tangan pria bernama Rion itu sambil tersenyum


"Belum punya kakak angkat?," Tanya Rion


"Belum kak," Jawab Ririn


"Bukankah Ririn dan Rion itu hampir mirip?," Ucap Rion


"Emangnya kakak mau jadi kakak angkat aku?," Tanya Ririn


"Mau, tapi dengan satu syarat," Ucap Rion


"Syarat?, syarat apa kak?,"


"Temani kakak makan siang nanti pas jam istirahat," Ucap Rion


"Hanya itu?,"


"Iya,"


"Baiklah, setuju!," Ucap Ririn semangat


.


.


.


Seperti janjinya Ririn benar-benar menemani senior nya yang bernama Rion itu untuk makan siang, mereka pun makan siang di kantin fakultas.


"Kamu gak punya teman yang satu sekolah disini?,"


"Gak tau kak, mungkin ada tapi di jurusan lain," Jawab Ririn, Rion hanya mengangguk paham.


"Kakak udah semester berapa?," Tanya Ririn


"Semester 5,"


"Oooh," Ucap Ririn sambil ngangguk


"Kamu udah punya pacar?," Tanya Rion tiba-tiba, membuat Ririn kaget dengan pertanyaan Rion


"Udah kak," Jawab Ririn, Rion cuma mangut mangut ngerti.


Setelah selesai makan, Rion mengajak Ririn keliling kampus, dan kak Rion jelasin ini dan itu soal kampus sama Ririn, yah begitulah fungsi kakak angkat bagi junior.


"Kalau ada apa-apa, atau mau minjam buku sama kakak aja, itu fungsinya kakak angkat," Ucap Rion


"Ok kak," Jawab Ririn


"Jangan sungkan-sungkan sama kakak, anggap aja kakak sendiri," Ucap kak Rion sambil mengacak-acak rambut Ririn.


Hari pertama ospek pun selesai, semua mahasiswa kembali ke rumah atau ke kos masing-masing.


"Pulang sama siapa Rin?," Tanya kak Rion


"Pake ojol kak," Jawab Ririn


"Bareng kakak aja yuk!,"Ajak Rion


"Gak apapa kak, pake ojol aja,"


"Udah, ayo sini naik," Ucap Rion sambil menarik tangan Ririn untuk naik keatas motornya, mau tidak mau Ririn naik ke atas motor Rion. Rion pun mengantar Ririn sampai ke kos nya.


"Makasih ya kak, maaf ngerepotin,"


"Gak apapa lah Rin, aku ini kakak angkat kamu emang buat di repotin,"


Jawab Rion, Ririn cuma senyum


"Yaudah aku masuk dulu ya kak, hati-hati di jalan ya kak,"


"Yaudah dah." Ucap Rion


Ririn buru-buru masuk ke dalam kos nya, dan mencek ponselnya karena seharian tadi ia benar-benar gak sempat ngecek ponsel.


panggilan tak terjawab : 46


Line


Tony 💞


|Kak


|Kak


|Lagi sibuk ya kak?


|Jangan lupa kabari Tony ya kak


|Tony kangen T_T


|Pengen dengar suara kakak bentar doang


|Kenapa gak di angkat-angkat telfon nya kak


|Yaudah, nanti kalau udah selesai kabari Tony ya kak


|Love u kak


|Kak, masih belum selesai?


Baru aja nyampe kos Ton|


Maaf gak bisa angkat telfon kamu tadi|


Kakak juga kangen kamu|


|Boleh aku vc kakak sekarang?


Boleh|


Tony pun nge vc kak Ririn,


"Belum mandi ya kak?,"


"Belum, kan baru nyampe kos,"


"Kakak capek ya?,"


"Iyaaaa," Rengek Ririn


"Sayangnya gak ada Tony buat mijit kakak disitu,"


"Gak apapa sayang, liat wajah kamu aja capek kakak jadi berkurang kok,"


"Kakaaaak, jangan ngomong kayak gitu,"


"Yaudah nggak,"


"Aku juga capek kak,"


"Sibuk banget ya ngurus osis?,"


"Iya kak, aku juga harus belajar keras buat masuk Universitas kedokteran,"


"Semangat ya sayang,"


"Heheh iya dong, harus!,"


"Minggu besok kakak bakal pulang, gak tahan kangen,"


"Yaudah nanti aku jemput ya sayang," Ucap Tony


"Iya iya, kakak mandi dulu ya,"


"Yaudah, jangan lupa makan habis itu istirahat ya kak,"


"Kamu juga,"


"Iya kak, daah kak,"


"daaah."


Tuuuut tuuut


Ririn pun mandi, setelah mandi Ririn membaringkan tubuh nya diatas kasur karena ingin beristirahat.


Ting


Ponsel Ririn berdering menendakan ada Line yang masuk.


Line


No name


|P


|Rin


|Udah tidur?


Ini siapa?|


|Kak Rion


|Save line kakak


Kirain siapa|


Oke kak|


|Yaudah sana tidur udah malem


Iya kak, ini mau tidur|


|G.night


Too|


.


.


.


Next>>