
"Aduh..kenapa dia jadi perhatian banget sih"
"Kalau kayak gini tiap hari aku bisa suka nanti sama dia" ucap merry pelan
"Bi,tolong buatkan bubur ya buat merry" ucap rudy
"Iya den.." jawab bi sumi
"Kalau sudah jadi langsung di antarkan ke kamarnya saja ya,saya mau ke ruang kerja dulu" ucap rudy
Karena hari ini tidak berangkat ke kantor dan memutuskan untuk kerja di rumah saja,rudy langsung menelpon pandu asistennya
"Pan,emailkan laporan keuangan semua hotel sekarang ya" perintah rudy saat menelpon pandu
"Baik pak" jawab pandu lalu mematikan panggilan teleponnya
Tidak menunggu waktu lama rudy telah menerima email laporan keuangan dari seluruh hotel miliknya
Setelah memeriksa semua pemasukan keuangan di tiap hotelnya
"Seperti nya pemasukan keuangan tiap hotel ada peningkatan kecuali hotel yang di bandung"
"Kenapa bisa ada penyusutan keuangan sebesar ini..!" ucap rudy
Melihat ada penyusutan keuangan hotel yang ada di bandung rudy kembali menelpon pandu
"Pan,coba kamu lihat laporan keuangan hotel yang di bandung,kenapa ada penyusutan sebesar itu..?!" ucap rudy
"Sebentar saya lihat.."
"Sepertinya ada yang tidak beres dengan pemasukan keuangannya pak"
"Karena dari laporan tamu yang saya terima hotel yang di bandung malah lebih ramai dibanding hotel yang ada di surabaya" lapor pandu
"Sepertinya saya harus ke bandung besok pan" ucap rudy
"Baik pak"
"Jadwal saya besok apa saja pan..?"
"Tidak ada pak..!"
"Besok pagi jam 8 kamu jemput saya di rumah lalu kita pergi ke bandung" perintah rudy lalu mematikan telponnya
"Merry sudah makan belum ya" pikir rudy
Saat keluar dari ruang kerjanya rudy mendengar suara merry di dapur,dan ia pun berniat menghampirinya
"Sedang apa kamu…?" Tanya rudy
"Aku mau ambil minum" jawab merry sambil menunjuk botol air yang ada di tangannya
"Kenapa tidak minta ambilkan bi sumi saja" ucap rudy
"Aku bisa sendiri kok..!" Jawab merry
"Tapi kamu kan masih lemas gitu" ucap rudy
"Kamu kok baik dan perhatian banget sih sama aku.." ucap merry
"Aku kan suami kamu,jadi wajar kalau aku perhatian sama kamu" jawab rudy
"Tapi kalau kamu perhatian banget gini nanti aku jadi….." ucap merry terhenti
"Jadi apa…?"
"Nggak apa apa" jawab mery
"Aduh,,bego banget sih,hampir saja aku keceplosan" gumam merry dalam hati
"Gimana sih,coba kamu ulangi sekali lagi"
"Memangnya kenapa kalau aku perhatian sama kamu"
"Apa jangan jangan kamu suka aku perhatian gini" tebak rudy
"Ngarang.." jawab merry
"Terus apa dong.."
"Nggak apa apa,sudah ah..aku mau ke kamar lagi" ucap merry
"Sini aku bantu bawakan minumnya.." ucap rudy
"Nggak usah rud,terima kasih"
"Oh..iya mer,aku mau bilang kalau aku mau ke bandung besok,ada sedikit masalah di hotel yang di sana"
"Nginap..?" Tanya merry
"Belum tau.."
"Kenapa,mau ikut…?"
"Nggak deh,aku ada kelas besok" jawab merry lalu pergi ke kamarnya
***
Tepat pukul 11 siang rudy dan pandu telah sampai bandung
Ketika ia memasuki lobby hotel terlihat beberapa karyawan telah berbaris
"Siapkan ruang meeting,kita meeting 30 menit lagi" ucap rudy dengan suara tegas
"Masih ada waktu 30 menit sebelum meeting pak,mau menunggu di kamar atau di restoran..?" Tanya pandu
"Di restoran saja pan.." jawab rudy
"Siapkan meja dan makanan lengkap untuk bapak presdir sekarang ya" jelas pandu kepada manajer hotel dan kepala chef
Pandu menekan tombol 7 pada lift
Ting…
Terdengar suara lift
Saat pintu terbuka rudy pun keluar dari lift menuju restoran hotelnya yang berada di lantai 7
Ketika sampai di lantai 7 rudy tidak langsung duduk di kursi yang telah disediakan,ia pergi menuju dapur untuk memastikan bahan bahan makanan dan minuman yang disajikan untuk para tamu memiliki kualitas yang baik,karena berdasarkan klasifikasi hotel ini merupakan hotel bintang 4
Langkah rudy terhenti ketika manajer hotel mengatakan
"Maaf pak,makanannya sudah di siapkan di meja"
Rudy kembali ke restoran dan duduk di kursi yang telah disediakan
Setelah mencicipi beberapa hidangan makanan pembuka,makanan utama,makanan penutup dan beberapa minuman.
Ia pun melihat jam yang ada di tangannya dan segera berdiri lalu berjalan menuju ruang meeting
"Baik,saya akan langsung ke inti masalahnya" ucap rudy tegas sambil memegang laporan keuangan hotel beberapa bulan terakhir
"Bisa anda lihat pada laporan tamu yang datang dan laporan pemasukan keuangan setiap bulannya"
"Bagaimana bisa ada penyusutan keuangan yang cukup besar padahal jumlah tamu setiap bulan selalu meningkat"
"Yang mau saya tanyakan.."
"Apa saja tugas finance manager dan general manager selama beberapa bulan ini"
"Bisa bisanya ada penyusutan keuangan.."
Suasana di ruang meeting menjadi hening,sebelum akhirnya seorang GM menjelaskan inti masalahnya
"Emm..maaf pak,sepertinya ada kesalahan laporan disini" ucap seorang GM dengan ragu
"Dari hasil laporan yang saya buat dan laporan yang bapak terima jauh sekali perbedaan pemasukannya"
Hampir semua orang yang ada di ruang meeting merasa bertanya tanya maksud dari perkataan GM
"Permisi,bisa bapak lihat di monitor,laporan pemasukan setiap bulan yang saya buat hasilnya justru meningkat jauh setiap bulannya" sambung GM
saat melihat laporan di monitor dan laporan yang ada tangannya,rudy sudah tau kemana larinya sisa uang pemasukan yang selama ini terus menyusut,mengingat pamannya sendiri yang menjadi direktur di hotel ini jadi tidak heran kalau ada perbedaan laporan keuangan
"Maaf pak,sepertinya ini ulah pak dodi dan kebetulan pak dodi sedang ada di luar kota untuk beberapa hari" ucap GM
"Baik,terima kasih untuk penjelasannya.."
"Sekarang inti permasalahanya ada di paman saya sendiri"
"Mulai sekarang saya mau semua laporan langsung dilaporkan pada asisten saya setiap harinya"
"Baik pak" ucap seluruh karyawan rudy serentak
"Saya akhiri meeting kali ini,terima kasih dan selamat bekerja" pungkas rudy
Setelah semua karyawannya meninggalkan ruang meeting,rudy masih belum beranjak dari tempatnya, sepertinya ia tidak percaya kalau pamannya akan berbuat curang seperti ini
"Maaf pak,mau istirahat dulu atau langsung kembali ke jakarta..?" Tanya pandu
"Langsung balik ke jakarta aja pan" ucap rudy lalu berdiri dan keluar dari ruang meeting
Saat ditengah perjalanan menuju jakarta pandu memberanikan diri berbicara pada atasannya
"Sepertinya bapak masih memikirkan masalah di meeting tadi"
"Mau mampir di rest area untuk membeli kopi pak..?!" Tanya pandu
"Nggak usah pan"
"Kamu fokus nyetir saja,saya mau tidur sebentar" jawab pandu
Membutuhkan kurang lebih 3 jam perjalanan dari bandung ke jakarta,tepat pukul 17.30 rudy sampai di rumahnya
"Saya permisi dulu pak" ucap pandu
"Sebentar pan,,"
"Jangan sampai kakek tau masalah ini ya" ucap rudy
"Baik pak" jawab pandu lalu pergi
"Bikin malu aja,aku kira ada karyawan ku yang korupsi,ternyata malah paman ku sendiri…" gerutu rudy sambil menaiki tangga menuju ke kamarnya
"Hey...udah pulang..?!"
"Mau aku buatkan minuman hangat…?" Tanya merry
"Kamu sudah sehat mer..?"
"Yeh..orang ditanya malah balik nanya.."
"Mau minum apa..?"
"Mumpung lagi baik nih..!!
"Buatkan aku kopi saja mer"
"Nanti simpan di meja makan saja,aku mau mandi dulu" ucap rudy
"Ya..nanti keburu dingin kopinya kalau kamu mandi dulu" ucap merry
"Yaudah kalau gitu kamu buatkan nanti aja" ucap rudy lalu masuk ke kamarnya
Setelah 30 menit
Tok..tok..tok..
"Rud,kamu sudah selesai belum mandinya..?!" Tanya merry di depan pintu kamar rudy
"Sudah.." jawab rudy sambil membuka pintu kamarnya
"Kalau sekarang kamu buatkan aku teh aja deh mer.."
"Teh apa kopi nih..?"
"Teh aja,gulanya sedikit aja ya" ucap rudy lalu turun menuju meja makan
"Terima kasih ya mer" ucap rudy sambil mengambil dan meminum teh buatan merry
"Sama sama" ucap merry lalu duduk di depan rudy
"Kamu sudah makan belum..?" Tanya rudy
"Aku sudah makan barusan,kamu makan dulu saja aku temani disini" ucap merry
"Gimana masalah di hotelnya,sudah kelar..?" Tanya merry
"Sudah" jawab rudy singkat
"Oh..iya mer,aku mau…" rudy belum sempat melanjutkan ucapannya tapi sudah terhenti karena hpnya berbunyi,saat ia melihat layar ponselnya ternyata kakeknya yang menelpon
"Halo,,rudy katanya kamu mau datang ke rumah kakek sama istrimu setelah pulang dari singapura"
"Kamu sudah kembali ke jakarta belum..?" Tanya adiwirya dibalik telepon
"Sudah kek,nanti aku tanya merry dulu kapan dia bisa ke rumah kakek" jawab rudy
"Ya sudah kek nanti aku telpon lagi,aku capek mau istirahat" pungkas rudy lalu menutup teleponnya
"Kapan kamu libur mer..?"
"Lusa aku nggak ada jadwal kuliah,tapi siang aku harus kerja" jawab merry
"Yaudah lusa pagi kita ke rumah kakek ku sebentar ya.." ucap rudy
"Gimana,kamu mau kan.."
"Iya.." jawab merry sambil menganggukan kepalanya
"Aku sudah selesai makan,aku ke atas duluan ya mau istirahat" ucap rudy lalu jalan ke atas
Setelah membereskan bekas makan rudy,merry juga masuk ke kamarnya
"Tadi rudy mau bilang apa ya sama aku,penasaran jadinya"
"Tadi dia bilang aku mau.."
"Mau apa ya,,"
"Jangan bilang dia mau minta ena ena sama aku"
"No...aku belum siap,kalau dia minta haknya sebagai suami" gumam merry
Sementara rudy di kamarnya juga memikirkan merry tapi tidak memikirkan tentang ena ena ya😋
"Ah..padahal tadi aku mau cerita tentang phobia ku, nggak jadi lagi kan"
"Gara gara kakek nih.." gumam rudy
2 hari kemudian merry dan rudy pergi mengunjungi kakek adiwirya di kediamannya..
"Kek..kakek..aku datang nih sama merry" teriak rudy
Mendengar rudy teriak teriak adiwirya yang masih berada di kamarnya segara keluar untuk menghampiri cucu kesayangan dan juga istrinya
Sebelum adiwirya menghampiri rudy dan merry,rudy yang melihat kakeknya baru keluar kamar langsung menghampirinya dan berbisik
"Kek,aku belum cerita soal phobia ku sama merry,kakek jangan keceplosan nanti ya,kalau ngobrol sama merry" bisik rudy
"Iya,kamu tenang saja" jawab adiwirya
"Mer,aku tinggal sebentar ya,aku mau baca koran di halaman belakang" ucap rudy
"Halo..merry,bagaimana kabar kamu..?"
"Kamu harus banyak sabar ya tinggal sama cucu kakek"
"Soalnya dia keras kepala dan pemarah orangnya" ucap adiwirya sambil memegang tangan merry
"Aku sehat kek.."
"Iya kek,dia baik kok sama aku,perhatian banget malah" ucap merry
"Apa iya rudy bisa perhatian"
"Sama orang tuanya saja dia nggak peduli loh" ucap adiwirya
"Masa sih kek,dia kayak gitu"
"Iya.."
"Dia itu dari kecil lebih sering tinggal sama kakek di rumah ini"
"Kamu mau kakek tunjukin fotonya rudy waktu masih kecil"
"Memangnya aku boleh lihat kek,nanti kalau rudy tau terus dia marah gimana"
"Nggak apa apa,kamu tenang saja"
Merry dan adiwirya terlihat asyik melihat foto masa kecil rudy
"Ya..ampun yang ini lucu sekali kek" kata merry sambil menunjuk foto masa kecil rudy
"Dari kecil dia sudah terlihat berbeda,dia lebih pintar dibanding teman temannya yang lain" ucap adiwirya
"Dia juga terlihat paling tampan dibanding teman temannya" ucap merry tanpa sadar dengan apa yang ia katakan
"Kek,aku boleh minta satu foto yang ini,mau aku simpan" ucap merry
"Iya boleh,ambil saja" ucap adiwirya sambil memberikan foto yang merry minta
"Terima kasih ya kek" ucap merry lalu memasukan foto rudy ke dalam tasnya
"Kek,maaf ya..aku nggak bisa lama disini,aku ada kerjaan hari ini"
"Padahal aku masih betah di sini ngobrol sama kakek" ucap merry
"Iya,nggak apa apa.."
"Nanti kamu kesini lagi ya,sendiri juga nggak apa apa,nggak usah sama rudy" ucap adiwirya
"Iya kek" jawab merry
"Rudy di mana ya kek..?"
"Sepertinya dia baca koran di halaman belakang,mau kakek panggilkan…" tawar adiwirya
"Aku telpon aja,biar dia kesini"
Belum sempat menelpon,rudy yang sedari tadi berada di halaman belakang datang menghampiri merry dan kakeknya
"Sudah selesai,ayo pulang aku ada meeting..!!" Ucap rudy
"Iya sudah,ayo" ucap merry
"Kek aku pamit pulang dulu ya,nanti aku main lagi kesini" ucap merry sambil berpelukan dengan kakeknya rudy
"Pamit ya kek" ucap rudy
"Iya hati hati ya di jalannya.." ucap adiwirya
"Mau pulang dulu apa mau langsung aku antar ke tempat kerja..?" Tanya rudy
"Langsung ke tempat kerja aja deh.." jawab merry
Rudy melajukan mobilnya menuju tempat kerja merry
Ketika sampai di depan tempat kerja merry,kebetulan ada robert melihat rudy yang mengantarkan merry ia pun lantas menghampirinya
"Hai..rudy,lama tidak bertemu,bagaimana kabar kamu" ucap robert sambil mengulurkan tangannya dan saling berjabat tangan dengan rudy
"Iya lama nggak bertemu,puji tuhan saya sehat.." ucap rudy
"Saya duluan ya pak,mau meeting soalnya" ucap rudy
"Mer,aku ke kantor dulu ya"
"Nanti kabarin aku lagi kalau mau di jemput" ucap rudy
"Iya,hati hati ya.." ucap merry
Rudy masuk kembali ke mobil dan melajukannya dengan cepat menuju ke kantornya
Melihat rudy datang pandu yang sedang duduk langsung berdiri dan berkata
"Selamat siang pak,maaf pak anda sudah ditunggu oleh pak donie di dalam" ucap pandu
Klek..
"Hai..pah"
"Kok nggak bilang kalau mau datang" ucap rudy
"Memangnya papah perlu izin dulu kalau mau ketemu anaknya sendiri" ucap donie
"Nggak juga sih,kalau papah bilang kan nggak nunggu kaya gini maksudnya"
"Papah sudah dari tadi nunggu aku..?"
"Nggak kok,papah barusan datang"
"Tumben papah kesini ada apa..?"
"Papah kebetulan lewat sini tadi,jadi sekalian mampir saja ketemu kamu"
"Gimana kabar istri kamu..?"
"Merry sehat,aku barusan abis nganter dia ke tempat kerjanya"
"Gimana merry sudah tahu tentang phobia kamu..?"
"Belum,aku belum ada nyali untuk cerita.."
"Sebaiknya kamu segera memberitahunya tentang phobia mu ini,sebelum dia mendengarnya dari orang lain"
"Memangnya siapa yang akan memberitahu merry,kan cuma ada 4 orang saja yang tahu masalahku ini" ucap rudy
"Ya..siapa tahukan.."
"Oh..iya pah,kemarin aku dari bandung"
"Ada sedikit masalah dengan pemasukan keuangannya"
"Masalah apa..?!"
"Om dodi memalsukan laporan keuangan selama beberapa bulan terakhir,yang seharusnya pemasukan meningkat setiap bulannya tapi beberapa bulan belakangan ini malah mengalami penyusutan"
"Dari hasil laporan GM dan laporan om dodi selisihnya lumayan sih pah"
"Jadi selama beberapa bulan ini om dodi memotong dan mengambil sendiri pemasukan dan membuat laporan yang berbeda dari GM hotel yang di sana"
"Orang itu kapan mau berubahnya" ucap donie geram mendengar penjelasan rudy tentang dodi
"Itu sebabnya kakekmu lebih memilih mewariskan perusahaan ini sama kamu di bandingkan sama dodi"
"Karena dari jaman masih sekolah sampai sekarang kelakuannya nggak berubah berubah"
"Hobinya jalan jalan,poya poya,gonta ganti perempuan" ucap donie
"Mungkin itu alasan kenapa dia masih belum mau menikah sampai sekarang" ucap rudy
"Tapi kamu sudah menyelesaikan masalah itu kan..?!" Tanya donie
"Sudah pah"
"Rudy sudah meminta langsung ke GM nya untuk melaporkan pemasukan setiap hari pada pandu" jawan rudy
"Ya sudah kalau sudah kamu atasi masalahnya"
"Kalau ada waktu pulanglah ke rumah,ajak istrimu" ucap donie
"Iya pah,nanti rudy usahakan untuk pulang"
"Kalau begitu papah pulang dulu ya,salam sama istrimu"
"Iya pah,nanti rudy sampaikan"
"Rudy antar sampai bawah ya pah..?!"
"Nggak usah.."
"Sudah,kamu kembali kerja saja" ucap donie
"Hati hati ya pah" ucap rudy
Melihat rudy dan donie keluar dari ruangannya pandu segera menghampiri dan menekan kan tombol di lift untuk donie