Kiss Love[BTS]

Kiss Love[BTS]
Bab 4



***


"Apa yang sebenarnya kau pikirkan ?kenapa kau membawanya ke dalam kastil ?"..


Suara siapa itu ? suaranya terdengar samar-samar di telingaku. Suaranya yang penuh tekanan begitu menggema di seisi ruangan.


"Aku tak bisa meninggalkan nya begitu saja kak,hanya dia yang bisa ku selamat kan". Suaranya yang begitu lembut dan berat,entah kenapa membuat hati ku berdebar.


"Dengar. Kau tau kan apa yang akan baginda kaisar lakukan jika mengetahui keberadaan nya di sini ?". Suaranya yang amat meyakinkan terdengar begitu tegas dan dapat di percaya.


"Aku tau kak. Setidaknya tolong lah biarkan pangeran ke 5 merawatnya sampai ia kembali baikan". Jelasnya yang terdengar lembut dan sedikit memohon.


"Kau ?apa kau menyukainya ??". Tanya nya dengan meninggikan suara nya.


"Apa menurut kakak,jika aku menyukainya semuanya akan baik-baik saja ??".


"Jangan gila ya,apa kau mau menghabiskan seumur hidup mu di pengasingan itu". Tegasnya penuh tekanan.


Entah kenapa. Tapi kurun waktu beberapa detik itu tak ada jawaban dari nya.


"Sadarlah. Kau adalah seorang pangeran negeri ini. Jika ayah handa mengetahui nya,apa kau yakin wanita ini akan baik-baik saja ?". Jelasnya meyakinkan.


Dia hanya terdiam tanpa jawaban.


"Apa kau tak ada keinginan untuk kembali pulang,dan apakah kau tak ingin kembali tinggal bersama kami lagi ?sadar lah, semua orang di sini sangat lah menghawatirkan mu dan merindukan mu". Jelasnya lagi.


"Baiklah. Aku mengerti. Tapi apa kah salah, kalau aku ingin menyelamatkan hidup nya ?kakak tau kan, apa yang telah ku perbuat pada orang-orang yang tak bersalah itu". Suaranya yang terdengar berat dan gemetar itu,membuat ku amat kasihan akan sosok nya.


"TAPI AKU YANG MEMBUNUH MEREKA SUMUA KAK". Teriaknya yang di iringin dengan suara pecahan kaca yang menggema di ruangan itu.


Seketika tak ada jawaban.


"Kakak tau,setiap aku di panggil ke istana. Aku selalu di surunya untuk membunuh dan melakukan pemberontak pada orang-orang yang tak berdosa itu". Jelasnya lembut yang terdengar menahan tangis nya.


Dan lagi-lagi tak ada jawaban.


"Aku sangat menderita. Aku sangat takut dan gemetar saat aku melihat lautan darah yang ada di depan ku". Jelas nya lagi yang meninggikan suaranya.


"Aku tau. Kau sangat menderita. Tapi.."


Plakkkk..


"JANGAN MENYENTUH KU". Teriaknya yang membuat ku mendengar nya kaget.


"Aku adalah manusia yang paling kotor dan menjijikan. Aku,aku sangat membenci diri ku yang di penuh oleh darah dan kembencian orang-orang yang ku bunuh". Jelasnya yang terdengar terisak menangis.


"Maaf kan aku. Harus nya, sebagai kakak aku bisa melindungi mu".


Kurun waktu beberapa detik pun aku hanya mendengar isak tangis yang memiluka di antara mereka berdua


Kenapa seorang laki-laki bisa menangis sememilukan dan semenyakitkan itu ?seperti ya mereka amat sangat menderita dengan apa yang mereka hadapi. Sampai-sampai tangisan mereka terdengar sesegukan seperti itu.


Entah kenapa ?tapi saat ini aku mulai ikut menangis. Air mata ku yang terasa hangat kini mulai membasahi wajah ku. Aku meremas kain yang ada di hadapan ku dengan mata tertutup. Rasanya mata ku terasa sangat panas dan perih,membuat ku menahan rasa sakitt beriringan dengan air mata yang semakin membasahi kedua mata ku.