Kiss Love[BTS]

Kiss Love[BTS]
Bab 17



***


"Youra ??Youra !!"..


Youra yang artinya bunga teratai. Arti dari bunga teratai sering di hubungkan dengan kekuatan pribadi dan pengingat bahwa hidup manusia hanya sementara.


"YOURAAA !!"..


Siapa ?siapa yang memanggil ku dengan nama itu ?aku bukan Youra. Aku bahkan tidak mengingat nama ku di kehidupan sebelumnya ??apa mungkin di kehidupan ku sekarang,aku berperan sebagai Youra !!..


Haaaah ?tunggu ?siapa yang sedang membangunkan ku !!.. Dengan perlahan aku membuka mataku, pertama kali yang ku lihat di hadapan ku adalah tubuh ku yang berada di dalam air.


"Youra ?kau tidak apa-apa !!". Tanya ya cemas.


Dengan perlahan aku menatap nya. Ia terlihat terkejut sekaligus khawatir.


"Jimin !!". Gumam ku pelan.


"Ya,,apa kau baik-baik saja ??". Tanya ya lagi dengan ekspresi khawatir.


Hah !!apa ?tunggu ?bukannya terakhir kali yang ku ingat,aku sedang mandi !!dengan perlahan aku menatap tubuh ku yang berada di dalam bak mandi dengan telanjang bulat !!..


"KKHAAAYYYYYY !!". Aku menjerit kaget membulatkan mata ku.


"Akh,,maap kan aku. Bukannya aku lancang melihat mu sedang mandi,tapi saat aku beberapa kali mengetuk pintu,kamu tak menjawab. Jadi aku dengan cepat masuk dan melihat mu tak sadarkan diri". Saat Jimin terkejut akan jeritanku. Jimin dengan cepat membalikkan badan nya dan dengan gugup menjelaskan situasi yang terjadi sebelum aku terbangun.


"Anu,,maaf kan aku karena sudah mengkhawatirkan mu. Tapi bisa kah kamu keluar lebih dulu". Ucap ku gugup karena malu.


"Huwwaaa,,apa yang terjadi. Kenapa aku sangat ceroboh ?apa Jimin melihat tubuh ku yang telanja ?tidak. Tidak mungkin Jimin melihatnya kan ?karna air ini tertutup oleh sabun yang banyak ??kkkhaaayyyy !!bagai mana ini ?apa yang harus ku lakukan ketika keluar dari sini ?akh sudah lah. Jangan berpikir yang aneh-aneh seperti semalam. Lagian dia tidak melihat tubuh ku, melainkan tubuh orang lain". Gumam ku meyakinkan diri ku.


Taakkkk !!..


Aku melangkah keluar dengan perlahan. Dengan erat aku memegang handuk putih yang menutupi tubuh ku. Jujur aku tak nyaman dengan panjang handuk yang tidak sampai menutupi lutut ku ini,sehingga membuat kaki panjang mulus dan putih ini terpanggang dengan jelas.


Dengan gugup aku menatap Jimin yang terdiam terduduk di tempat tidur ku. Dengan kepala tertunduk dia tampak terdiam.


Apa ini ?suasana macam apa ini ?ko suasananya persis seperti adegan malam pertama di drama-drama sh !!akh tidak-tidak ini masih pagi untuk sebuah adegan malam pertama kan !!aku menelan ludah kasar.


"Anu,,". Gugup ku terdiam mematung membuat Jimin seketika bangun dari duduknya dan melihat ke arah ku yang hanya memakai handuk.


"Maaf. Maaf kan aku". Ujar Jimin menunduk meminta maaf.


"Akh,,tidak apa-apa. Ini memang salah ku". Ucap ku gugup yang masih tersiam mematung.


"Itu ?anu,,aku akan bertanggung jawab". Ujar nya yang masih tertunduk terdengar gugup.


"Apa ? bertanggung jawab untuk apa ?". Ucap ku bingung.


"Anu,,itu sebenarnya aku sudah tidak sopan melihat mu yang sedang mandi". Jelas nya yang masih menundukkan kepalanya.


"Apa ?ahk tidak apa-apa. Semua orang bisa melakukan kesalahan kan ?". Jelas ku yang menyakinkan nya.


Entah kenapa tapi dia tidak lagi berbicara sepatah katapun. Dia hanya terdiam membungkukan badannya.