Kiss Love[BTS]

Kiss Love[BTS]
Bab 14



***


Aku menunduk memejamkan mata ku dan memeluk kedua kaki ku erat. Seakan aku sudah siap di terkam oleh nya.


"Kumohon tolong aku hiks.. hikss. Siapapun kumohon huhu. Aku takutt ". Ucap ku menangis dengan pasrah.


"Cikh. Ku kira ada tikus yang menyelinap ?ternyata hanya seekor kucing". Ucap nya dingin yang sedang berdiri di hadapan ku.


Suara ini ?apakah dia bukan penjahat ?.


"Hey. Bangun lah,kau sedang apa di sini ?". Tanya nya yang terdengar meninggikan suaranya.


Aku perlahan membuka mataku dan dengan berani melihat sosoknya yang berdiri di depan ku.


"Suga !!". Ucap ku terisak menangis dengan wajah yang basah di penuhi air mata membuatnya sedikit terkejut.


"Syukur lah. Hik.. hiks.. hiks,syukur lah itu kamu. Aku sangat takut ada orang yang akan membunuhku". Ucap ku terisak-isak yang membuatnya mulai berjongkok di hadapanku.


"Segitunya takut mati ya ?". Ucap nya yang dengan hati-hati menyeka air mata ku yang membasahi wajah ku.


"Ten. Teuntu saja,jika aku mati. Maka aku tak akan bisa bertemu dengan kalian lagi huhuhuu". Jelasku dengan tangisan yang semakin menjadi-jadi.


"Sudahlah. Jangan menangis lagi,aku ada disini bersama mu". Ucap nya dengan penuh hati-hati dan perlahan memeluk tubuhku ke pelukannya yang terasa nyaman dan menenangkan.


"Huhuhuu.. Aku takut ". Dengan terisak aku menunduk menangis di pelukannya.


Bagaiman jika yang ku rasakan dan yang ku alami ini hanyalah sebuah mimpi belaka akarna angan-angan ku yang ingin bertemu dengan mereka ??.


"Mau kah kau berjanji kepada ku ?". Tanya ku yang masih menangis di pelukannya.


"Apa ?". Singkat nya.


"Aku ingin kau tetap berada di sampingku dan melindungi ku seperti sekarang ini". Ucap ku tersendu-sendu karna tangisanku.


"Baiklah. jangan menangis lagi,aku berjanji akan selalu berada bersama mu". Ucap nya dengan lembut mengelus kepalaku pelan.


Aku yang mendengar kata-kata nya yang berjanji untuk melindungi ku itu.Membuat aku memeluk nya dengan erat dan menangis mengeluarkan beban yang ada di dalam hati ku selama ini.


Debaran jantung yang ku dengar dari dada bidang. Membuat ku merasa aman dan percaya bahwa dia nyata ada ya berada bersama ku.


Entahlah. Sebenarnya perasaan apa ini ? rasanya sangat campur aduk. Baru kali ini ada orang yang mau berjanji kepadaku untuk selalu ada untuk ku dan melindungi ku. Rasanya aku sangat bahagia bercampur dengan rasa sedih yang amat sakitt. Baru kali ini ada yang memelukku di saat aku menangis. Karna di kehidupan ku yang sebelumnya,aku selalu menangis sendirian dan harus menanggung penderitaan ku seorang diri tanpa ada yang melindungi ku dan takut aku akan terlu sendiri.


Selama ini aku selalu merasa menderita sendirian. Tapi setelah aku bertemu mereka,aku menyadari hal satu hal. Bahwa mereka juga manusia biasa yang hanya pandai menyembunyikan luka nya.


Awal mula aku mengenal mereka. Mereka sangat energik untuk menunjukkan bahwa mereka baik-baik saja,seolah hari-hari yang mereka habiskan hanya lah ada sebuah kebahagiaan dan tawa yang selalu menghiasi bibirnya


Sangat amat bodoh jika dulu aku memilih hidup mereka dan hidup ku sangat lah jauh berbeda dengan hidup ku yang penuh dengan kesedihan dan penderitaan.