![Kiss Love[BTS]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/kiss-love-bts-.webp)
***
Jakarta- kasablanka mall, jum'at(11/9/2015)riuh dan ramai tak seperti hari-hari biasanya, banyak remaja cewek dan bahkan beberapa cowok juga berkumpul untuk melihat penampilan boyband Korea Selatan Bangtan Boys(BTS).
Pukul 18.00 Wib malam ini mereka akan menggelar showcase dan fanmeeting pertama di Jakarta.
Diawali dengan pagi ku. Tak biasanya aku bangun subuh dan di luar pun tampak masih gelap gulita, sepertinya sang matahari masih malu-malu untuk menampakai dirinya.
Pagi hari itu aku sangat bersemangat,tak sabar rasanya untuk segera bertemu dengan mereka. Saking semangatnya jantungku terasa amat berdebar.
Malam hari menuju hari H terus ku tunggu jam demi jam,menit demi menit, bahkan detik demi detik pun,aku terus menerus melirik jam tangan ku.
Dan akhirnya aku tak tidur malam itu.
Entahlah,aku tak pernah menyangka saat di perjalanan menuju konser. Bahwa ternyata insiden mengenaskan yang akan ku alami telah menantiku.
Tepat di depan stadion konser yang akan diadakan ke 7 member Bts. Disanahlah takdir untuk bertemu mereka di acara konser sirna sekejam mata.
Tttiiiiiiiddddddhhh...
Yang ku ingat trakhir kali adalah bunyi klakson yang amat nyaring di telingaku dan kemudian aku terlempar dan berakhir tergeletak di depan pintu masuk stadion.
Saat itu yang ku kulihat hanyalah kegelapan dan yang kurasakan saat itu sangat lah memilukan. Aku masih bisa mendengar riuh jeritan orang-orang yang tak jelas di telinga.
Yang kupikirkan saat itu adalah apa saat ini aku akan mati ?tapi kenapa harus sekarang ?padahal keinginan ku untuk bertemu dengan mereka sangat lah tak mudah.
Sangat disayangkan,penentianku yang kuhabiskan bertahun-tahun, berbulan-bulan, berhari-hari bahkan siang dan malam selalu ku nantikan untuk bisa bertemu dengan mereka.
Malah berakhir seperti ini.
Apa mungkin dari awal tuhan tak mengijinkan ku untuk bertemu dengan mereka ?..
Baiklah. Jika memang tak harus sekarang,tapi aku berharap dengan sangat. Di kehidupan ku berikutnya,aku dapat bertemu dengan mereka.
Yang ku harapkan,bukan sekedar idol dan fans saja,melaikan sebagai dua orang manusia biasa.
Mau kah kau berjanji kepada ku ?
Mari kita bertemu di kehidupan selanjutnya.
Ujar ku memohon. Saat itu yang ku rasakan terasa lingkungan dan memilukan.
Pandangan yang mulai tak jelas,napas yang terasa amat sesak membuat ku menderita.
Apa kah ini yang dinamakan kematian ?rasanya amat sangat meyakinkan !!
Rasa sakitt ini yang di iringi dengan lautan darah. membuat semua orang yang melihatnya merinding ketakutan.
Tidak ada yang berani mendekati ku. Aku yang tergeletak berbaring tak berdaya kini perlahan mulai kehilangan kesadaran ku.
Ternyata. Sampai akhir pun aku tetap sendirian,tiadak orang yang peduli pada ku,bahkan sahabat-sahabat ku yang mundur menjauh dari ku terlihat hanya mematung terdiam menatap ku.
Pada akhirnya, mereka yang ku anggap sebagai sahabat,kini telah berpaling menghianatiku dengan ekspresi yang menatap ku dengan tatapan yang amat jijik.
Apakah orang tua ku juga berekspresi sama seperti mereka saat mereka membuangku dulu ??kenapa dunia ini tanpa tak adil bagi ku ??kenapa aku selalu sendiri menderita sendiri ?kenapa tuhan tak mengijinkan ku untuk bahagia walau hanya beberapa menit saja ??..
Apa kah di kehidupan berikutnya aku bisa merasakan kasih sayang dan kebahagiaan !!..