Kiss Love[BTS]

Kiss Love[BTS]
Bab 16



***


"Apa aku harus tidur ?ahk,,tidak-tidakĀ  kalau aku tertidur mungkin saja aku akan terbangun di tempat lain. Atau bisa jadi aku akan kembali ke kehidupan ku yang dulu ??akkhh tiidaaaakk.. Aku gak mau". Ucap ku yang terus menerus berguling-guling gelisah.


"Pokoknya. Apapun yang terjadi aku gak boleh sampai menutup mata sedikitpun". Ujar ku terduduk mengangguk.


Entahlah. Mungkin jam demi jam,menit demi menit telah ku lewati dengan terduduk memukul-mukul wajah ku beberapa kali yang tampak sadar tak sadar hingga matahari pun menampakan dirinya.


Tok tok..


Suara ketukan pintu yang menggema memenuhi kamar.


"Apa kamu sudah bangun". Tanya ya di balik pintu kabar.


"Iya". Singkat ku menahan kantuk.


Kkreeekkk !!.


Pintu terbuka dan menampakan sosok laki-laki yang tengah berdiri membawa nampan penuh dengan makanan.


"Apa yang terjadi ?". Tanya nya yang agak berlari mendekat ke arah ku yang tengah terduduk di tempat tidur.


"Kenapa kurun waktu semalam mata mu berubah menjadi mata panda !!". Tanya nya lagi cemas,terduduk di sisi ranjang.


"Akh,,anu. Tadi malam,aku hanya tidak bisa tidur hehe". Ucap ku yang tertawa menahan kantuk.


"Benarkah ?apa mungkin kamu tidak suka gelap ?". Tanya nya lagi.


"Apa ? tidak juga". Ujar ku menatap nya.


"Jika memang kamu tak bisa tidur karna takut gelap,aku akan menambah beberapa lilin di kamar mu". Ujar nya memegang tangan ku.


"Heumn,,Baiklah. Kalau begitu silahkan menyantap sarapan mu". Ujar nya berdiri menunduk dengan sopan.


"Baiklah. Terimakasih". Ucap ku mengambil nampan yang ada di samping kaki ku ke pangkuan ku.


"Kalau begitu, sekarang aku akan menyiapkan air mandi". Ucap nya melangkah ke pintu kamar mandi yang ada di depan mata ku.


Saat itu aku hanya mengangguk mengiyakan,sadar tak sadar aku perlahan memakan sarapanku.


Tak lama kemudian Jimin keluar dari pintu yang ada di hadapanku.


"Apa kamu baik-baik saja". Tanya nya lagi cemas.


"Iya,tentu saja". Ucap ku tersenyum pada nya.


"Baiklah,,kalau begitu aku permisi lebih dulu untuk mencari gaun yang akan kamu kenakan nanti". Ujar nya membungkuk lalu pergi ke luar kamar.


"Akh,,apa yang barusan Jimin katakan ya ?aku tak mendengar dengan jelas ucapan nya karna menahan kantuk ku".


Aku dengan linglung berdiri bersiap untuk mandi.


"Ukh,,aku ngantuk banget". Ujar ku masuk kamar mandi.


Terlihat bak mandi besar dan mewah menanti ku. Air yang mengeluarkan uap membuat aku tersenyum.


"Wah air nya hangat dan wangi". Ujar ku masuk ke dalam bak mandi yang telah terisi dengan air hangat.


"Ukh,,entah kenapa aku sangat mengantuk, walaupun aku sudah membasuh wajah dan kepala ku,air hangat yang di siap kan Jimin sangat hangat dan nyaman. Sepertinya aku akan tertidur di sini". Ucap ku menguap beberapa kali. Hingga aku pun tertidur di bak mandi.