Kiss Love[BTS]

Kiss Love[BTS]
Bab 10



***


"Mau ku papah ?". Tanya nya cemas.


"Akh. Tidak apa-apa,aku baik-baik saja". Ucap ku yang mulai berdiri dari duduk ku.


"Lihat. Aku sudah mulai bisa berdiri kan ?lagian tubuh ku udah mulai baikan ko". Ucap ku tersenyum.


"Akh, begitu ya. Syukur lah kalau begitu". Ucap jimin tersenyum hangat.


"Baiklah. Kalau begitu ayok ikuti aku". Ucapnya seraya berjalan keluar pintu kamar.


Heumn. Entah kenapa, rasanya wajah Jimin berekspresi kecewa. Atau mungkin hanya perasaanku saja ya ??.


Aku dengan hati-hati mengikuti Jimin yang berjalan di depan ku, punggung yang terlihat kekar dan menawan membuat aku tersenyum salah tingkah.


"Khaaayyy !!ini bukan sekedar mimpi kan ?". Ucap ku dalam hati.


"Eheumn. Kenapa kamu berjalan di belakang ku ?". Tanya nya menghentikan langkah kaki nya.


"Apa ?oh maaf,hanya saja aku takut membuat mu tak nyaman". Ucap ku meyakinkan.


"Kenapa kau berpikir seperti itu ?padahal aku ...". Jelasnya menundukan kepalanya.


"Apa ?kenapa ?". Tanya ku penasaran.


"Lupakan saja. Ayok pergi". Ajaknya kembali melanjutkan langkahnya.


"Apa yang terakhir Jimin katakan nya ?ko aku gak denger sh ?sangat di sayangkan".  Ucap ku kecewa.


***


Beberapa menit berjalan.


"Ayok,masuk". Ajak Jimin mempersilahkan ku,ia dengan cepat membuka kan pintu yang menjulang tinggi di depan ku.


"Akh, baiklah". Ucap ku masuk terlebih dahulu.


Mataku dengan cepat teralihkan dengan suasana meja makan yang terlihat sangat panjang di penuhi oleh cahaya lilin,suasana di sana terdengar sangat ramai.


"Kenapa ?ada apa ?". Tanya Jimin yang menatap ku.


"Anu,itu di sanah kenapa sangat ramai ya ? sepertinya banyak orang !!". Ucap ku gugup.


"Akh. Tentu saja,waktu makan malam kita selalu berkumpul bersama. Karna kalau siang hari kita selalu sibuk dengan tugas kita masing-masing". Jelas Jimin.


"Akh. Begitu ya". Ucap ku mengangguk.


"Tenang saja. Di ruangan ini hanya ada kita bertujuh ko". Jimin meyakinkan menggenggam tangan ku.


"Baiklah". Aku dan Jimin berjalan melangkah menuju meja makan. Mereka terdengar sangat asik mengobrol dan tertawa bersama.


"Akh. Itu dia,kak Jimin datang bersama nya". Ucap Jk berlari menghampiri ku dan Jimin.


"Ayok,kita duduk bersama ya". Ucap Jk memegang tangan ku.


"Akh, baiklah". Ucap ku menyetujui nya.


Jk tersenyum dan menarik tangan ku. Supaya aku segera duduk di sebelahnya. Tapi entah kenapa Jimin tak melepaskan tangan ku.


"Akh,apa yang kakak lakukan ?lepaskan tangan mu dari nya". Ucap Jk


"Akh,dia kan milik ku". Ucap Jimin kecewa.


"JIMIN. JK. DUDUK LAH DI KURSI KALIAN". ucapnya tegas.


Suara ini ?ini kan suara yang kemarin mengobrol dengan orang yang menyelamatkan ku !!.


"Kalian duduk lah". Ucap nya lagi.


"Baiklah". Ucap Jk dan Jimin berbarengan.


Sedangkan aku masih mematung menatap nya yang tengah berdiri tak jauh dari ku.