Kiss Love[BTS]

Kiss Love[BTS]
Bab 13



***


Tak tak tak..


Aku berjalan menyusuri lorong seorang diri. Suasana malam di dalam kastil sangat sunyi dan gelap. Penerangan yang ada hanya mengandalkan lilin-lilin yang berjajar di seisi ruangan.


"Ukh. Kenapa gelap sekali ?tau gini aku minta J-hope untuk mengantarkan ku ke kamar ku saja". Gumam ku pelan.


PRAAAAAKKNNNGGG..


Terdengar pecahan kaca yang menggema tak jauh dari saat ini aku berdiri membuat aku takut untuk melanjutkan langkah ku.


"Bunyi ?apa itu ?kenapa lorong ini sangat menakutkan sih ?gak bakalan ada hantu atau semacamnya kan ?". Ucap ku gemetar ketakutan di tengah lorong yang sunyi dan gelap.


"Ukhh. Apa yang harus ku lakukan ?apa aku kembali saja ke ruang makan ?setidaknya di sana ada J-hope kan ?". Jelas ku yang mulai berbalik kembali ke ruangan yang sebelumnya.


Dengan sedikit tergesa-gesa dan berlari akhirnya aku sampai di ruang makan.


"Huuhkk. Akhirnya aku sampai juga". Gumam ku menghela napas lega.


KRREEEEKKKK..


Dengan perlahan aku membuka pintu, meneliti di setiap sudut ruangan itu.


"J-hope ??apa kamu masih di sini ??". Ucap ku cemas dan sedikit ketakutan.


Aku mulai melangkah maju mendekati meja makan. Tapi di sana tak ada siapapun selain aku,aku sangat takut dan tak tau harus bagaiman dan kepada siapa aku harus meminta pertolongan".


"Ba,bagaimana ini ?aku sangat takut. Apa aku kembali ke kamar sendiri saja ??".  Ucap ku kembali menuju pintu dan kembali keluar.


"Baiklah. Aku akan berlari menuju kamar. Heumn,sudah ku putus kan". Ucap ku mengangguk kepala.


1


2


3


Aku pun berlari sekencang mungkin menyusuri lorong demi lorong yang gelap itu,suasana di seluruh lorong pun hanya di penuhi dengan suara kaki ku yang berlari.


"Eh. Siapa itu ?siapa yang ada di depan ku ?". Ucap ku menghentikan langkah ku dan terdiam mematung.


Sosok itu tak terlihat jelas karna tertutupi oleh jubah hitam yang membalut seluruh tubuhnya. Ia mulai mendekat ke arah ku dan mulai mengeluarkan pedang nya yang terlihat bersinar oleh pantulan cahaya lilin.


"Siapa dia ?apa dia pembunuh ?". Gumam ku dengan perlahan mundur.


Saat itu aku sangat gemetar ketakutan. Aku takut di bunuh oleh nya,tidak jangan sampai aku terbunuh. Jika itu terjadi aku akan berpisah dengan mereka ?apa mungkin tuhan hanya mengijinkan ku untuk bertemu mereka hanya satu hari saja ?tapi,aku tidak mau. Aku mohon jangan sekarang. Karna aku belum bertemu dengan Taehyung dan penyelamatku.


BREUKKK..


Aku tersandung dan terduduk terjatuh di lantai. Sosoknya yang semakin dekat,membuat ku mulai terisak menangis.


"Tolong ?siapapun tolong aku ?". Gumamku pelan tertunduk memeluk kedua kaki ku.


Apakah aku akan mati untuk kedua kali nya ?apakah aku tak lagi bisa melihat mereka ?tidak. Kumohon biarkan lah aku tinggal bersama nya lebih lama lagi. Aku memohon dengan sangat.


Langkah kaki nya yang semakin mendekat membuat ku putus asa. Aku menggepalkan tangan ku kuat-kuat seraya di iringi dengan tangisanku yang mulai sesegukan. Sungguh konyol,kenapa harus berakhir seperti ini ?kenapa hidup ku terus seperti ini ?apa tuhan benar-benar tak mengijinkan ku untuk tersenyum bahagia walau hanya beberapa menit yang ku habiskan bersama mereka !!..