Ke - isekai

Ke - isekai
Bab 2 Bukan Salahku Kalau Kamu yang Lalai.



"....., jadi apakah kau mendengarkan ?" tanya Werrenus sambil berusaha menahan tangannya yang keram kerena terus berada di posisi yang sama. "Ne~ bolehkan aku memanggilmu Werren ?" yang baru saja di dub Werren hanya menatap gadis didepannya dengan pandangan menyerah dan swearsdrop terlihat jelas di kepalanya. ".....Lakukan sesukamu......" jawaban Werren menuai sorakan bahagia dari Nagisa dan cicitan dari Bubblepuff.


"Hore....Ara~ sudah jam segini, aku pulang dulu ya." Nagisa melihat jam pemberian ibunya dulu yang terletak di pergelangan tangannya, kemudian berlari meninggalkan Werren yang masih terborgol disana dengan teriakan frustasi nya yang terdengar jelas.


-


Sementara itu, Syllynn yang sudah siap untuk mencari lagi Nagisa terhenti oleh elang yang sangat dikenalnya itu. Elang tersebut hinggap di tangannya dan Syllynn menggunakan kesempatan itu untuk mengambil gulungan surat yang diletakkan di sana dan memberi elang tersebut makan. Setelah membuka surat itu dan membacanya, badan Syllynn menegang dan keringat dingin memenuhi tubuhnya. Bagaimana tidak, dia melarikan diri dengan tujuan supaya tidak bertemu dengan gadis di nubuat, dan mendapatkan kehidupan bebasnya, tapi apa yang terjadi, tidak hanya ia kebetulan bertemu dengan gadis tersebut, dia dibanting karena salah paham, harus mencari nya yang tersesat, dan sekarang harus mengantarnya ke Ryvelon.


Amarah memuncak sampai ke ubun-ubun Syllynn, dan memutuskan untuk kembali duduk sejenak dan menenangkan diri. Tak lama, ia melihat Nagisa, gadis itu melangkah ringan sambil memeluk Bubblepuff dan tidak peduli dengan keadaan sekitar. Amarah yang sempat mereda kini menunjukkan taringnya, setelah meletakkan uang minumannya diatas meja, Syllynn segera melangkah keluar dan saat berpapasan dengan Nagisa, bukannya menyapa, dia menyeret Nagisa kembali ke penginapan dan sampai ke kamar mereka.


"Kenapa sih !?" balas Nagisa sewot. "Kamu yang kenapa !? Malam-malam begini keluar dari penginapan !! Mau cari mati ?!" Syllynn membalas dengan kasar. Nagisa yang mendengar jawaban kasar dari Syllynn berusaha untuk kembali keluar, namun ditahan sehingga pilihan keduanya adalah masuk ke kamar mandi dan mengunci diri di sana. Sementara, Syllynn yang baru tersadar dari amarahnya setelah gebrakan pintu merasa bersalah dengan perlakuannya ke Nagisa, tetapi dengan segera ditepisnya rasa bersalahnya itu. Kali ini, ia mengunci pintu kamarnya sebelum pergi tidur dan dengan fakta bahwa Nagisa tidak bisa melarikan diri melupakan fakta bahwa jendela penginapan tidak di teralis.


-


Werren yang baru kembali dari keadaan memalukan ( setengah telanjang dan terikat ) kembali ke anak buahnya untuk kembali mencari gadis yang dengan gampangnya melarikan diri dari elit sepertinya. Harga dirinya terluka malam itu, itu sebabnya, ia akan memberikan sedikit pelajaran karena sudah melukai harga dirinya pada gadis itu jika mereka bertemu lagi, secepatnya.


-


Nagisa berada diluar penginapan dengan hawa malam yang dingin, kekesalan terhadap Syllynn, dan egonya yang tinggi membuatnya menolak berada di kamar yang sama dengannya dan mengambil kesempatan saat Syllynn tidur untuk melompat turun dari jendela. Nagisa berjalan dengan tak tentu arah dan mengikuti instingnya pergi, sedangkan instingnya menyuruhnya pergi ke daerah barat dari Claystar yang dimana Ryvelon merupakan salah satunya. Nagisa berjalan, berjalan dan berjalan tak peduli dengan hawa dingin yang menusuk tulang dengan tujuan pindah ke kota yang lebih hangat saat itu juga dan melarikan diri dari Syllynn secepatnya.


Dari hasil game tadi, Nagisa mendapat 10 kertas uang, sementara 1 kertas uang dihargai 1 kantung penuh koin, dan kantung penuh koin berisi 100 koin. Sedangkan harga penginapan termurah untuk 1 orang adalah 25 koin per malam sehingga, sekali Nagisa mencairkan, ia bisa 2 kali mencari tempat menginap dan berbelanja sedikit. Setelah sampai di kamar, Nagisa segera menempelkan kepala ke bantal dan tidur, urusan besok akan dibahas besok.


-


Syllynn dalam masalah, iya benar, saat bangun dari tidur nyeyaknya, ia melihat sekeliling dan merasa deja vu, mencoba mencari dikamar mandi, tempat Nagisa mengunci diri semalam tapi kosong, saat dia keluar dari kamar mandi, matanya tertuju ke arah jendela yang terbuka dan kata kebun binatang mulai keluar dari mulutnya. Syllynn pun segera melalukan check out, di tengah perjalanan, membeli beberapa potong roti dan beberapa kantung air, memakannya dan kembali melakukan perjalanan.


Sementara Werren dan pasukannya, beserta mata-mata Kaisar Reinold sedang berada di tengah keributan karena kehilangan target pencarian mereka, tidak ada yang menyangka gadis itu memutuskan untuk berjalan keluar Claystar di jam yang sangat tidak mungkin bagi orang normal untuk tidak terlelap.


-


Nagisa terbangun pukul 06.00 pagi seperti biasa. Entah kenapa jam berapapun Nagisa tidur, ia akan selalu bangun di jam yang sama dengan tubuh yang segar. Nagisa melirik jam tangannya dan memutuskan kalau ia punya waktu untuk sarapan dan sedikit shopping. Saat ini, Nagisa sedang berada di Honeycrest, lebih tepatnya, di bagian pusat perbelanjaannya. Nagisa melihat-lihat setelan yang ada di setiap toko dan masih belum menemukan pakaian yang cocok untuknya. Sampai ia tiba di satu toko yang melayani custom order. Nagisa memutuskan untuk memesan 5 setel pakaian custom berpita dengan dilengkapi kantong rahasia yang banyak, tidak diduga omongan asal ceplosnya disanggupi dan harga yang dikenakan tergolong murah, yaitu 50 koin. Nagisa pun keluar dari toko itu dengan hati yang senang dan pergi ke bank untuk mencairkan kertas uangnya yang kedua.


Sementara di Ryvelon, pemuda dengan rambut panjang dan kacamatanya menatap ke arah bola kristalnya yang memperlihatkan keadaan gadis manis berambut coklat dengan tangan memijat daerah dahinya. Dia lupa kalau gadis nubuat memiliki emosi unik tersendiri yang memaksa orang secara tidak langsung untuk melihat ke arahnya. Yah..., paling sebentar lagi Syllynn akan menyusul gadis itu dengan mudah, yah, semoga saja.


Beda lagi dengan di perbatasan Claystar dan Honeycrest, Syllynn merutuki kecepatan Nagisa untuk menghilang, kalau setiap kali ia harus mencari Nagisa, semua rambutnya bisa memutih karena stress.