Katagiri

Katagiri
Katagiri ~~13



Sebelum matahari berada di tengah-tengah langit. Katagiri kini sudah berada cukup jauh dari tempat di mana Yura dan yang lainnya berada.


Ia menuju ke arah selatan. Sepanjang perjalanan yang ia lalui tidak terjadi apa-apa. Membuatnya bisa berjalan lebih cepat.


' saat ini hal yang paling baik adalah aku melatih lebih keras fisik ku dan memperkuat pondasi kultivasi ku. '


Ia sudah memahami hal apa yang akan ia lakukan. Memiliki tingkat kultivasi yang lebih tinggi dari anak seusianya membuat dirinya diuntungkan. Tapi bagi fisik nya akan sangat mempengaruhi.


Walaupun ia sudah melatih fisiknya dengan arahan dari Leon, itu masih belum cukup. Apalagi soal pondasi yang akan ia perkuat


Ia bergerak lebih cepat masuk ke dalam hutan. Salah satu orang yang ia jumpai di dalam perjalanannya sebelumnya mengatakan ada tempat di mana para hewan siluman berada di dalam sebuah hutan.


Hewan-hewan siluman itu di katakan sangat kuat dan beberapa di antaranya merupakan kera api raksasa. Salah satu hewan siluman yang memiliki fisik yang sangat kuat.


Katagiri yang mendengarnya langsung bergegas. Hewan-hewan ini akan sangat membantunya dalam berlatih fisik.


Ia masuk lebih dalam ke arah hutan. Beberapa hewan siluman sudah bermunculan. Tapi itu tidak masuk ke dalam pandangan Katagiri.


Mereka adalah para hewan siluman tingkatan pemula tahap awal. Hanya dengan pukulan biasa maka akan membuat hewan siluman itu mengalami nasib buruk.


Hoaaarrrr ' sebuah auman terdengar di hadapan Katagiri. Sosok hewan dengan mata menatap tajam ke arah diri Katagiri.


' Harimau putih ' Katagiri yang sudah membaca beberapa buku dari Leon bisa mengenali hewan siluman yang kini ada di hadapannya.


Ia tersenyum lalu merenggangkan tangannya. Hewan itu berada di tingkat Bumi tahap awal. Katagiri berniat menjadikannya sebagai lawan latihan fisik.


Ia menyerang maju terlebih dahulu. Katagiri menuju ke arah harimau, tapi Harimau itu menghindar lalu mulai menyerang balik.


Ia menggunakan cakarnya agar bisa memberikan luka pada tubuh lawannya. Katagiri yang tau hanya tersenyum tipis.


Ia tidak menggunakan pedangnya untuk melawan. Hanya mengandalkan tangan kosong semata. Ini hanya latihan, tidak perlu melakukan hal yang berlebihan.


Ia menghindar setelah itu balik membalas. Keduanya sama-sama bertarung dengan semangat.


Beberapa luka cakar kini terlihat di tangan dan juga bagian dada. Sedangkan harimau itu mendapat luka di bagian kepala nya yang terus menjadi sasaran tinju Katagiri.


Keduanya mengambil jarak setelah beberapa waktu bertarung. Keduanya saling bertatapan satu sama lain. Seolah-olah sedang menunggu lawan mereka lengah.


'Fisik hariamu putih memang kuat. Tak kusangka akan membuat ku seperti ini '


Katagiri tersenyum tipis. Ia tidak menggunakan tenaga dalamnya untuk melawan hariamu itu. Ia hanya ingin menggunakan fisik nya.


Belasan pukulannya belum bisa menumbangkan nya. Membuat Katagiri mencari ide yang baru agar dapat mengalahkan lawannya tanpa menggunakan tenaga dalam, senjata maupun jurus.


Katagiri terkejut tapi segera ia menghindar agar tidak terkena serangan harimau itu. Dia mengambil dua langkah ke samping lalu tanpa ampun ia memukul bagian dekat telinga Harimau tersebut.


Buk! Harimau itu lansung terlempar dan mengenai pepohonan. Ia merintis kesakitan lalu terbaring lemas di atas tanah.


Pukulan Katagiri sebelumnya sudah cukup membuat dirinya merasa pusing. Setelah mendapat pukulan yang mendadak ia tak lagi mampu mempertahankan kesadaran nya.


Apalagi bagian yang Katagiri kenai adalah salah satu bagian rawan. Tentu saja akan membuatnya seperti itu.


Melihat lawannya yang kini sudah tak sadarkan diri. Katagiri lansung menuju ke arahnya. ' membunuh nya tentu akan membuat aku bisa mendapatkan sumsum binatangnya, di tambah aku akan mendapatkan core siluman nya. Tapi tujuanku bertarung adalah untuk melatih fisik. Sebaiknya aku tidak membunuhnya. '


Ia lalu mengambil pil di dalam cincin penyimpanannya lalu mengonsumsinya terlebih dahulu. Setelah luka-lukanya mulai menutup ia kemudian mengangkat tubuh harimau itu dan pergi mencari tempat berisitirahat.


°°°


Sehari kemudian Katagiri kini sudah merasa lebih baikan. Dirinya sudah memulihkan tenaganya seratus persen. Ia memandang ke arah harimau yang kini sudah tertidur di sampingnya.


Kemarin ketika Harimau itu terbangun ia bertarung lagi. Tapi setelah nya Katagiri lansung mengajak Harimau itu berteman.


Tentu Katagiri tau bahwa harimau itu tidak mengerti bahasa siluman, jadinya ia hanya menggunakan bahasa isyarat berharap agar bisa di pahami.


Dia bertujuan mencari rekan di dalam hutan ini. Jadi ketika dirinya bertemu lawan yang kuat, maka ia bisa membantunya.


Melihat Katagiri memberikannya bahasa isyarat, Harimau itu lansung memahaminya. Ia mengangguk lalu berjalan mendekati Katagiri. Setelah hari itu keduanya pun menjalin sebuah pertemanan.


Dirinya sudah di paksa bertarung dua kali. Dan sepanjang pertarungan ia selalu kalah membuat Harimau itu agak ketakutan. Ketika melihat bahwa Katagiri akan mengajak nya berteman ia langsung menyetujuinya, takut akan membuatnya marah bila ia menolak


" Neko saatnya berburu kembali. Mari kita mencari lawan yang cocok di jadikan sebagai tempat berlatih. " Kata Fan Mu pada Harimau yang kini ia panggil dengan sebutan Neko.


Gerrrr' harimau itu bangkit. Walaupun tidak terlalu paham akan perkataan Katagiri, tapi ketika melihat dia akan pergi membuatnya ikut.


Hoaaarrrr ' keduanya segera pergi dengan Katagiri yang memimpin. Mereka masuk lebih dalam ke arah hutan untuk mencari lawan yang sepadan.


' yah kurasa seperti ini juga tidak ada salahnya '.


__


__


***note : sorry telat up, sibuk. to next mungkin aku ga bisa nentuin kapan up. itu aja. enjoy!


thnks udah baca***><