
“ wah mimpi apa aku, baru tadi ketemu cowo idaman, terus langsung ketemu anaknya, dan besok ketemu ibunya. Apa semua ini memang ditakdirkan ya ? semua dirangkai semudah ini, dari mulai aku bertemu dengan cowo yang cocok denganku lalu bertemu anaknya dan akan bertemu ibunya. Aku hanya berharap Julian mampu melupakan mantan istrinya. “ batin Stella sambil berjalan pulang
Setelah sampai di rumah, Stella langsung ke kamar untuk ber siap – siap. Setelah siap, ia turun lagi kebawah untuk menemui daddy mommy om tante dan sepupu nya yang datang. Ia memiliki om yang bernama om Yudi dan tante Marisa dari keluarga mama , lalu mereka memiliki anak bernama Elen yang merupakan saudara sepupu ku satu – satu nya.
“ hai mom dad, om, tante dan Elen “
“ hai jugaa Stel, ayo duduk sini sama aku “ balas Elen. Elen orang yang mudah bergaul, ia sangat baik kepada ku, ia juga cantik, ia hanya lebih tua setahun dariku. Aku beruntung memiliki sepupu seperti dia. Dan juga mama papa nya sangat baik juga kepadaku.
“ Stel, apa kamu sudah punya pacar sekarang hehe ? “
“ belum len, tapi aku ada naksir sama cowo nih,dia udah punya anak sih,”
“ ah kamu mah becanda Stel, masa kamu suka sama suami orang “ kata Elen karena ia mengira Stella, sepupunya, suka sama cowo ber istri dan sudah mempunyai anak
“ ih gak len, istrinya udah ninggalin dia pas anaknya baru lahir, sekarang anaknya udah 6 tahun, tapi katanya sih dia belum ngelupain istrinya “
“ yauda Stel, kalau emang begitu, mending kamu ga usah mengharapkannya, lebih baik juga kamu jangan menyukainya, karena kalau memang dia belum melupakan mantan istrinya, ia tidak akan melihat perempuan lain, biarpun misalnya nanti dia lihat kamu, bisa jadi kamu dijadikan pelampiasan, aku gamau kamu menjadi pelampiasan Stel, jadi lebih baik kamu dari sekarang mencoba untuk melupakan perasaan kamu ke dia. Btw, nama nya siapa sih ? kamu bisa kenal dia gimana ? “ kata Elen menjelaskan Panjang lebar karena ia sangat khawatir kalau sepupunya itu hanya menjadi pelampiasan laki – laki
“ benar juga sih yang dikatakan Elen itu, Julian tidak akan mudah untuk melupakan mantan istrinya, aku juga tidak ingin dijadikan pelampiasan oleh Julian, tapi aku sudah terlanjur menyukainya , tapi bagaimana pun yang dibilang Elen benar, aku harus mulai melupakan perasaan aku dengan Julian . “ pikir Stella setelah mendengar perkataan Elen yang menurutnya benar.
“ oh yauda makasihh ya Elen, kamu benar, mau gimanapun, dia pasti akan susah untuk melupakan istri nya , bahkan waktu 6 tahun saja tidak cukup,aku juga tidak ingin menjadi pelampiasannya. Namanya Julian, kamu tau Atmaji Company ? itu perusahaan dia len. Aku mengenalnya baru hari ini sih hehe, saat aku lihat dia aku langsung suka, terus tadi siang aku ketemu anak nya secara tidak sengaja. “ kata Stella untuk menjelaskan kepada Elen
“ ohh yaampun Atmaji Company ? aku baru tau loh kisah rumah tangga nya seperti itu. Yah sudah lah, kamu yang sabra ya Stel, aku yakin kamu bisa bertemu laki – laki yang terbaik untuk kamu. “
“ makasih ya len kamu udah buka pikiran aku hehe, oh iya gimana kamu sama tunangan kamu ? udah menentukan tanggal pernikahannya ? “ tanya Stella penasaran dengan tunangan Elen yang bernama Andra. Mereka sudah berpacaran selama 5 tahun dan 1 tahun bertunangan, mereka merupakan pasangan yang serasi, kadang Stella, Elen dan Andra suka bepergian bareng, sehingga hubungan mereka juga dekat.
“ wah cepat sekalii len, ga nyangka ya bentar lagi kamu dan Andra sudah jadi sepasang suami istri heheh, selamat ya len.” Kata Stella yang sangat senang mengetahui sepupunya sebentar lagi akan menikah dengan laki – laki yang baik, tetapi belum sempat Elen menjawab, sudah dipotong oleh panggilan mommy nya Stella untuk makan .
“ makasih ya Stel, udah yuk makan, tante dah manggil, “ lalu mereka berdua langsung berjalan ke meja makan untuk makan yang sudah disiapkan oleh mommy, tante Marisa, dan pembantu yang ada di rumah.
“ hai gadis – gadis, udah selesai gosipnya ? hehe “ kata tante Marissa yang merupakan ibu – ibu gaul.
“ gak ma, kita ga gossip kelesss, iya kan Stel hehe”
“ terus apa donggg kalo ga gossip ? “ tanya mommy
“ itu tan, si Stella curhat tentang cowo, ups, keceplosan Stel, maaf hehehehe “ kata Elen sambil bercanda yang ingin menggoda Stella.
“ ga mom, itu si Elen mau nikah bulan depan katanya,”
“ wah serius len , kok ga bilang - bilang ke tante sih ? “ tanya mommy.
“ rencana nya mau bilang tan abis makan, nanti deh abis makan kita kasih tau, sekarang makan dlu aja tan, dah laper nih daritadi nunggu Stella heheh “
“ hahaa baiklah yuk kita makan dulu”
Mereka makan dengan sangat tenang, karena memang sudah etika nya seperti itu yang diajarkan, tidak boleh banyak berbicara saat sedang makan, jadi yang terdengar hanyalah dentingan sendok dan garpu yang bertabrakan dengan piring. Lalu setelah mereka selesai makan, mereka langsung menuju ruang tamu untuk menonton tv dan berbincang – bincang tentang pernikahan Elen seperti yang diceritakan Elen kepada Stella tadi. Respon mommy dan daddy Stella sama seperti Stella tadi, mereka sangat senang mengetahui keponakan satu – satunya mereka akan menikah dengan laki – laki pilihannya yang memang sudah dikenal oleh mom dan daddy. Setelah mereka berbincang – bincang, om Yudi, tante Marisa dan Elen langsung pulang, mereka tidak menginap karena om Yudi besok akan pergi ke luar kota.