
Stella dan Julian pertama tama langsung ber diskusi tanggal berapa mereka akan menikah.
" Stel, bulan depan kan September, kira kira menurut kamu tanggal berapa yang bagus ya?" Julian ingin menyerahkan kepada Stella untuk memilih tanggal.
" Gimana kalau tanggal 17 September ya Jul? sepertinya bagus tanggal nya, itu juga kan hari Sabtu. Jadi banyak orang yang bisa datang. " kata Stella menyampaikan pendapatnya
" oh yasudah, berarti sudah fix tanggal 17 September ya. Sekarang lebih baik lita menyewa gedung untuk pernikahan saja ya. Pagi nya kita akan melakukan pemberkatan di Gereja dekat rumah kamu saja. " kata Julian yang sudah menentukan gedung, gedung yang akan dipakai untuk pernikahan nya adalah gedung ber bintang 5. Ia mau pernikahan nya dengan Stella berjalan meriah dan diingat terus oleh banyak orang.
" baiklah Jul, kita akan menyewa gedung dahulu abis itu sewa Wedding Organizer juga ya, agar mereka bisa mempersiapkan dengan baik semuanya. "
Lalu seperti rencana, setelah mereka menyewa gedung, mereka menyewa Wedding Organizer dan memberi tahu konsep pernikahan apa yang diinginkan. Satu minggu kemudian, Stella, Julian, dan keluarga mereka semua nya melakukan fitting baju. Mereka lebih memilih untuk membeli semua baju yang akan dibutuhkan keluarga. Mommy Stella yang sudah memilihkan designer karena mommy banyak mengenal designer designer, mulai dari designer baju sampai ke designer perhiasan. Setelah designer pilihan mommy menyelesaikan pakaian yang akan dipakai nanti, kita semua mencoba dahulu pakaiannya. Mereka semua memilih adat Jawa karena ibu Stella berasal dari Jawa serta ayah dan ibu Julian juga berasal dari Jawa.
" Halo Dewi, ini aku sudah bawa rombongan aku nih, sudah siap kan semua baju baju untuk pernikahan Stella nanti? " sapa mommy sambil memeluk tante Dewi yang merupakan teman nya mommy yang mendesain baju kita semua.
" Hai Amel, kita udah lama banget ya ga ketemu, udah siap semua dong, ayo ikut aku, kita ke lantai atas aja biar bebas. " jawab tante Dewi
" Oh ini pengantin perempuan nya ya, ga berasa banget loh kamu udah mau nikah aja Stell, selamat ya, tante senang banget hehe.. Calon suami mu juga ganteng banget loh, cocok banget kalian.." kata Tante Dewi kepada Stella sambil berjalan ke lantai atas
Stella melihat gaun pernikahan nya sangat cantik dan anggun, ia langsung mencoba pakaian nya.
Saat Stella keluar, semua langsung terpesona melihat nya, terutama Julian. Julian sampai tidak berkedip saat melihat Stella keluar memakai kebaya pernikahan nya.
" Stel you are so beautiful, " kata mommy
" iyaaa tantee, tante cantik banget pakai baju itu, kaya bidadari tan heheh"
" Iya stel, liat tuh Julian aja sampai ga kedip liat kamu hehe.. " ibu menambahkan perkataan mommy
" Ah ibu, ga ya.. tapi beneran Stel, kamu sangat cantik, aku jadi makin tidak sabar untuk segera menikah dengan kamu. " kata Julian.
" Terimakasih mom, ibu, Jayden sama Julian, ini juga karena baju nya indah, tante Dewi sangat pintar merancang kebaya ini. " jawab Stella merendah
Lalu setelah mereka selesai untuk fitting baju nya, mereka semua memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu karena sudah jam 1 siang tetapi mereka belum makan apapun. Setelah mereka selesai makan, mereka semua langsung pulang ke rumah masing masing tetapi berbeda dengan Julian dan Stella, mereka masih harus mengurus persiapan pernikahan nya itu. Waktu tinggal 3 minggu lagi sampai hari H, jadi mereka harus mempersiapkan semua nya dengan sempurna.