
Julian POV
Aku sangat senang saat mengetahui calon anak ku ber jenis kelamin laki - laki. Beberapa bulan lagi aku akan bertemu dengan anak ku. Tetapi berbeda dengan Adelia, ia tidak terlihat senang saat mengetahui anak kami sehat dan ber jenis kelamin laki laki.
“ Sayang, akhir nya sebentar lagi kita akan bertemu dengan anak kita, ia laki - laki. Aku sangat senang del, apakah kamu senang juga ? “ tanya Julian
“ iya senang kok. “ balas Adelia dengan singkat
“ apakah Adelia lebih ingin anak perempuan ya ? “ batin Julian
“ Yank, kamu lebih mau anak perempuan ya? Tenang aja Del, nanti kita bikin lagi ya, sampai dapat perempuan, aku kuat kok. “ kata Julian untuk menghibur Adelia
Setelah berbulan bulan, akhirnya tiba hari yang sudah ditentukan. Karena Adelia tidak mau lahiran secara normal, ia memilih cesar. Setelah berhasil melahirkan, Adelia tiba - tiba Adelia ingin meminta cerai dari aku.
“ Julian, aku mau cerai. “ Kata Adelia tiba – tiba
“ Apa sayang maksud kamu ? kenapa kamu tiba – tiba bilang begitu ? ada yang salah dari aku ? “
“ Aku udah punya cowo yang lebih baik dan kaya dari kamu, aku juga udah ga cinta sama kamu, jadi tolong biarkan aku pergi Julian. Untuk Jayden, anak kita, kamu saja yang urus, cowo ku pasti gam au terima Jayden. “ jelas Adelia
“ Aku ga mau yank, gimana nanti Jayden ? gimana aku ngurus dia ? aku cinta banget Del sama kamu, aku ga bisa hidup tanpa kamu Del! Aku bakal kasih semua yang aku punya buat kamu “ kata Julian yang masih kekeh tidak mau untuk bercerai.
“ terserah kamu Jul, intinya aku mau cerai, tolong lepaskan aku, nanti aku akan mengurus perceraian kita. “ tegas Adelia.
Author POV
Setelah itu Adelia benar – benar pergi tanpa memperdulikan Julian dan anaknya, Jayden. Julian yang merupakan seorang CEO itu sudah benar - benar hancur, perusahaannya pun sementara dipegang oleh papa nya. Julian mengurus Jayden Bersama orang tuanya dan baby sitter. Ia menjalankan 6 tahun dengan bersedih dan masih mencari keberadaan Adelia yang seperti ditelan bumi setelah pergi dari Julian. Ia pun masih mengharapkan Adelia untuk kembali kepada nya dan mengurus Jayden bersama – sama.
“ Aku Cuma mau Adelia mam, aku mau ketemu Adelia “
“ iya mama tau, kamu juga kan bisa sambil cari Adelia, saat kamu jadi CEO lagi, kamu akan lebih mudah mencarinya karena koneksi kamu kan lebih luas. “
“ baiklah ma, mulai minggu depan aku akan mulai ke perusahaan lagi, aku ingin mempersiapkan diri dulu. Terus tolong carikan asisten pribadi untuk ku mam, karena tidak mungkin aku meng handle langsung sendiri “
“ nah gitu dong, itu baru anak mama, dah sekarang kamu main sama Jayden aja sana, untuk asisten pribadi , mama sudah persiapkan, Namanya adalah Rian. Ia selalu berada di perusahaan selama ini “
“ baiklah mam, terimakasih “ kata Julian
haalloo..
" The Journey to the Perfect Life" adalah karya ku yang pertama. Aku harap kalian bisa menerima karya ku dengan baik yaa..
Kalau misalnya ada kesalahan, kalian bisa langsung comment yaaa.. aku akan berusaha perbaiki ^-^
Oh yaaa.. salaam kenalll!!! jaga kesehatan selalu ya kalian!