
"azura sejak kapan kau mulai latihan "tanya raja aylmer memastikan .
"tadi "
"kau serius adiik ?"tanya pangeran carlos memastikan bahwa yang dikatakan azura bukan sebuah kebohongan.
sedangkan azura tidak membalas nya karena iya sudah malas dengan pertanyaan yang dilontarkan kepadanya.
karena tidak ada jawaban dari azura carlos menyimpulkan apa yang dikatakan oleh adiknya itu memang benar
keadaan menjadi hening tidak ada yang membuka suara sedikit pun diruang makan tersebut karena mereka sibuk dengan pikirannya masing masing .
'hm.......membosankan sampai kapan gua harus terjebak dalam situasi ini buang buang waktu berharga gua aja tsk.......kalo kaya gini mah mending ga usah datang dengab alasan tidak enak badan jadi kan gua bisa kehutan kegelapan untuk latihan dari pada disini .......'ucap azura dalam hati karena ia sangat kesal waktu berharganya telah terbuang sia sia .
"saya izin pamit kembali ke kediaman saya yang mulia "kata azura sambil berdiri
"kenapa kau terburu buru kak ?"tanya calia berpura pura ramah terhadap azura
"apakah ada alasan untuk saya tetap tinggal putri "tanya azura
"apa maksud dari perkataanmu azura?!"tanya raja aylmer
"benar dek apa maksud dari perkataan mu ,kamu ade kakak dan kita adalah kelurga jadi kamu punya alasan untuk disini"jelas pangeran carlos
"benar apa yang dikatakan carlos putriku kamu adalah bagian keluarga ini jadi udah pasti kau bisa tinggal lebih lama bersama kami apakah kamu punya masalah sayang ? ceritakan kepada ibunda, ibunda pasti akan membantu mu "ucap ratu audrey sambil berjalan mendekati azura.
'heh keluarga ? sejak kapan kalian menganggap tubuh ini sebagai keluarga?' batin azura
azura mundur ketika ia melihat ratu audrey ingin memegang pundak nya
sedangkan ratu audrey yang melihat bahwa azura mundur mukannya menjadi hitam karena ia marah dengan prilakuan azura
'****** ini berani beraninya dia menghindar dari ku !! 'batin audrey marah
"kenapa kau menghindar sayang apakah kau tidak menyukai ku "tanya audrey sambil memsang wajah pura pura sedih
raja alymer yang melihat ratunya sedih pun marah kepada azura atas tindakan azura kepada ratu audrey
"apa yang kau lakukan azura kenapa kau melakukan itu kepada ibundamu kau tau sikapmu yang seperti itu membuat ibundamu sedih!"bentak raja alymer dia tidak lupa ia memeluk ratu nya untuk menenangkan dirinya
sedangkan ratu audrey tersenyum puas di pelukan raja alymer karena berhasil membuat azura semakin di benci oleh raja alymer
"mohon jangan marahin azura yang mulia dia masih kecil itu salah ku karena tidak menjadi ibu yang baik untuknya "kata audery berpura pura membela azura supaya ia terlihat sangat pedulj kepadanya .
"tenang lah ratu ku itu bukan salah mu tapi salah anak itu karena bertindak tidak sopan kepadamu padahal kau sangat sayang kepadanya "ucap raja aylmer sambil menenangkan ratunya dan memberikan tatapan tajam kepada azura
disisi lain pangeran carlos ingin membantu azura tapi di tahan oleh calia katanya ia sangat takut melihat raja Carlos marah tapi alasan sebenarnya itu hanya pura pura supaya pangeran carlos tidak membantu azura.
sedangkan azura sendiri ia sangat bosan melihat drama murahan yang terjadi di depannya ,sungguh membuat ia sangat ngantuk mendengarkan drama yang di buat ratu audrey pikirnya .
"hm.......apakah kalian sudah selesai membuat dramanya karena sejujurnya itu sangat membosankan "ucap azura malas.
pangeran carlos yang mendengar bentakan ayahanda nya buru buru melepaskan pelukan calia dan ia berjalan kearah mereka ia berusa menenangkan ayahhandanya supaya azura tidak dihukum
karena ia sangat menyangi adiknya ia tidak mau hubungan ayahnya dan adiknya semakin menjauh semenjak kematian ibu kandung mereka.
"ayahanda aku mohon tenangkan diri ayah aku yakin adik tidak bermaksud begitu "ucap nya sambil menenangkan raja aylmer
"adik cepatlah kau minta maaf kau tidak bermaksud begitu kan "kata carlos sambil memandang azura dengan tatapan sedih
"kenapa saya harus minta maaf pangeran ?, saya tidak salah sama sekali dan saya hanya mengatakan fakta saja, lagi pula saya tidak butuh belas kasihan mu itu "kata azura malas
"AZURA!!!"
teriak raja aylmer marah ia melayangkan tangannya guna untuk menampar azura tetapi sebelum tangan nya mengenai pipi azura azura sudah menghentikan tangan raja aylmer dengan menahannya .
"APA KAU INGIN MENAMPARKU YANG MERUPAKAN PUTRI MU SENDIRI HAH !!!!" teriak azura marah sambil menghempaskan tangan raja aylmer kasar
mereka kaget ketika mendengar teriakan azura. begitu pun para dayang dan juga prajurit yang berada di depan, mereka buru buru masuk ketika mendengar teriakan azura.
tapi azura tidak peduli karena amarah sudah menguasi dirinya sehingga jiwa mafia telah mengambil alihnya
bahkan azura telah mengeluarkan hawa pembunuhnya walaupun sedikit tapi membuat mereka merinding, bahkan ada beberapa dari mereka pingsan karena tidak kuat dengan hawa tersebut .
"heh apakah karena wanita ini kau ingin menamparku "
"INGAT BAIK BAIK RAJA AYLMER AKU BUKAN LAH ANAK DARI WANITA ITU ,AKU AZURA MARGUERITTE ADALAH ANAK DARI RATU EMELY MARGUERITTE DAN SELAMANYA AKAN MENJADI ANAKNYA BUKAN ANAK DARI WANITA YANG BERADA DISAMPING KAU SAMPAI KAPAN PUN CAMKAN ITU !! "
"BAHKAN AKU TIDAK SUDI MEMANGGILNYA IBUNDA TSK DAN INGATLAH YANG MULIA RATU TERHORMAT JANGAN TUNJUKAN SIKAP SOK PERHATIAN MU ITU KEPADA KU ,KARENA ITU SANGAT MEMBUAT KU JIJIK"teriak azura marah
azura pun membalikan badannya dan dia melihat bahwa para dayang dan prajurit memperhatikannya .
tapi ia tidak peduli karena amarah sudah menguasi dirinya dan ia pergi meninggal kan ruang makan tersebut dan di ikuti luna dari belakang
mereka semua yang melihat azura pergi pun merasa lega akhirnya mereka bisa bernapas kembali .
'tuan putri azura sangat menakutkan sebaiknya saya tidak membuatnya marah' batin para prajurit dan dayang yang berada disana .
mereka sangat takut dan kagum saat bersamaan ketika melihat azura marah seperti tadi.
sedangkan raja aylmer dia memutuskan untuk pergi dari ruang makan tersebut agar pikirannya tenang
begitupun dengan pangeran carlos ia sangat kaget melihat perubahan adik nya tersebut dan memilih pergi untuk menenangkan diri
sedangkan ratu audrey ia memilih pergi ke kediamnya dengan diikuti putri calia yang memilih untuk mengikuti ibundanya .
azura berada dikediamnnya ia mulai membersihkan diri dan memutuskan untuk tidur karena setidaknya ia sangat kelelahan karena drama yang di buat ratu audrey
luna yang mengetahui tuanya sudah tidur pun pergi meninggal kan azura dan pergi untuk istirahat juga karena hari sudah sangat larut
sebelum ia pergi ia membenarkan selimut yang dipake azura dan pergi meninggalkan kamar tersebut .