
'menyusahkan saja kenapa aku harus bolak balik kesana sih 'batin azura kesel karena dirinya sebenarnya males bergerak kembali
disini jadi luna siera lisha azura akashi berdiri deketan, disini mereka bersikap tegap seperti seorang prajurit yang sedang menunggu intruksi
masing masing dari kepala sekolah memberikan informasi tentang academy mereka masing masing sehingga membuat azura mengantuk mendengarnya.
'kapan kelarnya sih jika ngomong terus gak jamin deh gua bisa tetap bertahan apa gak buat dengerin tuh orang jika sampai itu terjadi jangan salah kan diriku tapi salahkan kalian bicara panjang banget kaya baca dongeng buat tidur ' ucap azura dalam hati
''tuan putri azura anda ingin memilih academy apa untuk pendidikan anda ?''tanya salah satu dari kepala sekolah
''hah ....?''azura hanya bisa memiringkan kepalanya, karena ia sangat bingung dari pertanyaan tersebut karena azura tidak mendengarkan sepenuhnya apa yang mereka omongin disebabkan dirinya lagi berjuang untuk menahan ngantuk yang sejak tadi menyerang dirinya
mereka semua menunggu jawaban dari azura seperti nunggu balasan dari doi yang terlalu lama oke abaikan
lisha yang melihat itu mengerti bahwa azura pasti tidak mendengarkan yang di omongin para kepala sekolah sepenuhnya, dengan menahan kesabaran lisha pun menjelaskan intinya kepada azura .
yang mendengar penjelasan dari lisha secara singkat dan jelas langsung memahaminya dan ia langsung menjawab pertanyaan tersebut dengan mudah dan jelas
kepala sekolah yang melihat kelakuan azura yang dianggap kurang sopan hanya menggelengkan kepala .
''putri maukah kau menampilkan pertunjukan untuk menghibur kami dalam acara ini''ucap salah satu kepala sekolah
''haruskah aku ?''ucap azura datar sambil menunjuk dirinya sendiri
''iya ,karena anda adalah pemenang dalam pertandingan ini ''
''tapi aku gak mau gimana dong''jawab azura santai dan sedikit kurang ajar
kepala sekolah mempunyai perempatan siku ,karena mendengar jawaban azura dirinya yang merupakan kepala sekolah di salah satu academy yang terkenal di tolak oleh seorang gadis ,sedangkan lisha ,luna menahan tawa mereka agar tidak pecah sedangkan akashi ia hanya menghela nafas melihat kelakuan azura .
'' a chan~''panggil akashi
''apa''
''ne... a chan mau .....''
''GA!! ''sebelumn akashi menyelesaikan ucapannya azura langsung memotong ucapan dari akashi
''bagaimana kau tau padahal aku belum selesai ngomong ? ''protes akashi
''karen kamu bodoh ''jawab azura santai
deg akashi yang mendengar perkataan azura seperti ada pisau yang menyerang hati sangat tajam perkataan azura,wajahnya pun langsung murung dan ia berjongkok sambil memainkan jarinya di lantai tanpa memperdulikan orang yang melihat mereka tercengang ,karena perbuatannya bahkan kedua orang tuanya juga tidak percaya ketika melihat anak nya yang terkenal dingin bisa berwajah murung seperti ini dan itu semua hanya karena satu orang perempuan.
''kau kenapa ? ''tanya azura
''.....''akashi tidak menjawab dan memilih mengabaikan azura,sedangkan azura menghela nafas kasar melihat sikap akashi.
'hufft padahal dia lebih tua dari pada gua tapi kenapa dia seperi anak kecil terpaksa deh gua harus menggunakan cara itu ' batin azura
azura pun mun meminta lisha untuk mengubah penampilannya dengan sihir nya. mereka semua kaget dengan penampilan azura yang sangat cantiik dan juga imuut meskipun masih ada tampang datar di wajah tapi hal tersebut tidak mempengaruhi wajah cantiknya.
saking cantik nya penampilan azura semua mata tidak pernah lepas kearahanya, bahkan ada yang mimisan dan pingsan dan iri melihat penampilannnya.
''akashi ''
''akashi''
''akashi senpai ''
''oniichan ''ucap azura dengan nada lembut mereka yang mendengar nya sudah tidak kuat lagi ,banyak dari mereka yang pingsan ketika mendengar suara azura yang imut tapi hal tersebut masih tidak di respon oleh akashi sehingga membuat azura kesal dan menggembungkan pipinya.
''ya sudah kalo kau masih marah aku tidak ingin membujuk mu lagi biarkan kau tetap seperti itu !!'' ucap azura jengkel.
''kenapa kau yang kesel seharusnya itu aku yang kesel ''ucap akashi berdiri menghadap azura
''hey ! gimana aku gak kesel, kau sendiri aja sudah di panggil berapa kali masih mengacuhkan ku jangan salah kan aku !! ''
''SEHARUSNYA KAU LEBIH LAMA LAGI MEMBUJUK KU !! ''teriak akashi
''JANGAN BERTERIAK KE ARAH KU !!''
''KAU JUGA TERIAK''
''KAREN KAU YANG MULAI BAKA''
''KA....KAU MENGATAIKU BAKA ''
''YA EMANG NAPA GAK SUKA ''
''K...KAU ''
''APA ''
''DASAR GAK PEKA ''
''ITU KAU ''
''KAU''
''KAU ''
''KAU''
mereka semua hanya bisa menonton perdebatan antara akashi dan azura dan tidak ada yang menghentikan mereka sama sekali bahkan raja aylmer sekaligus
''sampai kapan mereka berantem ?''tanya kepala sekolah
''yang pasti sampai mereka puas ''jelas lisha
tiba tiba ada seseorang prajurit yang datang tergesa gesa ke aula ,dengan tergesa gesa untuk melapor dengan tubuh yang penuh luka
ia sudah melapor bahwa di temukan banyak mayat di panti asuhan ,karena berdebat yang di lakukan oleh akashi dan azura membuat semua orang tidak bisa mendengar suara dari prajurit tersebut .
lisha pun geram tidak karena perdebatan dua A tersebut tidak ada ujung nya tersebut ,ia pun langsung memukul kepala mereka berdua dengan kencang sehingga membuat dua A mengaduh karena pukulan dari lisha
''kenapa kau pukul aku hah ! jika aku menjadi bodoh gimana''protes azura
''berisik! ini ada kabar penting tapi kami tidak bisa dengar gara gara kalian ribut terus!" marah lisha
azura pun mengalah dia hanya menyimak pembicaraan saja karena ia tidak ingin berdebat lagi.sang prajurit yang pun menceritakan semua nya kepada mereka.
mereka sudah berbisik bisik mengenai tentang kejadian tersebut raja aylmer pun sudah mengirimkan banyak prajurit untuk ke tempat kejadian sedangkan azura ia masih mencerna kejadian yang barusan terjadi
…
…
…
''APA PANTI ASUHAN DI SERANG '' teriak azura ketika ia sejak tadi hanya menjadi pendengar
pletak
karena teriakan tersebut ia mendapatkan jitakan maut dari lisha '*hiks...kenapa aku selalu di pukul sih kalo nanti aku bodoh gimana'*batin azura sambil memagang kepala nya karena jitakan yang di lakukan lisha sangat lah kenceng sehingga kepala nya menjadi pusing.
setelah beberapa menit kemudian, azura menghebuskan nafas nya sambil menutup matanya setelah ia membuka matanya secara perlahan dan sorot matanya pun berubah menjadi tajam dan dingin seperti kehidupan dia saat menjadi alice ketika menghadapi musuhnya .
''sebastian kau bawa prajurit tersebut pergi dari sini dan obati semua luka yang ada tubuhnya, karena aku tidak menjamin bahwa di tubuh prajurit tersebut tidak ada racunnya''ucap sebastian
''baik nona saya akan mengobati pria tersebut dan kembali kepada nona secepat mungkin''balas sebastian setelah itu ia dengan sang prajurit pergi menggunakan sihir teleportasi.
''lisha siera kalian pergi cari pelaku tersebut ''
''luna shushu kalian ketempat panti asuhan untuk menguruh mayat mereka biar di kuburkan dengan layak''
''tapi nona jika kita pergi tidak ada yang menjaga nona setidaknya salah satu dari kami bersama anda''jelas luna
''bener tuh shushu kau tinggal disini jagain azura dan kau azura kami tidak ingin mendengar bantahan darimu karena ini demi kepentingan mu !''tegas lisha dan di anggukin oleh mereka berempat ,azura yang mendengar itu menghela nafas dan hanya bisa menerima ide tersebut.
''kalian harus melindungi satu sama lain jika keadaan tidak memungkinkan sebaiknya kalian mundur karena jika kalian mati aku tidak mau mengurus mayat kalian karena itu sangat merepotkan''ucap azura
''kau juga sebaiknya jangan ada luka di tubuhmu, karena kami tidak ingin mengurus tuan jelek dan cacat''balas lisha meskipun begitu kata kata yang mereka ucapkan tapi mereka tau di balik kata kata yang menjengkelkan yang mereka ucapkan terdapat pesan bahwa mereka jangan sampai ada yang terluka atau pun mati ketika melawan musuh.setelah mengatakan hal tersebut lisha siera dan luna pergi dari ruangan tersebut dengan sihir teleportasi milik lisha.
''mau sampai kapan kalian bersembunyi ''ucap azura.semua orang kaget mendengar ucapan dari azura kecuali mereka yang kuat sudah tau apa yang dimaksud oleh azura
tidak lama enam orang muncul tiba tiba di tengah aula.kemunculan enam orang tersebut membuat semua orang bersikap waspada kecuali azura yang masih terlihat santai sama sekali.
''wahwahah tidak kusangka gadis kecil seperti mu mengetahui keberadaan kami''puji salah satu dari enam orang tersebut tapi hanya diacuhkan oleh azura
ketika azura ingin maju maju kedepan gerakan nya di tahan oleh akashi ,azura pun menenangkan akashi bahwa dirinya akan baik baik saja.
setelah memastika bahwa akashi sudah lebih tenang, azura melanjutkan langkahnya kedepan mereka melihat azura maju kedepan banyak yang bilang bahwa azura sangat bodoh karena kelakuannya. meskipun begitu ada dua orang yang diam diam tersenyum melihat azura yang mengantarkan nyawanya sendiri kemusuh, siapa lagi jika bukan ratu audrey dan putri callia.setelah jarak mereka sudah dirasa dekat azura pun menghentikan langkahnya dan mengangkat jarinya berbuntuk fak*u yang di arahkan ke enam orang tersebut.
''ku akui bahwa kau sangat lah berani untuk seukuran gadis seumuran mu ''ucap salah satu dari mereka yang di yakini bahwa pria tersebut merupakan pimpinan dari mereka
''wajah mu sangat cantik jika saja kau menjadi penghangat tempat tidur ku akan ku pastikan bahwa hidup mu akan jauh lebih enak dari pada sekarang''ucap pria tersebut
''oh emji hello, apa kata dunia jika gua harus berpasangan dengan lu, mending lu ganteng muka kaya bab* aja belagu, lu sadar oi sadar harusnya lu tuh tobat udah tua bau tanah juga masih aja belagu sambil cari daun muda lagi inget umur oi ''jelas azura sambil nada mengejek
mereka semua bingung dengan bahasa yang di pakai oleh azura barusan karena baru mendenger bahasa tersebut sedangkan akashi yang mendengar ucapan azura hanya bisa menahan tawa saja karena ia tau maksud dari ucapan azura
pria tersebut sama seperti bangsawan yang lainnya tidak mengerti apa yang di ucapkan gadis kecil yang berada tidak jauh dari nya meski begitu ia marah ketika mendengar nada dari gadis tersebut seperti mengadung ejekan ke arahanya
karena .....
Info : jadi daun muda itu artinya gadis gadis remaja yang masih masa masa pubertas atau setingkat smp dan sma