Istoriya Printsessy Azura

Istoriya Printsessy Azura
part 12



"apakah kau punya penjelasan atas tindakan hari ini putri ? "ucap raja aylmer dingin .


"i...iya yang mulia....hamba di jebak ta....di malam saya....me...melihaat a...daaa bayangaan putiih terbang ayaah handa "ucap callia terbata bata.


semua orang memiliki pemikiran sendiri di dalam kepalanya bahwa tidak ada yang mempercayai ucapan putri callia.


"JANGAN MENGADA NGADA KAMU PUTRI HAL TIDAK MASUK AKAL APA YANG KAMU KATAKAN !! "


"saya tidak berbohong ayahanda hiks ...."


"KAMU MAU BILANG BAHWA DI ISTANA INI ADA HANTU JANGAN BERCANDA PUTRI !! ''


"ibunda tolong bilang ke ayahanda bahwa saya tidak berbohong hiks "ucap callia sambil memohon kepada ratu audrey.


"ya mulia "


"CUKUP !! saya tidak ingin mendengar apapun, kau putri hukuman mu salin buku tata krama sepuluh kali "ucap raja alymer tegas


setelah itu ia pun pergi meninggalkan tempat tersebut sementara aundrey membawa callia kembali kekediamannya.


sesampainya di kediaman anggrek ratu audrey menyuruh para pelayan meninggalkan mereka berdua .


"ku harap kau punya penjelasan yang bagus callia tentang kejadian ini !!'' ucap ratu audrey


putri callia pun menceritakan nya dengan detail .


"begitu ibunda ceritanya, saya yakin bahwa itu perbuatan dari ****** itu ibunda"


"anak itu sudah mulai berani ternyata, kita harus memikirkan cara untuk menyingkirkan anak itu"


"bener ibunda gara gara dia saya di permalukan awas kau azura!! " geram marah callia


"tenang saja, biar ibunda cari cara untuk menyingkarkan ****** tersbut sekarang sebaiknya kau melaksanakan hukuman mu "


"baik ibunda "


setelah itu ratu audrey pergi dari kediaman anggrek sambil memikirkan cara untuk menyingkarkan azura .


KEDIAMAN MAWAR HITAM


azura kini sedang duduk menikmati camilan di teras kediamannya, di temanin sebastian dan juga lisha.


"damainya "ucap azura


"hm....bener sangat damai "ucap lisha menyetujui ucapan azura.


mereka sedang menikmati waktu santai di teras kamar azura sampai ketika luna memasuki kamar nya dengan berlari


"no...huh....nona"ucap luna putus putus ketika abis berlari.


"tenang kan diri mu dulu luna baru kau mulai berbicara !"perintah azura


luna pun langsung mengatur nafasnya dengan perlahan, dan kemudian ia minum minuman yang di berikan oleh sebastian.


"ada berita apa sampai kau lari lari begitu?"tanya lisha .


"saya mendapat kabar bahwa tuan putri callia ditemukan tidur di taman nona


para pelayan yang melihat itu langsung melaporkan kepada yang mulia raja setelah itu raja dateng dengan jendral alexander


raja melihat itu sangat marah ,tapi tak lama kemudian ratu datang untung menenangkan yang mulia raja setelah itu yang mulia menanyakan kepada putri callia kenapa ia bisa tidur di istana


karena penjelasannya tidak masuk akal raja menyuruh putri callia untuk menyalin buku tata Krama sebanyak sepuluh kali nona "jelasnya .


"luna jika becerita tolong bernafas lah ,karena saya tidak ingin melihat anda mati konyol karena lupa bernafas" kata lisha


"nih luna sebaiknya kau minum dulu biar tenggorakan mu tidak kering "ucap sebastian yang menuangkan air untuk luna minum


"terimakasih "ucap luna sambil minum.


"oh ya nona saya denger dari beberapa pelayan alesan putri callia bisa tidur di taman karena melihat hantu nona sebaiknya kamu hati hati "ucap luna .


lisha yang mendengar itu langsung saja tertawa lepas karena tidak kuat menahan tawa ,sedangkan azura berusaha untuk menahan ketawa dan sebastian ia hanya ternyesum saja


"nona kenapa kalian ketawa apakah ada yang saya tidak tau ?" tanya luna bingung


"apakah kamu bisa menjaga rahasia luna ?"tanya azura


"iya nona saya akan menjaga rahasia......


tunggu jangan bilang bahwa itu semua adalah rencana nona ?"tanya luna yang sudah mulai mengerti.


Flasback


mereka pun duduk di bawah pohon dengan memakan camilan bersama kemudian haryani meminta luna untuk menemaninya berkeliling sementara azura duduk di bawah pohon karena ia malas melakukan apapun .


"hey zur kapan kau membalaskan dendam kepada nenek lampir tersebut?"tanya lisha


"hm.....gua sih pengen cepet membalaskan dendam ibunda tapi jika langsung membongkar kejahatannya itu tidak akan seruu"


"bener juga tuh gimana kalo lu buat dia menderita perlahan lahan "saran lisha


"hehehe sudah pasti itu mah sebas chan bagaimana menurut mu?"


"saya mengikuti nona saja "jawab sebastian sambil tersenyum.


"bagaimana jika nanti malam kita membalaskan dendam kepada nenek lampir tersebut"usul lisha


"boleh tuh tapi kiita akan melakukan apa emanya"ucap azura


"hm......apakah kalian mempunyai ide ?"tanya


mereka pun diam sambil memikirkan sebuah ide untuk membalaskan dendam ke audrey dan callia


"hah....gimana kalo kita takut takutin aja "usul lisha.


"boleh juga tuh ide lu ,tumben otak lu encer"


"anjir gua emang pinter ya ,lu nya aja tuh yang ga tau hmp !''


"nona bagaimana jika kita membuat dia malu juga "ucap sebastian


"gimana kita mempermalukan nya ?"tanya azura


"gimana kita buat dia tidur di taman ? "


"maksud kamu begini , kita pertama tama membuat ia takut setelah itu kita membuat dia seolah olah tidur di taman "jelas lisha dan di balas anggukan oleh sebastian


"boleh juga tuh nanti malam kita melaksanakan rencananya "putus azura


dan malam harinya pun mereka melakukan rencana yang sudah di buat dengan pertama tama masuk ke kekamar callia dengan membuat semua pelayan tidak melihatnya


mereka melakukan hal yang sama tapi mereka membuat suara mereka atau apapun nanti tidak terdengar oleh orang lain


setelah itu lisha menjadi hantu dan melayang tinggi dengan di ikuti nyanyian yang di nyanyikan azura karena takut callia pun lari keluar, akan tetapi ia tidak melihat siapa pun begitu juga dengan pelayan dan prajurit tidak bisa melihat mereka


setelah sampai di luar sebastian langsung membuatnya pingsan dan menaruhnya di taman seolah olah bahwa callia memang tidur di taman sihir tidak terlihatnya mereka buat sampai waktu pagi hari.


back story


"begitu lah cerita "kata lisha mengakhiri cerita tentang tersebut.


karena azura menyuruh lisha untuk menceritakan kejadian yang kemarin .


"walaupun hukumanya tidak sesuai harapan "gumam azura sambil meminum teh nya .


"begitu, tapi kenapa nona tidak memberitahu saya semalam ?"tanya luna


"lupa "ucap azura santai


sedangkan luna yang mendengar perkataan nona nya hanya menghebuskan nafas aja.


"aaaah bosennya'' rengek azura ''luna siapkan baju yang mudah bergerak dan simple! ''ucap azura


luna pun langsung melaksanakan perintah azura setelah itu azura berganti pakaian nya dengan yang sudah di siapkan tidak lupa ia meminta lisha untuk menguncir rambutnya simple


"nona ingin pergi kemana ?"tanya luna


"pasar , bosen jika disini terus "


"nona kau harus meminta izin kepada yang mulia dulu ,jika tidak kau akan kena hukum "jelas luna.


"tidak usah saya akan pergi sendiri"


"nona terlalu berbahaya jika sendiri sebaiknya anda membawa lisha "kata sebastian


"saya tidak menerima penolakan nona.nona bisa memilih pergi dengan lisha atau tidak !!"jelas sebastian tegas ketika ia melihat bahwa azura ingin menolak


azura pun hanya bisa mengiyakan perintah sebastian kemudian ia dengan lisha pergi ke pasar yang pasti mereka menyelinap keluar tanpa ketahuan penjaga