Istoriya Printsessy Azura

Istoriya Printsessy Azura
part 11



kereta kereta dari kerajaan lain sudah mulai berdatangan, mereka memberikan hormat kepada semua orang yang disana setelah penyambutan untuk kerajaan lain mereka masuk kedalam istana supaya raja dan keluarga dari kerajaan lain bisa istirahat


dan azura pun pergi kediaman mawar diikuti oleh haryani karena dia sangat suka dengan taman di kediaman mawar karena taman tersebut berbeda dengan taman yang lainnya di istana ini ketika ia menjelajahi taman taman istana emeron taman di kediaman mawar lah yang sangat cantik menurut dirinya


sesampainya di taman, azura meminta sebastian dan luna untuk membuat dessert dan minuman, ia juga meminta lisha menggelar tiker di bawah pohon karena ia ingin memakan dessert di bawah pohon


mereka pun duduk di bawah pohon dengan memakan camilan bersama kemudian haryani meminta luna untuk menemaninya berkeliling sementara azura duduk di bawah pohon karena ia malas melakukan apapun .


"hey zur kapan kau membalaskan dendam kepada nenek lampir tersebut?"tanya lisha


"hm.....gua sih pengennya cepat membalaskan dendam ibunda, tapi jika langsung membongkar kejahatannya itu tidak akan seruu"


"bener juga, gimana kalo lu buat dia menderita perlahan lahan "saran lisha


"hehehe sudah pasti itu, mah sebas chan bagaimana menurut mu?"


"saya mengikuti nona saja "jawab sebastian sambil tersenyum.


"bagaimana jika nanti malam kita membalaskan dendam kepada nenek lampir tersebut ?" Tanya azura


"boleh tuh ,tapi kiita mau melakukan apa ? '' tanya lisha .


azura tidak menjawab pertanyaan dari lisha, melainkan hanya sebuah senyuman saja ,lisha pun menghetahui di balik senyuman azura akan ada sesuatu hal yang akan menarik nanti .


setelah mengatakan hal itu azura mengambil sebuah buku novel di ruang dimensinya dan mulai membaca novel


disisi lain taman


haryani sedang mengelilingi taman bunga di temani oleh luna ,ia menanyakan kepada luna tentang bunga bunga yang ada di taman tersebut ketika sedang asik mengamati bunga ia mendengar suara langkah kaki dan melihat bahwa ada kakak ,sepupunya dan beberapa pangeran


"salam kakak dan para pangeran "ucap luna dan haryani sambil memberi hormat


"salam putri/adiik"jawab mereka bareng


"ada keperluan apa para pangeran dan kakak datang kediaman mawar?"tanya haryani


"tidak boleh kah kami datang kesini adik dan setau ku ini kediaman adik azura "ucap louis


"iya sih hehe"jawab haryani canggung


"dimana azura haryani , kenapa kamu sendirian aja ?"ucapnya


"mari aku antar kakak dan yang lainya menemui kak azur"


setelah itu mereka berjalan bersama ke arah tempat azura berada disana ia melihat bahwa ada sebastian yang sedang berdiri dengan tegap lisha yang sedang bermalesan sambil tiduran tidak lupa dengan tangan nya, ia melakukan kejailan terhadap azura untuk menarik perhatian azura


tetapi semua itu tidak berhasil karena azura masih fokus ke buku yang ia baca


"kak zuraa"panggil haryani


mereka yang mendengar teriakan haryani hanya bisa menggelengkan kepala karena tingkah haryani yang seakan tidak pernah bertemu dengan azura selama berabad abad .


.


"jangan teriak aku mendengarnya "ucap azura ia memberhentikan bacaan nya dan bangun ketika melihat bahwa sepupunya tidak datang sendiri.


"hamba memberi hormat kepangeran semua maaf atas ketidak sopaan yang dilakukan sepupu saya "ucap azura


"haha tidak apa apa putri"ucap salah satu pangeran


"perkenalkan nama saya azura margueritte "ucap azura sambil memberikan hormat


"saya razita robert dari kerajaan sky "ucap pangeran robert


"saya geralt putra dari dari jendral alexander"ucapnya memperkenalkan diri.


"jadi kamu putra dari paman alexander ?'' tanya nya antusias karena azura mengagumi jendral alexander ketika mendengar rumor mengenai sang jendral


"iya putri "jawab garalt sedikit canggung


"benerkah putri ? saya akan sampaikan kepada ayah bahwa putri sangat mengangumi diri"


"ti....tidaak perlu"tolak azura gugup


sedangkan lisha yang melihat tingkah azura hanya bisa memutar bola matanya jengah


"kenapa dengan espresi mu itu lisha ?"tanya haryani ketika tidak sengaja melihat espresi lisha waktu azura memuji jendral alexander


"tidak ada apa apa"


"jangan bilang bahwa kau cemburu karena tidak di puji sama kak azur?"tanya haryani sedikit menggoda lisha


"hm....ngapain saya cemburu dengan jendral seperti itu"ucap lisha sambil membuang muka


haryani yang melihat reaksi lisha pun menahan ketawa kemudian ia memiliki ide untuk menggoda lisha .


"kak azur "panggil haryani


seketika itu juga azura berhenti bercerita dan menengok karena namanya di panggil.


"kak .....lisha cemburu sama tuan alexander karena kakak memujinya "ucap haryani sambil menggoda lisha


lisha yang mendengar itu hanya membuang muka tanda bahwa ia sedang tidak cemburu tapi mereka yang melihat gelagat lisha menahan ketawa karena mereka tau bahwa sebenernya lisha sedang cemburu kepada alexander ketika azura memujinya tapi lisha tidak ingin mengakui hal tersebut.


pada ahkirnya mereka menghabiskan waktu dengan saling bercanda satu sama lain dan tidak membedakan status satu sama lainnya dan sesekali mereka tertawa atas apa yang dilakukan azura dan lisha .


karena hari sudah sore mereka memutuskan untuk kembali kediamanya masing masing


>>


pada pagi hari terjadinya kehebohan karena ditemukannya putri callia yang tidur di sebuah taman


raja yang mendapatkan laporan tersebut ketika ia sedang membahas hal penting dengan jendral alexander pun lgsung mendatangi tempat tersebut


ketika sampai alangkah kagetnya ketika ia melihat putri callia dengan baju tidur di taman.


sedangkan putri callia yang perlahan mengerjap kan matanya ketika ia mendengarkan suara berisik.


ia kaget ketika membuka matanya banyak para pelayan dan prajurit sedang melihat pandangan ke arahnya dan setelah itu ia melihat ada jendral alexander dan di sampingnya raja alymer menatap dirinya dengan muka merah .


"PUTRI CALLIA APA MAKSUD DARI SEMUA INI ?!''teriak raja alymer


callia kaget ketika ia mendengar teriakan raja alymer karena selama ini ia tidak pernah di bentak oleh raja alymer .


"a......ayah handa"lirih dia


"KAU SUNGGUH MEMBUAT KU MALU PUTRI, KAU TIDUR DI TAMAN DENGAN MENGGUNAKAN BAJU TIDUR DIMANA ETIKA MU SEBAGAI PUTRI HAH !!''


callia hanya bisa nangis ketika dirinya di bentak oleh raja alymer.


tidak lama kemudian ratu audrey datang ,ia mendapat laporan tersebut langsung datang dengan tergesa gesa sesampainya ia di sana ia melihat bahwa raja alymer sedang memarahi putri nya di depan orang banyak.


"tolong jangan marah lagi yang mulia kasian putri callia "ucap ratu audrey ke pada raja alymer.


"kau tau putri mu itu sungguh sudah membuat ku malu apakah ini etika seorang putri ? "ucap raja alymer.


"hamba yakin bahwa ini bukan kesalahan putri callia yang mulia "


"bukan salahnya ?"


"iya yang mulia bisa jadi putri kita di jebak sama seseorang sampai ia bisa tidur disini"ucap ratu


ratu memberikan kain dari pelayan untuk menutup tubuhnya yang hanya memakai baju tidur.


"apakah kau punya penjelasan atas tindakan hari ini putri "ucap raja aylmer dingin .


"i...iya yang mulia....hamba di jebak ta....di malam saya....