Istoriya Printsessy Azura

Istoriya Printsessy Azura
part 10



pangeran carlos sedih karena azura tidak duduk di dekatnya ia pun hanya menampilkan senyuman palsu untuk menutupi kesedihannya. mereka yang melihat ekspresi pangeran carlos mengetahui hubungan azura dengan keluarganya tidak baik sejak dulu .


mereka menunggu makanan yang datang, semua menu makanan sudah ada di meja makan ,mereka semua mulai mengambil makanan masing masing tetapi tidak dengan azura ia masih duduk tenang .


"kakak kenapa kamu tidak mengambil makanannya ?" tanya haryani penasaran .


"benar cucuku apakah kau tidak menyukai makanan yang ada disini ?" ucap kakek aric


"aku sedang menunggu makanan ku kakek "


"tapi semua makanan sudah disini semua azura ,apa yang kau tunggu ?" ucap paman azura yang dianggukin oleh mereka semua .


"itu "tunjuk azura kepada sebastian yang baru datang dengan membawa makanan untuk azura .


"terimakasih sebas chan "


setelah menaruh makanan azura di meja, sebastian langsung pergi dari sana semua orang langsung mengerti bahwa azura sedang menunggu sebastian memabawa makanan tersebut


kakek nenek dan paman mereka mengerti dengan itu mereka juga bersyukur karena sebastian berada di sisi azura karena mereka percaya kepada sebastian, dikarenakan sebastian merupakan pelayan yang setia kepada anak mereka yang sudah meninggal ratu emely begitu pun mereka percaya kepada lisha walaupun mereka suka kesel karena sikap lisha yang bisa dikatakan kurang sopan kepada majikannya dan terlalu malas untuk bergerak .


tapi karena dengan sikap seperti itu mereka tidak ragu menilai lisha karena lisha selalu menjadi dirinnya sendiri tidak seperti orang lain walaupun dengan begitu dia akan siap dan tidak akan segan membunuh siapa saja yang berani melukai tuannya walaupun nyawa menjadi taruhannya .


seperti mereka tetap melindungi ratu emely meski mereka sudah terluka parah ,tapi tetep melindungi ratu dan anaknya ,walaupun sang ratu tidak terlindungi tapi anaknya selamat mereka berjanji supaya kejadian tersebut tidak terulang lagi tekat mereka berdua ,ketika mereka gagal dalam melindungi ratu emely


mereka makan dengan hening sesekali louis atau pun haryani menyuapi azura begitu pun dengan azura yang menyuapi mereka dengan senyum manis


disisi lain carlon merasa dada nya sakit ketika melihat sepupunya menyuapi azura dan bercanda seperti itu ,bahkan ia tidak pernah melakukan hal itu dengan azura.


karena setiap kali azura bertemu dengan dirinya dia hanya bersikap formal tidak seperti sepupunya, dia membayangkan seharusnya di posisi sepupunya itu adalah dirinya yang sedang menyuapi azura


ia tau bahwa dirinya tidak becus menjaga adik kandungnya sendiri, dia tidak bisa melindungi dan menjadi kakak yang diinginkan oleh adiknya maka sangat wajar bagi azura bersikap formal kepada dirinya


ia ingin meminta maaf kepada azura dan mulai hubungan kakak adik dari awal hanya saja, ia tidak bisa karena di sibukkan dengan tugasnya sebagai pangeran mahkota dan ia juga pergi ke acandemy untuk belajar selain itu callia selalu bersamanya dan bersikap manja kepada nya jika ia ingin menemui azura sehingga ia tidak pernah menghabiskan waktu dengan azura


ingin sekali ia lepas dari sikap calia yang selalu manja dengan dirinya , terkadang dirinya suka risih dengan calia walaupun begitu ia tidak bisa marah kepada calia atau pun membantahnya terutama kepada ratu audrey karena audrey lah yang merawatnya setelah ibunya meninggal ,sehingga carlos selalu menuruti perintah audrey, karena baginya ratu audrey merupak ibu kedua dan ibu yang sangat baik kepadanya dan azura karena dia selalu menyanyangin nya.


carlos pun bingung kepada azura kenapa ia sangat membenci ratu audrey dan juga callia yang menurutnya baik ,karena carlos tidak mengetahui bahwa audrey dan anaknya hanya memanfaatkanya dengan bersikap pura pura nya.


selesai makan bersama, azura di minta oleh sang nenek kekamarnya.


dan disinilah azura berada di kamar neneknya. disini tidak hanya ada nenek tapi juga ada kakek paman dan bibinya.


"azura apakah kau tau kenapa nenek memanggilmu kesini ?"


"tidak nek , azura tidak tau "


"jadi nenek memanggilmu karena nenek khawatir dengan mu maka dari itu kami semua datang lebih cepat ke sini, takut kamu kenapa napa, tapi nenek lega karena pelayan ibunda mu sebastian dan juga lisha berada bersama mu sekarang "


"ah maksud kakek pada saat ibunda melahirkan zura ? mereka terluka parah kakek, dan dengan sisa kekuatan milik ibunda mereka di kirim ke hutan kematian untuk memulihkan diri"jelas azura


mereka tidak menyangka azura mengetahui hal tersebut, tapi menurut mereka itu wajar pasti para pelayan ratu emely lah sudah meceritakan pristiwa tersebut.


"jadi kau sudah tau azura"tanya pamanya.


"iya paman "


"jika begitu kamu harus berhati hati untuk mulai dari sekarang "


"baik paman"


"baguslah jangan sampai kamu kenapa napa zura karena bibi pasti akan khawatir dan sedih jika kamu terluka begitu pula dengan yang lainya "


"iya bibi aku akan mendengarkan nasehat kalian semua "


"jika kamu butuh sesuatu jangan sungkan meminta bantuan kami zure karena kami menyanyangimu "


"zure pun menyayangi kalian semua "ucap azura


setelah mengatakan itu mereka pun berpelukan .


dikarenakan hari sudah sangat malam mereka pergi kediaman mereka masing masing untuk istirahat .


1 Minggu sebelum pertandingan


tidak terasa bahwa pertandingan sudah semakin dekat, sekarang tersisa 1 minggu sebelum pertandingan di mulai


selama itu ,azura melatih kekuatan fisik seperti dulu, karena azura memiliki kekuatan yang sangat besar ia sangat sulit untuk mengendalikan kekuatan tersebut, untuk menghindari terjadi kekacauan sebastian menyegel kekuatannya dan azura juga tidak terlalu biasa bila menggunakan kekuatannya. 'maka dari itu selama kekuatan fisiknya masih bisa kenapa tidak di pergunakan' pikir azura .


hari ini para raja dari kerajaan lain sudah mulai berdatangan mereka datang seminggu sebelum pertandingan tersebut .


jadi azura sebagai putri pertama di kerajaan emeron harus menyambut kedatangan raja dari kerajaan tetangga


jika callia mempersiapkan diri secantik mungkin maka azura orang yang tampil paling sederhana ,karena bagi dia buat apa tampil terlalu mewah bikin ribet berjalan saja .


ia menunggu kedatangan tersebut sambil berbincang dengan haryani dan juga lisha dan luna yang sudah selesai berkultivasi


sedangkan callia ia selalu mencari perhatiaan orang lain terutama kepada kakeknya, walaupun ia tidak pernah di respon dengan kakeknya


azura yang tidak sengaja melirik ke arah callia ingin rasanya ia tertawa sangat keras melihat perbuatan callia, tapi ia tidak melakukan itu karena ia bisa dicap gila oleh orang sekitar jika melakukan hal konyol tersebut.


kereta dari kerajaan lain sudah mulai berdatangan mereka memberikan hormat kepada semua orang yang disana, setelah penyambutan untuk kerajaan lain mereka masuk kedalam istana supaya raja dan keluarga dari kerajaan lain bisa istirahat


dan azura pun pergi kediaman mawar diikuti oleh haryani karena dia sangat suka dengan taman di kediaman mawar, karena taman tersebut berbeda dengan taman yang lainnya di istana ini ketika ia menjelajahi taman taman istana emeron taman di kediaman mawar lah yang sangat cantik menurut dirinya