I'M Witch

I'M Witch
12



Candy, Celine, dan Cecile dan yang lain nya masih terdiam. Hanya angin yang berhembus menggesek daun daun pepohonan lah yang bersuara. Kemudian karena penasaran, Candy bersuara.


"Maaf, Mr. Morgan. Anda berbicara soal klan. Lalu apa kah klan Anda, dan keluarga Clint berbeda? " tanya Candy dengan tidak sabar pada Mr. Morgan.


Mr. Morgan dan yang lain nya menatap Candy. Sementara Candy terus menatap Mr. Morgan berharap sebuah jawaban akan pertanyaan nya.


" Ya, kami berbeda. " jawab Mr. Morgan sembari mengencang kan rahang nya. Bergelut dalam dengan diri nya sendiri. Memastikan apa kah harus menjelaskan nya atau tidak.


Namun tiba tiba seekor anjing berbuli kelabu yang sangat besar, hadir di depan mereka.


Khanna yang melihat itu sontak langsung berdiri dan berlari memeluk nya.


"Grey...!!! Dari mana saja kau? Aku sangat merindukan mu" ucap Khanna sambil terus memeluk Grey.


"Javier, kenapa kau jahat sekali? Tega sekali kau menyembunyikan Grey di sini dan tak memberitahu ku? Kenapa kau lakukan ini pada ku? Apa salah ku? Mengapa kau memisah kan aku dan Grey? " ucap Khanna sembari mengomeli Javier, dan terus memeluk dan mengelus kepala Grey.


Dan kemudian Khanna melepaskan pelukan nya pada Grey, menoleh kan kepala nya. Mata nya mengitari semua yang ada di situ. Namun tak tampak Javier di situ.


"Pantas saja dia tidak menjawab, tenyata orang nya tidak ada. Aku hanya mengomeli angin" ucap Khanna sambil terus mengelus kepala Grey.


Sementara Cecile, Candy, dan Celine begitu bahagia melihat Grey kembali, mereka tau bahwa Grey sangat berati bagi Khanna. Mereka mendekat pada Grey dan mengelus kepala nya.


Sementara Mr. Morgan, Clint, Bill dan Daniel hanya tersenyum melihat tingkah Khanna. Khanna kembali memeluk Grey dengan erat, seolah tak ingin kehilangan nya lagi.


"Khanna, Grey mu akan kehilangan nafas nya jika kau terus memeluk nya seperti itu" ucap Mr. Morgan.


"Saya hanya sangat merindukan nya, saya kira telah kehilangan nya. Grey adalah hidup ku. Satu satu nya yang selalu menemani ku tanpa mengomeli ku" ucap Khanna pada Mr. Morgan sambil melirik Cecile, Celine, dan Candy sembari tersenyum.


"Kau itu memang harus di omeli, sudah sebesar ini masih ceroboh dalam melakukan sesuatu. Juga suka ribut seperti anak lelaki. Dan hal yang terpenting kau belum pernah mengenal kan pacar mu pada kami. Apa kau tidak menganggap kami? Segala sesuatu nya kau cerita pada Grey, tapi tidak pada kami. " ucap Candy dengan memaju kan bibir nya.


Sementara yang lain hanya tertawa melihat ekspresi protes Candy. Khanna pun tertawa dengan lepas sambil memeluk Candy dengan erat.


"Jadi, kak Candy cemburu pada Grey? Ooohhh,, padahal aku sangat menyayangi mu" ucap Khanna pada Candy sembari terus memeluk nya.


"Kau, hanya menyayangi kak Candy? tidak menyayangi ku? " tanya Cecile dengan cemberut, lalu Khanna memeluk mereka semua. Candy, Celine, dan Cecile.


"Aku sangat menyayangi kalian" ucap Khanna pada mereka.


"emm.. tapi Khanna, tidak kah kau ingin melepas kan segel mu itu? Dan siapa yang ingin mengincar mu? Tidak kah kau ingin tau? " tanya Cecile pada Khanna sembari melepas kan pelukan nya.


"Ya, aku juga sangat penasaran siapa orang dengan seenak nya meng Klaim aku adalah milik nya. Ini gila, bahkan lebih gila lagi setelah mengetahui bahwa aku adalah penyihir. Tapi, kalian masih tetap berteman dengan ku kan? " ucap Khanna pada Cecile, Celine, dan Candy.


"Apa maksud mu? Bahkan jika kau vampire atau manusia serigala sekalipun kami akan tetap menjadi teman mu, bahkan kau sudah ku anggap sebagai saudari ku" ucap Celine sembari mengelus kepala Khanna.


"ha.. ha.. ha.. ha.. mana mungkin aku campuran dari mereka. Menerima aku adalah penyihir saja sudah sangat sulit bagi ku" ucap Khanna.


"Anda pasti bercanda Mr. Morgan. Bagaimana mungkin Khanna adalah bagian dari beberapa klan? " ujar Cecile pada Mr. Morgan.


"Ibu nya adalah penyihir, dan ibu nya ada lah Queen Anne, seorang penyihir muda yang menikah dengan Tennyson, kerabat dari Turner. Tentu saja anak mereka yaitu Khanna adalah gabungan dari keduanya. " ucap Mr. Morgan.


"Lalu, Clint, berarti kita sepupu? Kita keluarga? Kenapa kau tidak mengatakan nya pada ku sebelum nya? " tanya Khanna pada Clint.


"Ya, kita adalah keluarga. Namun dalam diri mu juga telah memiliki keluarga lain, keluarga dari laki laki yang menandai mu, itu adalah tanda perjodohan" ucap Bill pada Khanna.


"Apa kau tau siapa yang menandai ku? Aku sangat tak sabar bertemu dengan nya. Aku akan buat perhitungan dengan nya" ucap Khanna pada Bill.


Bill dan Clint hanya tersenyum janggal, seolah mereka tidak senang dengan apa yang telah terjadi. Sementara Daniel hanya diam sambil terus menatap Khanna.


Mr. Morgan tersenyum melihat ekspresi Khanna. Kepala nya menggeleng. Mata nya menatap anjing besar yang di depan nya. Sementara anjing besar itu hanya duduk, meletakkan kepala nya di antara kedua kaki depan nya.


"Aku tau, tapi biar lah orang itu sendiri yang mengakui perbuatan pada mu, tugas ku hanya mengawasi dan melindungi mu. Karena kau sekarang sudah tau keberadaan kami, bahwa kami ada lah keluarga mu, aku harap kau dapat menerima kami dan tidak menyalah kan Clint karena tidak memberitahu mu dari awal. " jawab Bill pada Khanna.


Grey berdiri, berjalan mendekati Khanna sambil mengelus kan kepala nya kepada Khanna. Khanna yang mengerti, lalu mengelus kepala Grey dengan tangan nya sembari menatap mata Grey dalam dalam, kemudian Khanna mendekat kan kepala nya pada kepala Grey, dan memeluk Grey dengan penuh kasih sayang.


"Tenang lah, aku hanya milik mu Grey, aku tak kan biar kan siapa pun seenak meng Klaim diri ku. Aku tak kan pernah meninggal kan mu Grey. Hanya kau satu satu yang ada di hati ku" ucap Khanna pada Grey sambil menangkup kan kedua tangan nya pada wajah Grey.


"Apa kau gila Khanna, apa kau tak ingin menikah dengan pria normal? Bagaimana bisa kau berbicara sembarangan seperti itu? " tanya Celine setengah kesal.


"Aku lebih baik hidup sendiri, tanpa pria daripada harus menikah dan menghabiskan sisa hidup ku dengan pria yang seenak nya menandai dan meng Klaim aku adalah milik nya, akan ku bukti kan kepada nya, bahwa aku adalah milik ku sendiri" ucap Khanna.


Grey lalu berdiri lagi, melepaskan pelukan Khanna dan memilih duduk agak di bawah pohon rindang, agak jauh dari mereka.


*********


***udah up 2 bab ya.. tinggu kelanjutan nanti...


penasaran ya, siapa yang menandai Khanna? dan siapa yang mengincar Khanna?


ikuti terus kelanjutan kisah Khanna dan kawan kawan.


jangan lupa like dan tinggal kan komentar kalian.. juga untuk vote nya yang banyak ya😊😊😊


salam manis dari author


Deniari, πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰


TBC**