I'M Witch

I'M Witch
10



Wanita muda itu menatap lurus ke luar jendela besar di depan nya. Hari ini ia telah telah mengumumkan kekuasaan nya atas istana kegelapan. Gaun hitam yang indah itu menutup tubuh nya yang membuncit pada bagian perut nya. Namun kecantikan nya tidak luntur dengan perut nya yang membuncit, malah menambah aura kecantikan nya.


Di atas kepala nya bertahta sebuah mahkota yang senada dengan gaun hitam nya. Menambah kan kecantikan pada diri wanita muda itu. Siapa pun yang melihat nya pasti terpesona, jika saja ia bukan ratu penguasa kegelapan.


Langkah nya perlahan menuju singgasana nya, kursi besar berhias permata hitam itu terlihat sangat sesuai dengan karakter pemilik nya. Wanita muda yang sangat cantik namun berhati dingin. Ia duduk di atas singgasana indah nya itu dan menatap perut nya yang membuncit.


Ada aura kebencian yang sangat jelas terpancar di raut wajah nya. Wanita itu menganggap kehamilan nya lah yang menyebabkan kematian orang yang sangat di cintai nya. Sehingga beberapa kali ia mencoba meminum ramuan untuk membuang janin itu dari tubuh nya. Namun janin itu bertahan hingga kini, waktu yang telah tiba untuk bayi itu lahir.


Tak berapa lama, wanita muda itu merasakan sakit yang amat sangat pada perut nya. Ia pun berteriak, memanggil siapa pun yang mendengar nya. Selang beberapa saat, datang lah seorang gadis muda berusia sekitar enam belas tahun mendekati nya.


Gadis itu kemudian membantu ratu nya itu memasuki sebuah kamar yang di desain sangat mewah. Setelah itu gadis itu kemudian berlalu meninggalkan ruangan tersebut, bermaksud hendak memanggil seorang penyihir tua yang biasa menolong persalinan.


Namun belum sempat ia melangkahkan kaki nya keluar kamar itu, ratu nya memanggil nya. Gadis itu pun mendekat. Dan lama lahir lah seorang bayi mungil yang sangat cantik, gadis itu sangat senang melihat bayi cantik itu, sehingga ia mengulas senyum nya.


"Bunuh lah makhluk di depan mu itu!!!! " perintah ratu nya.


Sejenak gadis itu mengernyit kan dahi nya, apa kah pendengaran nya salah? Membunuh bayi mungil tak berdosa ini? Dia? Apakah dia tega melakukan nya??


"Ba.. baik lah my Queen.. aku akan melakukan perintah Anda" jawab gadis itu, kemudian berlalu.


"Kau habisi dengan cepat makhluk itu, vdan jangan meninggal kan jejak sedikit pun, aku sudah sangat muak terhadap apa pun yang ada di makhluk itu,!!! " perintah wanita muda itu kemudian.


Gadis itu pun melanjut kan langkah nya kembali dan bergegas tanpa menghiraukan apa pun, berjalan terus hingga sampai lah ia pada sebuah hutan yang gelap. Gadis itu pun kemudian menghentikan langkah nya sejenak, kemudian merobek jubah nya dan melilit kan nya pada tubuh bayi mungil itu.


Kemudian dengan sangat tergesa gesa gadis itu melanjut kan langkah nya terus masuk ke dalam hutan gelap tersebut. Berhari hari ia berjalan menyusuri hutan gelap itu tanpa arah dan tujuan. Ia terus berjalan tak menghiraukan luka luka pada kaki nya, luka pada sekujur tubuh nya bahkan pada wajah cantik nya.


Hanya satu keinginan nya, segera menjauh dari tempat mengerikan itu. Ia bertahan hanya dengan meneguk setiap tetes tetes air yang ia temukan didalam hutan tersebut. Tak lupa ia juga memberikan nya pada bayi malang itu.


Setelah berjalan cukup lama, sampai lah ia pada sisi lain hutan tersebut. Pada tepian hutan itu terlihat sebuah kota kecil yang berada tak begitu jauh dari hutan tersebut.


Ia merasa terpompa semangat nya, di lanjutkan nya lah langkah kaki nya tersebut, satu tujuan nya, yaitu kota kecil di depan mata nya. Sebuah kota kecil yang berpenghuni kan manusia.


Dengan langkah langkah, ia tiba di sebuah rumah, tepat di pinggir hutan yang menuju ke pusat kota kecil itu. Gadis muda itu pun meletakkan bayi mungil itu pada teras rumah tersebut, sebelum meninggal kan tempat itu, terlebih dahulu ia mencium bayi mungil itu dengan penuh kasih sayang. Kemudian gadis itu menyelip kan sebuah kertas pada kain yang di kenakan bayi tersebut. Sebagai satu satu nya identitas bayi itu.


Gadis itu pun bergegas meninggal kan tempat itu, tanpa arah dan tujuan kemana ia pergi. Yang terpenting segera menjauh dari tempat itu sejauh mungkin.


*********


Sementara di sebuah ruangan besar nan mewah, nampak seorang wanita muda dengan kemarahan yang memuncak, ia menghancurkan apa saja yang tercapai oleh tangan nya. Dengan jari jari nya ia menghancurkan cermin cermin pada dinding ruangan besar tersebut. Bahkan kaca kaca dari jendela yang besar besar itu pun tak luput dari amukan nya.


Mata nya merah dan berair menandakan kemarahan nya yang berapi api. Sembari menggeretak kan gigi nya, ia pun berkata,


"Awas saja kau!!!!!!!!!!!!! " ucap Queen Anne dengan suara yang membuat siapa saja yang mendengar nya merasa kengerian yang teramat sangat.


**********


Ia bermaksud mengejar gadis muda itu, namun niat nya di urung kan, kemudian ia menuju kepada bayi yang tergeletak di lantai teras nya tersebut. Ia mengangkat nya dan membawa bayi itu masuk ke dalam rumah nya.


Sesampai nya di dalam, seorang wanita dan dua orang anak lelaki taman bermata indah itu pun menghampiri nya.


"Bayi siapa kah ini sayang? " tanya wanita itu pada suami nya.


"Tadi ku lihat seorang penyihir muda meninggalkan nya di depan teras rumah kita" jawab suami nya itu.


"Baik lah, kemari lah, biar aku memeriksa nya sebentar" ucap wanita itu pada suami nya. Suami nya pun memberikan bayi itu pada istri nya.


"Ayah, apa aku akan memiliki adik? Apa kah dia akan menjadi adik ku? " tanya anak yang lebih muda pada ayah nya dengan bersemangat.


"Tidak nak, " jawab ibu nya sembari menggeleng sementara tangan nya memegang kertas kecil dan wajah nya berubah , terlihat sangat tegang.


Suami nya kemudian mengambil kertas kecil itu dari tangan istri nya.


Tennyson


Hanya itu yang tertulis pada kertas itu. Namun itu sudah sangat cukup untuk menunjuk kan identitas bayi mungkin tersebut. Suami istri itu sangat tau siapa dan bagaimana riwayat bayi mungil itu.


***********


**Akhir nya selesai juga bab ini....


Setelah menulis ulang, tapi tetap selesai...


seneng banget author bisa nyelesaikan bab ini,,


mohon dukungan nya dong para pembaca๐Ÿฅฐ


jangan lupa like dan tinggal kan komentar kalian yah...


biar author semangat nulis nya๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


salam manis dari author,


Deniari๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰


*TBC**