
Saat ini Valerie sedang bermalas - malasan di atas ranjang kesayangannya karna kelelahan saat di perjalanan pulang dari hutan Zachary.
"Alesyaaa~ tolongg ambilkan biskuit raspberry sama susu coklat yaaa~" pinta Valerie dengan nada imut
"baiklah nona akan segera saya ambilkan untuk anda" ucap Alesya yang mulai pergi melakukan perintah Valerie
Setelah Alesya pergi, Valerie mulai memikirkan rencana kedepannya karna menurutnya ada beberapa hal yang tidak dijelaskan di novel yang harus dia cari tahu sendiri. Seperti dia yang bertemu Erland disaat masih kecil. Karna menurut cerita di novel My Destiny, Valerie tidak pernah bertemu dengan Erland dan dia baru pertama kali bertemu saat dirinya berkunjung ke Kerajaan Abigail untuk memenuhi undangan upacara kedewasaan Pangeran Erland. Apakah alurnya sedikit berubah karna kedatangan dirinya? Namun untuk saat ini Valerie akan mencari jalan aman, yaitu untuk tidak terlalu dekat dengan Erland agar nasib buruknya tidak terwujud.
Karna berpikir terlalu keras, Valerie sampai tidak menyadari kalau Alesya sudah kembali sembari membawa biskuit raspberry dan susu coklat pesanan Valerie.
"nona... nona... NONA!!" ucap Alesya menyadarkan Valerie dari lamunannya
"astaga Alesyaa, aku sangat terkejutt! kenapa kau berteriak seperti itu? mengagetkanku saja" ucap Valerie
"maaf nona tapi saat saya melihat nona melamun seperti tadi lalu saat saya panggil beberapa kali nona tidak menyahut, itu membuat saya sedikit panik dan akhirnya saya tidak sengaja berteriak pada anda. Maafkan saya nona" ucap Alesya dengan nada bersalah lalu tertunduk
"hummm... baiklahh tidak apa²" ucap Valerie tersenyum manis
"terima kasih atas kebaikan hati anda nona" ucap Alesya membungkuk hormat
"emm kalau begitu, ayo kita pergi ke perpustakaan istana" ajak Valerie
"anda akan melakukan apa disana nona?" tanya Alesya
"hanya akan berjalan - jalan sebentar dan sedikit membaca buku mungkin" jawab Valerie
"kalau begitu apakah biskuit dan susu ini juga dibawa nona?" tanya Alesya
"bawa saja, nanti akan ku makan disana" jawab Valerie
"eh sebentar, membaca buku? tapikan nona belum di ajari cara membaca" batin Alesya heran
Akhirnya Valerie dan Alesya pun pergi ke perpustakaan. Terkadang ada beberapa penjaga dan pelayan yang menyapa Valerie dan dibalas senyuman manis andalannya yang mampu membuat para pengawal dan pelayan itu terpesona terhadap junjungan kecil mereka. Valerie dan Alesya terus berjalan hingga akhirnya sampailah di depan pintu perpustakaan kerajaan.
"mari silahkan masuk nona" ucap Alesya setelah membukakan pintu untuk Valerie
"terima kasih Alesya" ucap Valerie
Mereka berdua mulai memasuki perpustakaan. Mata mungil Valerie berbinar kagum saat melihat bagian dalam perpustakaan.
Seketika jiwa kutu buku Valerie meningkat. Valerie berlari - lari kecil melihat setiap rak buku dengan mata yang berbinar senang. Alesya yang melihat tingkah Valerie hanya terkekeh pelan. Hingga tanpa sadar dirinya menabrak seseorang.
brukk...
"aaauuu..." ringis Valerie yang jatuh terduduk
"nona!!" pekik Alesya langsung berlari menghampiri Valerie
"apakah nona baik² saja?!! apakah ada yang luka?!! katakan pada saya nona" ucap Alesya khawatir
"aku tidak apa², Alesyaa" ucap Valerie menenangkan Alesya
"kau tak apa?" tanya seseorang dengan nada datar
"aku tidak apa² dan bisakah Pangeran hati² dalam berjalan??" tanya balik Valerie sambil menggembungkan kedua pipinya
"ck! dia sangat lucu kalau sedang merajuk seperti itu(・_・;)" batin Erland
"aku sudah berjalan dengan benar, kau saja yang asik berlari - lari" jawab Erland datar
"hmph! terserah kau saja! ayo Alesya" ucap Valerie pergi meninggalkan Erland diikuti Alesya di belakangnya
Erland hanya menatap datar punggung mungil Valerie yang mulai menjauh hingga akhirnya dia berbalik lalu pergi dari perpustakaan.
Valerie melihat - lihat setiap rak buku yang berdiri kokoh itu. Di setiap rak buku, terdapat nama jenis bukunya dan itu membuat Valerie cukup tenang karna bahasa di dunia ini adalah salah satu bahasa yang dia kuasai.
Pandangan Valerie jatuh ke sebuah rak buku yang bertuliskan Celesta Kingdom. Valerie segera menghampiri rak buku itu dan melihat beberapa buku tebal yang cukup tua namun masih nampak terawat dengan baik. Dia mengambil salah satu buku yang memiliki judul The Dark History of The Kingdom of Celesta and The Kingdom of Halton.
"anda sudah memilih buku yang akan anda baca nona?" tanya Alesya yang tiba² datang dari arah belakang Valerie
"sudah Alesya hehehe" jawab Valerie
"oh begitu" ucap Alesya
"kalau begitu ayoo kita baca buku" ucap Valerie antusias
Valerie dan Alesya pun pergi ke sebuah meja yang sudah terdapat biskuit raspberry dan susu coklat milik Valerie. Dengan segera Valerie duduk dan menikmati biskuitnya sambil mulai membaca buku yang baru saja dia temukan. Sesaat setelah membaca judulnya dengan semangat, kening Valerie mengerut ketika membaca halaman pertama.
"pa maksud nih buku? judulnya di depan pake bahasa Inggris tapi dalemnya pake bahasa Italia? wahh keknya yang nulis sangatlah suka dengan yang namanya membuang waktu luang dengan percuma ck ck ck, untung aja dulu bahasa Italia termasuk bahasa yg gue pelajarin" batin Valerie
Valerie pun menghabiskan sisa waktunya di perpustakaan kerajaan hingga waktu makan siang pun tiba.
"astaga apa sudah selama itu? kalau begitu tolong Alesya pinjamkan buku ini ke penjaga perpustakaan lalu bawa buku ini ke kamarku dan masukan di laci meja kecil di sebelah tempat tidur yaa... aku akan pergi ke ruang makan sendiri nanti setelah ini, kalau sudah Alesya bisa langsung menyusul ke ruang makan" ucap Valerie memberikan bukunya
"tapii nona bagaimana kalau saya menaruh buku nona nanti saja setelah nona selesai makan? saya khawatir terjadi sesuatu saat saya tidak bersama nona" ucap Alesya khawatir
"tidak akan terjadi apapun Alesya, ini masih di lingkungan kerajaan dan para penjaga serta pelayan pun sering berlalu lalang jadi tak perlu khawatir" ucap Valerie menenangkan Alesya
"tapi nona-"
"ini perintahku selaku Putri Kerajaan Celesta, Valerie Jillian Greisy" ucap Valerie dengan nada serius
"hufttt baiklah nona" ucap Alesya menghela napas pelan lalu mulai melakukan perintah Valerie
Setelah memastikan Alesya benar² pergi, Valerie mulai menyusuri setiap bagian perpustakaan.
"tadi di buku katanya disini ada kek ruang rahasia milik Raja Pertama Kerajaan Celesta, kira² dimana ya? hmmm akhirnya gue punya misi juga di dunia ini selain makan, tidur, maen terus kek bocil... yoshh ganbatte Valerie chan!!" batin Valerie
Karna tidak menemukan apa yang diharapkan, akhirnya Valerie kelelahan sendiri lalu duduk di salah satu kursi.
"hadohhhh syulit sekalihh nyari tuh ruang, keknya di dalam ruangan itu ada sesuatu yang sangat rahasia deh... hmmm impresip" gumam Valerie
Setelah cukup beristirahat, Valerie berdiri lalu mulai berjalan menuju pintu keluar perpustakaan. Tanpa sengaja Valerie menjatuhkan sebuah buku tua lalu dengan segera dia mengembalikan buku itu ke tempat semula. Saat akan mengembalikan, kain lengan gaun Valerie tersangkut di sebuah lampu lentera dan tiba² rak buku tua tadi sedikit bergeser. Valerie yang melihat hal itu langsung memeriksa kondisi sekitar lalu mencoba membuka rak buku itu.
"sial! nih rak napa lumayan berat sih?! kagak bisa apa nyari rak buku yang ringan dikit gitu?! ck ck ck" gerutu Valerie kesal sambil terus berusaha menggeser rak buku itu
Tak lama kemudyan usaha Valerie membuahkan hasil dan rak buku itu sedikit terbuka. Walaupun cuma sedikit tapi tubuh mungil Valerie masih bisa melewatinya. Di balik rak buku itu sangatlah gelap tapi tiba² sebuah lentera di dekat Valerie menyala dan akhirnya Valerie bisa melihat dengan cukup jelas. Valerie mengambil lentera itu lalu mulai berjalan perlahan untuk melihat² apa saja yang terdapat di ruangan itu. Cukup jauh dari tempat rak buku tua tadi, akhirnya Valerie menemukan sebuah pintu kayu tua dengan ukiran sederhana namun nampak elegan. Dengan perlahan, Valerie mulai membuka pintu itu dan nampaklah sebuah ruangan kecil dengan beberapa buku² dan sebuah kursi serta meja kecil.
"ini keknya ruangan yang disebutin di buku tadi nih" gumam Valerie mulai berjalan memasuki ruangan tersebut
Valerie mulai berjalan untuk melihat - lihat isi dari ruangan itu.
kruyukkkk kruyukkkk (bayangin aja itu suara perutnya Valerie😁)
"sial gue kelaperan! yaudahlah lanjut nanti aja" gumam Valerie lalu berjalan kembali ke tempat rak buku tua di perpustakaan tadi
Setelah keluar dari rak buku tua, Valerie lalu pergi berjalan ke ruang makan. Saat di perjalanan ke ruang makan, Valerie tidak menemukan penjaga dan pelayan yang biasanya berlalu lalang.
"lagi makan di dapur kali yaa(?)" batin Valerie heran
Akhirnya dia pun sampai di ruang makan. Dibukanya pintu ruang makan dan ternyata di ruang makan itu juga sepi. Valerie segera pergi duduk di kursinya dan menunggu keluarganya untuk datang, sedangkan disisi lain keluarga Valerie, Erland, dan para penjaga serta pelayan tengah mencari - cari Valerie.
"bagaimana ini ayahanda? apa jangan² Jillian diculik oleh para musuh kerajaan kita??" tanya Dean panik + khawatir
"tenanglah Dean, kita pasti akan segera menemukan Lian apapun yang terjadi" sahut Queen Roseanne memeluk Dean untuk menenangkannya
"cepat cari putri kecilku keseluruh penjuru istana!" perintah King Zavier
"baik Yang Mulia" ucap semua penjaga
"kau berada dimana kucing kecil?" batin Erland sedikit khawatir
nb: kucing kecil tuh panggilannya Valerie dari Erland
Sedangkan Valerie yang tengah sangat kelaparan kini hanya bisa menunggu keluarganya datang dan memulai makan bersama.
"hahhh lama bangett sih... mereka pada kemana dahh??" batin Valerie
Karna menunggu terlalu lama, akhirnya Valerie pun tertidur di ruang makan. Tak lama kemudian pintu ruang makan terbuka dan tampaklah keluarga Valerie dengan raut wajah cemas dan lega saat melihat Valerie sedang tertidur di ruang makan.
"Jilliann!!" pekik Dean sembari berlari kecil lalu memeluk adik kesayangannya
"hummm... kakak?" gumam Valerie terbangun
"hiks... kau kemana saja Jillian?? kami semua khawatir padamu saat tiba² pelayan pribadimu itu datang tanpa dirimu" ucap Dean menangis
"aku tidak kemana - mana kakak, sudahlah jangan menangis lagi nanti ketampanan dan keimutanmu hilang lohh" ucap Valerie menyeka air mata Dean
"baiklah tapi jangan menghilang seperti tadi lagi" gumam Dean memeluk erat Valerie
"iyaa aku tidak akan seperti itu lagi" ucap Valerie memeluk balik Dean
"syukurlah putriku kau baik² saja" sahut Queen Roseanne pergi memeluk Valerie juga
"iyaa ibunda" ucap Valerie tersenyum manis
"baiklah ayo kita mulai makan siang hari ini" sahut King Zavier yang sudah duduk di tempatnya
Para pelayan mulai menghidangkan beberapa makanan dan akhirnya keluarga Valerie pun makan siang dengan tenang.
...Okeyy gaess sampai sinii dulu... Kalo kalian suka sama cerita yang author buat, tolong kasih like, komen, and vote yaa. Biar author makin semangat buat ngelanjutin cerita. Grazie(≧▽≦)...