
Sepasang kelopak mata mungil sedikit demi sedikit mulai terbuka. Bayi itu berceloteh riang, membuat kedua orang tuanya terharu akan putri mereka yang baru saja lahir ke dunia. Seorang anak laki - laki datang dan mulai berjalan perlahan ke arah ibundanya yang sedang menggendong adik kecilnya.
"bunda apakah ini adik kecilku?" tanya anak laki - laki itu dengan polos
"iya sayang, ini adalah adik kecilmu. Bukankah dia sangat menggemaskan?" ucap seorang wanita yang menggendong bayi kecil tadi
"iya ibunda!! dia sangatttlahh menggemaskan" ucap anak laki - laki itu antusias
"hahaha tentu saja" ucap wanita tadi terkekeh
"hmm putri kecilku yang sangat menggemaskan~ kau akan ku beri nama Valerie Jillian Greisy, semoga kau tumbuh dengan sehat dan menjadi seorang gadis cantik yang selalu berbakti kepada orang tua, cerdas, dan bertanggung jawab serta pemberani di masa depan" ucap pria tadi mengecup kening putrinya
Bayi itu kembali berceloteh riang saat pria tadi mengecup keningnya. Tapi di dalam hati, bayi itu sangat kebingungan dengan apa yang baru saja terjadi. Yup, bayi itu adalah Leona yang tadi baru saja meninggal karna tertabrak sebuah mobil yang hilang kendali. Dirinya merasa terkejut saat melihat sekelilingnya.
"wtf!! eh bentar, tadi nama gue katanya Valerie Jillian Greisy, itu kan namanya... arghhh shitt!! masa gue masuk ke dunia novel My Destiny sihhh?!!" batin Leona
(sekarang namanya Leona diganti jadi Valerie yaa)
~•••~
Waktu pun berlalu dengan cepat dan kini Valerie sudah berumur 3 tahun. Saat ini dirinya sudah selesai mandi dan sedang bermain bersama kakak laki - lakinya. Kalau seingat Valerie, kakaknya itu bernama Dean Cedric Greisy. Seorang bocah laki - laki berumur 6 tahun yang memiliki paras yang imut nan menggemaskan dengan rambut berwarna putih yang sama dengan dirinya dan memiliki iris mata berwarna biru samudra mengikuti gen ayah mereka. Berbeda dengan dirinya yang memiliki iris mata merah darah mengikuti gen ibundanya. Rambut putih memang sudah menjadi ciri khas dari keluarga Kerajaan Celesta yang tidak dimiliki oleh semua orang di kerajaan manapun.
Valerie saat ini sedang berada di taman bersama Dean untuk menikmati sore hari yang indah ini.
"kakak, apakah besok kita jadi pergi ke ibukota?" tanya Valerie
"tentu saja Jillian. Aku sudah meminta ijin kepada ayah dan bunda tadi, jadi besok kita bisa bersenang - senang di ibukota" jawab Dean mengelus pucuk kepala Valerie
"asiikk pasti besok sangat menyenangkan hihihi" ucap Valerie
Mungkin pada awalnya Valerie masih tidak bisa menyesuaikan dirinya dengan dunia baru yang dia tinggali sekarang. Namun, lama kelamaan Valerie bisa menyesuaikan diri dan mulai bisa menerima kehidupan keduanya ini. Valerie juga merasa sangat senang saat mengetahui bahwa dirinya memiliki kakak laki - laki yang begitu dia inginkan dari dulu.
~•••~
Saat ini keluarga Greisy sedang menikmati makan malam mereka dengan tenang. Hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpu yang saling bersautan. Sampai akhirnya ayah Valerie membuka suara.
"ekhem... apakah kalian besok jadi untuk pergi ke ibukota?" tanya ayah Valerie
"sepertinya putri kecilku ini sangat tidak sabaran sekali ya" sahut bunda Valerie tersenyum lembut
"hihihi iyaa bunda" ucap Valerie
"Dean... besok kamu harus jaga adikmu dengan baik, ayah akan memberikan beberapa pengawal untuk mengawal kalian menuju ke ibukota" ucap ayah Valerie
"baik ayah, aku akan selalu menjaga Jillian dengan baik" ucap Dean
Mereka pun kembali melanjutkan makan malam yang sempat tertunda tadi. Selesai makan, Valerie pun pergi ke kamarnya.
"Alesya, tolong ambilkan biskuit raspberry dan susu coklat hangat yaa" pesan Valerie
"baik nona" ucap Alesya, pelayan pribadi Valerie
Setelah Alesya pergi, Valerie mulai mencoba mengingat - ingat kembali alur cerita novel My Destiny itu. Dia adalah Valerie Jillian Greisy, seorang antagonis di novel My Destiny yang nantinya akan mati terpenggal karna terbukti meracuni tokoh utama wanita. Tokoh utama pria yang sebenarnya tunangan dari Valerie pun hanya membela serta menyayangi si tokoh utama wanita dan hanya menatap sinis ke arah Valerie yang mati terpenggal.
Tokoh utama wanitanya bernama Freya Ainsley, seorang gadis cantik berambut pirang dengan iris mata hazel yang memiliki sifat lembut dan baik hati. Freya adalah anak dari Marquess Ainsley. Sedangkan tokoh utama prianya bernama Erland Halburt Fraser, seorang pria tampan berambut navy dengan iris mata ruby yang sangat menawan. Dia adalah seorang pangeran dari Kerajaan Abigail.
(tempat asal Valerie dan Erland itu beda ya. Kalo Valerie dari Kerajaan Celesta, sedangkan Erland dari Kerajaan Abigail. Nanti ada penjelasan lengkapnya kok)
Valerie yang pertama kali melihat pangeran dari Kerajaan Abigail, yaitu Pangeran Erland. Langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Dirinya selalu merengek kepada kedua orang tuanya agar di tunangkan dengan Erland, sedangkan Erland sangat tidak menyukai Valerie karna sifatnya yang sombong, pemaksa, pemarah, dan angkuh. Saat itu Valerie sudah berumur 17 tahun.
Suatu hari, Erland sedang memeriksa keadaan ibukota. Tanpa sengaja dia melihat ada seorang gadis yang akan diculik oleh beberapa orang. Dengan sigap, Erland langsung membantu gadis itu dan akhirnya Erland jatuh cinta pada pandangan pertama pada gadis itu yang bernama Freya. Sejak kejadian itu, mereka selalu menghabiskan waktu bersama hingga tumbuhlah benih² cinta di antara mereka.
Valerie yang melihat itu pun menjadi marah. Segala cara selalu dia lakukan agar Freya bisa menjauhi tunangannya. Sampai cara ternekat pun akhirnya dia lakukan. Saat itu sedang ada acara minum teh dan Valerie dengan hati² menuangkan bubuk racun ke teh yang akan di minum Freya. Saat mengetahui Freya diracuni, Erland sangat marah dan langsung turun tangan untuk mencari pelaku yang sudah membuat kekasihnya Freya keracunan. Hingga pada akhirnya, kedok Valerie pun terungkap dan dirinya di jatuhi hukuman penggal. Sedangkan keluarganya di asingkan ke daerah terpencil. Lalu Erland dan Freya pun hidup bahagia. Tamat.
Setelah mengingat keseluruhan alur cerita, Valerie menghela nafas berat. Nasibnya sangatlah buruk di alur cerita novel My Destiny. Dia pun bertekad untuk mengubah bad endingnya menjadi happy ending, meskipun dirinya nanti tidak bersama Erland. Sekarang rencananya adalah untuk berusaha tidak bertemu dengan Pangeran Erland itu. Yaaa kalau di pikir² sih mereka memang tidak akan bertemu sampai saat upacara kedewasaan Pangeran Erland. Lamunan Valerie pun hilang saat dirinya di kejutkan oleh Alesya yang sudah kembali sembari membawakan biskuit raspberry dan susu coklat hangatnya.
"ini nona" ucap Alesya
"hehehe terima kasih Alesya" ucap Valerie memakan biskuit raspberry nya
Selesai menghabiskan biskuit dan susunya, Valerie pun pergi tidur.
...Okeyy gaess sampai sinii dulu yaa... Kalo kalian suka sama cerita yang author buat, tolong kasih like, komen, and vote author yaa. Biar author makin semangat buat ngelanjutin cerita. Grazie(≧▽≦)...