
Ara pulang ke rumah tepat pukul 16.50, Gevan mengantar gadis itu sampai depan gerbang rumah Ara.
"Makasih ya buat hari ini." Ujar Ara tersenyum manis.
"Sama-sama cantik. Kamu istirahat ya." Ah, kenapa Gevan manis sekali saat berbicara dengan dirinya. Ara jadi salting dibuatnya.
Ara mengangguk dan melambaikan tangan ke arah Gevan.
Memasuki rumah, Ara disambut dengan kedua saudaranya yang sudah menunggunya di belakang pintu utama.
"Cieee yang abis jalan sama kakak kelas."
"Ciee ciee."
Godaan itu terus saja dilontarkan kedua kakak beradik itu. Dia sangat senang menggoda Ara.
"Ih apaan sih. Kalian ngintipin aku ya?"
"Makasih ya kak buat hari ini."
"Iya sama-sama cantik. Kamu istirahat ya sayang."
Keduanya mempraktekkan adegan tadi yang sempat dilihatnya, drama sekali.
Pipi Ara bersemu kala mengingat itu juga ditambah dengan godaan kedua saudaranya. Wajahnya terasa panas hingga membuat kedua pipinya memerah.
"Pipinya merah tuh."
"Iya kayak abis ditampar." Jawab Azka menyebalkan. Keduanya terus mengejek Ara.
"Aaaa kalian berdua nyebelin." Ara segera berlari menuju kamarnya. Dia tidak sanggup lagi jika dihadapkan dengan Azka dan Ira.
Mulai memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri. Tak sampai lima belas menit, dia selesai dengan ritual mandinya. Ara mulai berjalan mengelilingi kamarnya, dia sedang mencari sesuatu.
"Dimana ya? " Tanyanya kepada diri sendiri.
"Mungkin dilemari." Dia mulai membuka lemari pakaiannya yang berada di sudut ruangan. Mulai mencari benda yang dicarinya.
"Nah dapat." Belum sempat berdiri dari duduknya, dia melihat sebuah buku kecil yang ia yakini adalah buku diary milik Ara yang asli. Dia mulai mengambil dan membersihkan buku tersebut dari debu yang menempel.
"Buku diary Ara pasti. " Ucapnya.
Mengambil posisi duduk diranjang dan mulai membuka lembaran buku diary yang didapatnya.
Arana Fauzyah Atmaja
Tulisan yang pertama kali Ara lihat. Dia membuka lembar selanjutnya. Hanya tulisan biasa yang memceritakan tentang keseharian sang Ara. Sampai dimana dia membuka lembar kesekian kalinya dia melihat nama seorang pemuda yang mengajaknya kencan tadi siang.
Gevano Denandra Mahendra
Ara mulai penasaran, cepat-cepat dia membaca halaman tersebut.
Dia teman kak Azka. Laki-laki berwajah datar dan dingin yang tak tersentuh. Aku tidak pernah melihatnya tersenyum bahkan sedikit pun. Dia memiliki mata tajam yang mampu memikat siapapun yang melihatnya. Dia kakak kelasku, namanya Gevano. Sudah lama aku menyukainya tapi aku tak berani untuk mengatakannya. Waktu itu kak Azka mengajakku untuk main ke tempat yang sering ditempati berkumpul bersama dengan geng motornya. Saat itu, untuk pertam kalinya aku melihat kak Gevan. Awalnya aku biasa saja dengan semua ini, tapi entah kenapa semakin hari aku semakin terpikat oleh mata tajam itu.
Sampai dimana pada saat kenaikan kelas, kak Gevan mengajakku untuk bertemu ditaman belakang sekolah yang jarang dikunjungi siswa siswi. Aku bingung, mengapa kak Gevan tiba-tiba mengajakku kesana? Ah mungkin menanyakan soal kak Azka, pikirku waktu itu.
Tapi dugaanku salah, dan hal selanjutnya yang kak Gevan lalukan sangat membuatku terkejut. Dia memintaku untuk menjadi pacarnya. Apa aku bermimpi? Apa haluanku ini sudah tidak bisa diselamatkan lagi? Tapi tidak, aku tidak bermimpi ataupun halu. Ini memang nyata kak Gevam saat itu ada dihadapanku menyatakan cintanya dengan menatap tulus diriku.
Semenjak hari itu, aku dan kak Gevan berpacaran dengan syarat tidak ada seorangpun yang tahu tentang hubungan kami berdua. Aku tidak mau sampai fans-fans kak Gevan menyerangku karena tahu diriku dianggap lebih dari teman oleh kak Gevan.
"iihh kok baper sih." gadis yang membaca tulisan itu kini tersenyum-senyum sendiri. Dia dapat membayangkan bagaiamana kejadian yang dibacanya terjadi.
"Jadi gini ceritanya." Ara mengangguk-anggukkan kepalanya, ternyata hubungan keduanya masih dirahasiakan. Pantas saja Gevan bersikap dingin dengannya di sekolah.
🍀🍀🍀
*Bersambung.
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
Nikmati alurnya dan happy reading ya 😍