I Love You My Handsome

I Love You My Handsome
7



Restoran Sena


Masih di Restoran nya Sena,situasi sudah membaik tapi tidak dengan William dan Victoria walaupun sudah tidak bertengkar tetapi kedua mata mereka saling beradu, melihat itu membuat mereka disana bingung,karena kepo Ryujin pun menanyakan semua nya pada Victoria


"Victoria tolong jelas kan"ujar Ryujin meminta penjelasan


"Apa yang perlu di jelaskan?"tanya Victoria balik dengan nada yang dingin


"Isshhh... Bagaimana kau bisa bertemu dengan kak William"kini Sena yang bersuara,membuat William berdecih


"Selain bar-bar dia juga bodoh dan lelet"gumam nya dan masih bisa di dengar Victoria,dia yang mendengar nama nya, langsung tak terimah, membuat mereka yang di sana menggeleng kepala


"Maaf yah TUAN!!


kalau pun saya bodoh,saya tidak mungkin menjadi seorang dokter di usia MUDA"balas nya menekan kan kata'TUAN' dan 'MUDA'


"Sombong sekali"Jawab William dengan wajah dingin, sementara Victoria sudah berapi-api


"SUDAH!!! Victoria tolong jelaskan"stop Serra


"Okey!!! Fine


I will explain to you"Jawab nya,lalu menceritakan semua nya, membuat Sena dan sekretaris William tertawa, bisa-bisanya Victoria mengatakan William sombong,Sello yang mengingat itu langsung flashback


"It seems you still remember her miss?"Tanya Sello


"Of course"balas Victoria,sambil menatap Tajam William, sementara William hanya dia dengan wajah datar


"Kau ada disana baby?"tanya Sena kepada Sello, membuat yang disana langsung bingung dan menatap tajam kedua nya terutama William, mendapatkan tatapan tajam dari mereka membuat kedua nya salah tingkah


"Owh,jadi ini yang di namakan sahabat"Sindir Serra


"Kok ada rahasia sih"sindir Ryujin


"Wahhh...Apa jangan-jangan udah nikah aja nih"sindir Victoria,lalu mendapatkan jitakkan dari Sena


'Ternyata mulut mereka tajam sekali'batin William


"Jangan sembarang kalau ngomong,aku sama kak Sello itu pacaran seminggu yang lalu"yang awalnya kesal kini tersenyum malu-malu,membuat Victoria,Ryujin dan Serra bergidik


"Jaga lah Sena baik-baik Sello,jika kau berani menyakiti nya,maka siap kan dulu kuburan mu"tekan William,membuat Sello bergidik,William adalah bos sekaligus sahabat nya,dari bangku sekolah dasar dia dan William sudah bersahabat


"Tenang saja Will,aku akan menjaga adik mu ini dengan baik"jawab Sello sambil mengelus kepala Sena dan tersenyum,melihat itu Serra dan Ryujin jadi baper


"Aaahhhh...Baper kapan yah aku sama Gali"ucap Ryujin menghalu,membuat Victoria Sena dan Serra menggeleng kan kepala nya,Gali Saputra adalah kakak kelas mereka dulu di SMP,tetapi dulu Ryujin dan Gali satu SD, Ryujin, Victoria,Sena bertemu Ryujin di saat mereka masih duduk di bangku SMP


"Daripada kamu sama kak Rassya"balas Ryujin, mendengar nama 'Rassya' Victoria langsung tersedak minuman nya,Rassya Gabriel Prince adalah kakak kelas mereka di sekolah menengah pertama,Rassya adalah sahabat Gali dan mereka satu kelas,saat SMP dulu Victoria naksir dengan Rassya


"Tuhkan Ryu langsung pada efek nya"ledek Sena


"Masih suka yah neng?"sindir Serra


"iishh...Apaansih,sorry yah udah move-on"jawab Victoria dengan kesal


"Dengar-dengar nih yah,kak Rassya udah pulang dari luar negeri dia pulang nya sama Gali,beuuhhhh...Vic makin ganteng aja"panas-panasin Victoria


"Tahu dari mana kamu?"tanya Sena dengan sinis


"Kayak gak tahu dia aja"Sindir Serra


"Pasti dari status nya Gali"sindir Victoria


"Hehehe,emang Iyah"jawaban Ryujin membuat mereka kesal, bisa-bisanya dia masih menyukai Gali


"Gali dan Rassya itu siapa"tanya Sello,yang daritadi diam,karena dia dan William tak tahu apa-apa


"Jadi,Gali itu adalah my crush dan Rassya itu adalah crush nya anak ini"jawab nya sambil menunjuk Victoria,William yang melihat itu hanya diam


"Wahhh... Maksud nya apa ini!?


Gak aku udah move-on yah"jengkel Victoria


"Move-on kok kalung nya Rassya masih di simpan"sindir Ryujin,dulu Rassya tak sengaja menjatuhkan kalung nya,dan Victoria lah yang menemukan nya,tetapi ketika Victoria mengembalikan kalung nya, Rassya malah memberikan kalung itu sebagai kenang-kenangan, karena ketika menjatuhkan kalung itu disaat hari perpisahan,lagian kalung ini untuk wanita, alasan Rassya adalah dia ingin memberikan kalung ini untuk ibu nya tetapi karena melihat Victoria dia jadi kepikiran untuk memberikan kalung itu untuk Victoria,dan sampai sekarang Victoria masih menyimpan nya dan kadang-kadang memakai nya dan buktinya sekarang


"Ohh iya yah,tuh kalung nya"tunjuk Sena



"Kek kalung perempuan yah Vic?"tanya Sello


"Iyah,karena kalung ini sebenarnya untuk ibu nya tetapi dia malah memberikan nya untuk ku"balas Victoria dengan senyum nya,jujur saja Rassya adalah cinta pertama nya


"Sello kita ke kantor sekarang"ucap William dengan tiba-tiba dan langsung pergi, membuat mereka bingung


"Dia kenapa?"tanya Serra


"Entah?"jawab Sena


"Yaudah by,aku pamit yah,nanti singa ngamuk kalau aku lama,bye girls"pamit Sello sebelum pergi Sello mengecup kening Sena,sosweetttt